Obat Epilepsi Kambuh

Epilepsi merupakan penyakit yang menyerang bagian sel syaraf di bagian otak. Bukan bagian syaraf yang bermasalah sebenarnya, tetapi masalah terletak pada arus listrik di otak. Karena di dalam otak ada begitu banyak sel syaraf yang saling berkaitan, dan untuk menghubungkan satu sama lain di butuhkan aliran listrik. Dan pada saat menderita penyakit epilepsi maka yang dialami ialah produksi arus listrik di otak terlalu banyak atau terlalu berlebihan sehingga memicu kejang atau ciri khas dari penyakit epilepsi. Penyakit epilepsi juga salah satu penyakit yang kambuh, sehingga perlu waspada.

Sebab jika kambuh bisa dimana pun, dan secara tiba tiba dan akan menyebabkan kejang di seluruh tubuh. penyakit epilepsi ini akan menghambat aktivitas yang sedang dilakukan ketika kambuh, oleh karena itu pengobatan epilepsi sangat dibutuhkan agar tidak sering kambuh, dan agar bisa menjalani aktivitas normal lainnya. adanya penyakit epilepsi pun bisa dikarenakan oleh faktor genetik dari salah satu anggota keluarga dekat yang mengalami epilepsi.

Penyakit epilepsi penyebabnya memang belum dapat dipastikan, tetapi genetik bisa menjadi pemicu terjadinya penyakit epilepsi juga. selain itu juga, pemicu lainnya bisa dari kejadian yang mempengaruhi syaraf pada otak, seperti halnya cedera pada otak. Mengalami cedera pada otak dapat memicu terjadinya penyakit epilepsi semakin besar. benturan kencang dengan benda tumpul, atau pun kecelakaan yang mencederai parah kepala bisa meningkatkan risiko untuk mengalami penyakit epilepsi. Oleh karena itu keamanan kepala pun perlu di jaga dengan baik, agar tidak memicu hal hal yang berbahaya dan juga yang tidak di inginkan. Karena otak terdapat di dalam kepala sehingga perlu di lindungi dengan baik

Obat Epilepsi
Obat Epilepsi

Yang juga bisa menjadi pemicu penyakit epilepsi ialah penyakit tumor, tumor pada otak bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit epilepsi juga. atau bahkan penyakit stroke yang juga sama sama jenis penyakit yang berkaitan dengan syaraf yang ada di kelapa bisa meningkatkan risiko untuk mengalami penyakit stroke.

Gaya hidup yang tidak baik atau yang buruk pun bisa meningkatkan potensi anda untuk mengalami masalah pada sel syaraf atau epilepsi. Karena minum alkohol yang terlalu sering dan tidak di kontrol bukan hanya akan merusak hati saja tetapi juga merusak syaraf juga yang mengakibatkan penyakit epilepsi juga. masalah ini pun akan dialami apabila mengkonsumsi obat obatan jangka panjang.

Obat Epilepsi Kambuh

Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang bisa kambuh secara tiba tiba, sehingga perlu diperhatikan betul apabila tidak ingin merasakan kambuh dari penyakit epilepsi. Pemicu kambuhnya penyakit epilepsi bisa akibat kondisi kesehatan psikologis yang bermasalah seperti sedang stress, atau pun kurang tidur.

Karena tubuh yang terlalu lelah pun akan meningkatkan risiko kambuhnya epilepsi. Bisa juga dikarenakan perubahan pada hormon yang seringnya terjadi pada wanita ketika sedang menstruasi . atau dampak setelah menggunakan obat terlarang dan juga mengkonsumsi alkohol pun bisa memicu kambuhnya penyakit epilepsi. oleh karena itu perlu di jaga dengan baik agar tidak kambuh.

Jika penyakit epilepsi kambuh maka akan ada gejala yang seperti pusing, kesemutan atau kilatan cahaya yang dirasakan oleh penderitanya. tidak beberapa lama kemudian bisa menyebabkan rasa tidak nyaman yang membuat kejang pada otot atau sebaliknya menjadi lemas yang bisa membuat tubuh terjatuh. Jika epilepsi kambuhnya parah maka bisa menghilangkan kesadaran penderitanya, hal ini bisa semakin buruk sebab akan mengancam nyawa juga. ketika kejang pada saat epilepsi kambuh bisa membuat penderitanya berteriak dan mata yang terbuka.

Tidak baik apabila epilepsi sering kambuh karena bisa mencelakai penderitanya terlebih jika sedang berada ditempat yang berbahaya seperti di kolam renang, atau di jalan. Ada obat epilepsi kambuh atau obat yang membantu mencegah epilepsi kambuh. berikut obat epilepsi kambuh :

Obat Epilepsi
Obat Epilepsi
  • Daun pegagan, agar epilepsi tidak membahayakan nyawa karena sering kambuh, maka obat epilepsi kambuh ialah dengan menggunakan daun pegagan. cara ampuh untuk menurunkan risiko kambuhnya epilepsi dengan mengkonsumsi air rebusan daun pegagan. air rebusan daun pegagan di minum secara teratur agar kesehatan tubuh stabil sehingga epilepsi tidak kambuh lagi.
  • Bawang putih, tidak hanya daun pegagan saja yang bisa menjadi obat epilepsi kambuh, tetapi bawang putih pun juga bisa. Karena ada banyak khasiat yang di miliki oleh bawang putih. cara membuat obat epilepsi kambuh dari bawang putih hanya perlu merebus bawang putih lalu air rubusannya nanti dicampurkan dengan susu. rasanya memang tidak enak karena aroma dari bawang putih yang menyengat namun sangat baik untuk kesehatan.
  • Air kelapa, obat epilepsi yang enak untuk di konsumsi ialah air kelapa, dengan menggunakan air kelapa untuk di minum secara teratur pun bisa menurunkan risiko penyakit epilepsi. maka dari itu sebaiknya minum air kelapa hijau setiap harinya, air kelapa juga akan membantu membuang racun di dalam tubuh.
  • Perbanyak konsumsi buah, agar penyakit epilepsi tidak sering kambuh juga, tidak hanya minum obat epilepsi kambuh saja tetapi juga bisa dengan mengkonsumsi buah buahan. (By RM)

Obat Epilepsi Kambuh

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Obat Epilepsi Dari Tumbuhan

Kondisi gangguan atau kelainan pada sel saraf pada otak dapat menyebabkan penyakit epilepsi. Penyakit epilepsi yang dapat menyebabkan gerak tubuh tidak dapat terkontrol dengan baik. penyebab untuk terjadi nya penyakit epilepsi ada berbagai macam dari mulai ada nya faktor genetik, hingga penyakit pada otak sehingga mengganggu sel saraf dapat menyebabkan penyakit epilepsi untuk terjadi. Anak anak yang menderita penyakit epilepsi dapat dipengaruhi faktor orang tua atau faktor genetik. Selain itu orang dewasa pun juga dapat dengan mudah untuk mengalami penyakit epilepsi jika tidak menjalani pola hidup yang sehat. karena pengaruh makanan dapat menyebabkan penyakit yang resiko nya bisa menyebabkan penyakit epilepsi.

penyakit epilepsi
penyakit epilepsi

Obat Epilepsi Dari Tumbuhan

Ada beberapa bahan alami yang dapat di gunakan untuk menjadi obat epilepsi alami. obat epilepsi alami jika di konsumsi memang tidak akan menyembuhkan, tetapi bisa di gunakan untuk mencegah gejala dari penyakit epilepsi yang dapat kambuh cukup sering. Jika penyakit epilepsi sering kambuh juga bisa berbahaya, oleh sebab itu penyakit epilepsi harus diobati dengan menggunakan obat epilepsi dari tumbuhan, sebagai berikut :

  • Daun jinten

Daun dari jinten dapat di gunakan untuk menjadi obat epilepsi dari tumbuhan. Daun jintan akan menyehatkan tubuh sehingga ketika di konsumsi akan menurunkan resiko untuk kambuh nya epilepsi. Penggunaan daun jinten dapat di rebus, untuk di minum air rebusan nya sehingga dapat di konsumsi dengan mudah.

  • Daun pegagan

Daun pepagan merupakan obat epilepsi dari tumbuhan yang dapat di gunakan dengan mudah untuk di konsumsi. karena cukup di rebus saja, maka daun pegagan dapat menghasilkan obat epilepsi dari tumbuhan yang cukup ampuh untuk mengatasi gejala epilepsi dan juga mencegah gejala nya agar tidak kembali terjadi jika di konsumsi setiap hari.

  • Daun mint

Daun mint selain bagus untuk kulit dan menghilangkan bekas luka atau bintik merah pada kulit, juga dapat di gunakan untuk menjadi obat epilepsi dari tumbuhan yang akan untuk di gunakan. Daun mint dapat dicampurkan pada air untuk di rebus atau langsung di minum sebagai obat.

  • Bawang putih

Bawang yang dapat menjadi obat epilepsi dari tumbuhan salah satu nya yaitu bawang putih. Penggunaan bawang putih yang di konsumsi dapat menyembuhkan epilepsi agar tidak kambuh lagi yang bisa menyebabkan kejang pada tubuh.

  • Kumis kucing

Kumis kucing dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi. sehingga jika kumis kucing di konsumsi pada saat gula darah naik maka dapat mencegah penyakit epilepsi untuk kambuh.

  • Air kelapa

Minum air kelapa sangat bagus untuk tubuh karena dapat menghilangkan racun di tubuh, selain itu air kelapa juga dapat menjadi obat epilepsi dari tumbuhan agar epilepsi tidak sering kambuh.

Cara Pencegahan Penyakit Epilepsi

Pencegahan dapat di lakukan pada penyakit epilepsi sehingga gejala seperti kejang, sesak nafas, gangguan berbicara, hingga kehilangan kesadaran dapat di minimalisir resiko nya dengan melakukan pencegahan penyakit epilepsi. Cara cara pencegahan nya dapat di lakukan seperti berikut :

  • Hindari stress

Pencegahan pada penyakit epilepsi dapat di lakukan dengan mengatur tekanan emosi. Emosi yang tidak stabil bisa menyebabkan stress yang bisa menimbulkan penyakit. jika tekanan emosi tidak stabil akibat stress, maka dapat mengganggu sel saraf. Oleh sebab itu kelola emisi dengan baik, dengan melakukan olahraga atau mengatasi stress dengan cara yang menyenangkan.

  • Lindungi kepala

Kepala merupakan organ tubuh yang penting untuk di lindungi dari benturan sehingga tidak menyebabkan cedera pada kepala. Kepala yang di lindungi dengan baik, dapat mencegah untuk terjadi cedera yang bisa membuat otak hingga saraf terganggu sehingga dapat menyebabkan penyakit epilepsi. Pakailah pelindung kepala yang terpercaya sehingga kepala akan aman.

  • Hindari lemak jenuh

Makanan yang mengandung lemak jenuh tidak baik untuk di konsumsi karena dapat meningkatkan kadar kolesterol hingga aliran darah yang tersumbat. Pencegahan penyakit epilepsi juga bisa dengan mudah untuk menghindari lemak jenuh, yang dapat membuat kondisi tubuh menderita penyakit stroke yang juga dapat memicu untuk terjadi nya epilepsi.

  • Kurangi garam

Selain lemak jenuh, garam juga harus di hindari atau di kurangi jumlah kadar nya. penggunaan secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit epilepsi yang di tandai dengan tekanan darah yang akan naik. Oleh sebab itu garam tidak baik untuk di konsumsi terlalu banyak pada makanan.

  • Tidak menggunakan narkoba

Selain asupan makanan, penyakit epilepsi dapat terjadi akibat dari efek samping penggunaan . jenis obat yang dapat memicu untuk terjadi nya penyakit kejang epilepsi yaitu obat ilegal seperti narkoba yang dapat menyebabkan rasa candu untuk pemakaian walaupun hanya sekali pakai. Oleh sebab itu jenis obat ini tidak baik untuk di konsumsi.

  • Kurangi asupan gula

Gula yang terlalu banyak juga tidak baik untuk di konsumsi. karena kadar gula yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyakit epilepsi kambuh. Kurangi gula pada makanan atau minuman sehingga rasa nya tidak terlalu manis dan meningkatkan kadar gula untuk naik.

  • Perbanyak makan sayur

Makanan yang baik untuk di konsumsi dan dapat mencegah penyakit epilepsi merupakan makanan yang terdiri dari sayuran yang alami sehingga tidak membahayakan kesehatan tubuh dan meningkatkan kadar yang tidak baik di dalam tubuh.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Obat tradisional penyakit epilepsi adalah temulawak. Penyakit epilepsi terjadi karena adanya kelainan otak yang mengakibatkan penderita sensitif terhadap kejang yang berulang-ulang. Gejala-gejala umum epilepsi, antara lain: pandangan mata kosong, kejang yang berulang-ulang, keluar busa dari mulut ,tidak sadarkan diri, dan lain-lain.

Gejala Penyakit Epilepsi 

obat tradisional penyakit epilepsi
obat tradisional penyakit epilepsi

Gejala penyakit epilepsi (penyakit ayan) tidak mesti selalu ditandai dengan kejang seluruh tubuh dengan busa dari mulut disertai hilangnya kesadaran, tetapi banyak variasinya di antaranya ada berupa gerakan mata ke satu sisi dengan gerakan badan ke sisi tersebut disertai suara seperti tercekik. Ada pula gejala yang timbulnya kejang berupa kaku saja atau kombinasi kaku dan tidak kaku hanya pada satu anggota tubuh tanpa diikuti hilangnya kesadaran. Dapat pula berupa berkurangnya rasa pada salah satu anggota tubuh baik kesemutan atau bahkan tidak adanya rasa di kulit.

Penyebab Epilepsi

Penyakit ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  • Kelainan bawaan saat dilahirkan seperti down syndrome atau neurofibromatosis.
  • Memiliki orang tua atau keluarga dekat yang menderita penyakit epilepsi.
  • Kekurangan oksigen saat proses persalinan.
  • Obat obatan yang dikonsumsi ibu saat hamil.
  • Trauma fisik.
  • Stroke.
  • Penyakit alzheimer.
  • Rangsangan yang berasal dari suara atau adanya suara atau nada yang begitu keras sehingga mempengaruhi otak.
  • Adanya perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh, terutama  terjadi pada wanita ketika menjelang haid, saat dan setelah haid.

Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf (neuron), yang bertugas mengoordinasikan semua aktivitas tubuh kita termasuk perasaan, penglihatan, berpikir, menggerakkan otot.

Pada penderita ayan, kadang-kadang sinyal-sinyal yang ditunjukkan tersebut, tidak beraktivitas sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai unsur-unsur, antara lain; terjadinya trauma pada kepala (pernah mengalami cedera di daerah kepala), penderita penyakit tumor otak, dan lain sebagainya.

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Untuk mengatasi masalah penyakit epilepsi ini ada resep tradisional yang dapat membantu mengatasi bangkitan epilepsi :

1. Resep Pertama

Bahan obat epilepsi :

  • 15 g daun lenglengan
  • 15 g meniran
  • 10 g sambiloto
  • Gula aren secukupnya

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi :

  • Cuci bersih semua bahan,
  • rebus dengan menggunakan 600 cc air
  • biarkan hingga mendidih dan hingga air tersisa 300 cc
  • lalu saring ramuan tersebut, dan
  • Minum 2 kali sehari

2. Resep Kedua

Bahan obat epilepsi :

  • jahe satu ibu jari,
  • akar baru cina (Artemisia) satu genggam
  • gula enau satu ibu jari,
  • serta air empat gelas.

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi :

Cara membuatnya yaitu akar baru cina dan jahe terlebih dahulu dibersihkan dengan dicuci. Kemudian semua bahan-bahan dicampur menjadi satu, lalu direbus dengan 4 gelas iar bersih. Diamkan rebusan hingga mendidih. Biarkan hingga airnya menjadi setengahnya. Ramuan ini dapat anda konsumsi dua kali sehari sebanyak satu gelas.

3. Resep Ketiga

Bahan obat epilepsi :

  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ daun sembung manis,
  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • 1/5 genggam daun poko,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • dua jari kulit kina,
  • tiga jari gula enau
  • air sebanyak lima cangkir.

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi:

Cuci semua bahan-bahan yang sudah disediakan kecuali gula enau. Kemudian potong-potong bahan tersebut. Setelah itu, semua bahan tersebut rebus dengan air 5 cangkir. Diamkan hingga mendidih dan biarkan airnya menjadi setengahnya. Setelah matang, angkat ramuan lalu diamkan sampai dingin. Setelah rebusan dingin lalu ramuan tersebut disaring. Air rebusan tersebut dapat anda konsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

4. Resep Keempat

  • daun sambiloto 30 gram,
  • daun jinten 30 gram,
  • gula merah,
  • daun sambung nyawa 7 lembar,
  • daun meniran 30 gram,
  • serta air lebih kurang 600 cc.

Cara pembuatan Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Semua bahan kecuali gula merah, terlebih dahulu harus dicuci hingga bersih untuk memastikan kotoran pada bahan tidak ikut masuk ke dalam tubuh. Kemudian semua bahan-bahan tersebut direbus dengan air bersih sampai mendidih. Biarkan hingga airnya menjadi setengahnya dan setelah matang, rebusan tersebut disaring. Dan dapat anda konsumsi sehari dua kali, selagi air rebusan masih hangat.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi yang anda derita sebenarnya dapat anda cegah. Berikut beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi adalah :

  • Apabila anak anda menderita infeksi maka infeksi tersebut harus dikontrol dengan vaksinasi yang benar, orang tua dengan anak yang pernah mengalami kejang, demam harus diinstruksikan pada metode untuk mengkontrol demam (kompres dingin, obat anti peuretik).
  • Cara mencegah penyakit epilepsi lainnya adalah dengan mencegah penyebab yang kemungkinan menjadi pemicu timbulnya gejala penyakit tersebut. Misalnya cidera yang terjadi di kepala merupakan salah satu penyebab utama penyakit epilepsi. Tindakan pencegahan yang aman, yaitu tidak hanya dapat hidup aman, tetapi juga mengembangkan pencegahan epilepsi akibat cidera kepala yang dialami.
  • Untuk mengidentifikasi adanya gangguan kejang pada usia dini yang terjadi pada anak anda, pencegahan kejang tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obat anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasi daya hidup merupakan bagian dari rencana pencegahan untuk penyakit epilepsi ini dan dapat juga dengan mengkonsumsi obat tradisional penyakit epilepsi.

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Tradisional Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat disembuhkan dengan Obat Tradisional Epilepsi. Sebagian besar masyarakat masih menganggao bahwa epilepsi yang lebih dikenal masyarakat dengan berbagai nama diantaranya ayan atau sawan, disebabkan tau dipengaruhi oleh kekuatan supranatural dan tiap jenis serangan dikaitkan dengan nama roh atau setan. Kurangnya pengertian tentang epilepsi dikalangan keluarga dan masyarakat merupakan sebab utama menagapa masalah epilepsi belum ditanggulangi dengan baik.

Dalam dunia medis sendiri, epilepsi adalah penyakit yang diakibatkan karena  kelainan saraf pada otak yang menyebabkan kejang berulang pada penderitanya. Jadi tidak ada  hubungannya dengan kekuatan supranatural yang dipercaya oleh masyarakat.

Epilepsi memiliki gejala yang menyerupai gangguan histeria yaitu hilangnya kesadaran dan kontrol terhadap anggota tubuh. Penyakit Epilepsi merupakan gangguan yang terjadi karena adanya ketidaknormalan fungsi seluruh atau sebagian otak yang dapat dilihat melalui pemeriksaan elektro ensefalografi (EEG) atau magnetic resonance imaging (MRI). Sedangkan pada penderita histeria tidak ditemukan adanya gangguan fisik yang dapat menjelaskan gejala-gejala tersebut dan terdapat bukti adanya penyebab secara psikologis dalam bentuk hubungan kurun waktu yang jelas dengan masalah-masalah atau kejadian-kejadian yang menimbulkan stres atau hubungan interpersonal yang terganggu.
Namun beberapa penyebab berikut ini dapat mengakibatkan epilepsi.

  • Stroke atau kanker otak.
  • Keracunan zat kimia tertentu.
  • Penyakit yang disebabkan oleh infeksi, misalnya: infeksi sumsum tulang belakang, infeksi selaput otak, gangguan metabolisme,
  • Ada pergantian zat kimia didalam otak kita
  • mengalami cedera atau luka di bagian kepala hingga mengakibatkan trauma otak
  • masalah fisik atau mental
  • Pada sistem kelahiran, berlangsung luka pada kehamilan
  • Dapat juga dikarenakan factor lingkungan

Ramuan Untuk OBat Epilepsi

Ramuan Obat Tradisional epilepsi pertama :

Tumbuk 5 gram buah cabai jawa kering, tambahkan madu secukupnya, lalu aduk sampai rata
Pemakaian : Minum sekaligus ramuan tersebut. Konsumsi ramuan ini untuk mengurangi gejala penyakit epilepsi yang terjadi pada diri anda.

Ramuan Obat Tradisional epilepsi kedua :

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah daun lidah buaya sebanyak 60 gram dan air bersih kira – kira 600 cc.

Cara membuatnya dengan memisahkan buah lidah buaya dan kulitnya dengan dikupas hingga tersisa buahnya saja. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih. Rebus lidah buada dengan air bersih hingga mendidih. biarkan hingga airnya surut menjadi setengahnya. Ada baiknya anda mengkonsumsi rebusan lidah buaya ini dalam keadaan masih hangat. Dan diminum sehari dua kali.

Ramuan Obat Tradisional epilepsi ketiga :

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah gula aren dan daun kaki kuda kering secukupnya.

Cara membuat ramuan ini dengan mencuci semua daun kaki kuda terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Tumbuk daun kaki kuda sampai benar-benar halus. Lalu ambil satu sendok daun kaki kuda yang sudah dihaluskan, dan kemudian tambahkan gula aren secukupnya, lalu seduh dengan air mendidih sebanyak satu gelas. Aduk hingga merata, lalu disaring dan ramuan ini siap untuk diminum. Dikonsumsi secara teratur.

Beberapa hal yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi

Banyak hal yang perlu anda ketahui mengenai hal apa saja yang harus di hindari jika penderita mengalami penyakit epilepsy. Beberapa hal yang dapat anda lakukan adalah :

  • Akan lebih baik lagi jika anda menemani anak anda saat bermain,
  • jangan biarkan pikiran anak anda kosong pada penderita epilepsi yang akan menyebabkan terjadinya kejang-kejang yang mendadak ,
  • hindari di sekitar tubuh penderita penyakit epilepsi dari benda yang berbau tajam atau dapat membahayakan dirinya.

Pola makan yang anda terapkan bisa menjadi penyebab mengapa suatu peyakit menyerang tubuh anda termasuk dengan penyakit epilepsi ini. Pola makan yang baik dapat menjadi Obat Tradisional Epilepsi. Pola makan yang buruk mengakibatkan penyakit bermunculan. Tidak terkecuali pada penderita penyakit epilepsi. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga agar penyakit epilepsi ini tidak kambuh lagi dan ada juga beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit epilepsi.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan ini baik untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit epilepsi dan termasuk Obat Tradisional Epilepsi:

  • Sayuran segar seperti brokoli, kol, bayam, selada, kapsikum, timun, dll
  • Kacang-kacangan
  • Jamur
  • Buah-buahan
  • Beras coklat
  • Ikan, daging

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau tidak dikonsumsi oleh penderita epilepsi

  • Makanan yang mengandung gula refinasi seperti semua jenis selai, minuman kaleng, es krim, permen, kue, dll karena konsentrasi pada gula yang tinggi dapat membahayakan keadaan orang dengan penyakit epilepsi.
  • Buah kering yang sangat manis atau seperti mangga kering dan jenis buah kering lainnya
  •  Makanan yang asin sebaiknya dijauhkan dari penyakit epilepsi terlebih pada anak-anak. Makanan yang asin seperti snack anak dan lain sebagainya.
  • Makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung refinasi (misalnya tepung terigu putih, tepung beras putih dll)

Penyakit epilepsi atau penyakit ayan juga bisa menyerang pada bayi yang masih berumur kurang dari satu bulan. Gejala epilepsi yang mungkin akan ditunjukkan oleh anak anda adalah gerakan bola mata anak anda yang bergerak dengan cepat. Kelopak mata yang terus berkedip-kedip. Wajah anak anda yang mulai meringis. Atau dapat juga ditandai dengan adanya kejang sesaat yang terjadi pada salah satu anggota gerak. Anda dapat membantuny dengan Obat Tradisional Epilepsi.

Obat Tradisional Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan penyakit epilepsi. Penyakit epilepsi merupakan gangguan kronik otak yang menunjukkan gejala-gejala berupa serangan-serangan yang berulang-ulang yang terjadi akibat adanya ketidaknormalan kerja sementara sebagian atau seluruh jaringan otak karena cetusan listrik pada neuron (sel saraf) peka rangsang yang berlebihan, yang dapat menimbulkan kelainan motorik, sensorik, otonom atau psikis yang timbul tiba-tiba dan sesaat disebabkan lepasnya muatan listrik abnormal sel-sel otak

Penyebab Penyakit Epilepsi

Ada beberapa penyebab yang memicu munculnya gejala penyakit epilepsi yang terjadi pada manusia. Yakni, kondisi ini bisa terjadi bila ibu saat hamil mengalami infeksi, demam tinggi atau malnutrisi. Proses persalinan yang sulit, bayi kurang atau telat bulan, juga dapat menyebabkan otak janin kekurangan zat asam. Gangguan otak janin seperti infeksi atau radang selaput otak, cedera akibat benturan fisik, infeksi otak, tumor otak, kelainan pembuluh darah pada otak, kelainan bawaan atau genetik dan metabolik.

Gangguan epilepsi berupa pola abnormal dari aktivitas sel-sel otak, mirip dengan hubungan pendek listrik. Sinyal yang abnormal itu menyebabkan terjadinya perubahan sementara pada sensasi perilaku, gerakan, atau kesadaran. Kendati bisa membahayakan, sebenarnya serangan epilepsi bisa dikendalikan dengan obat-obatan.

Penyakit epilepsi ini dapat diatasi dengan resep tradisional :

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Pertama :

Bahan- bahan untuk obat epilepsi :

  • 30 g pegagan segar (15 g kering)
  • 10 butir angco (kurma tiongkok)

Cara pembuatan obat tradisional :

  • cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan
  • rebus dengan 600 cc air hingga mendidih
  • biarkan rebusan tetap mendidih hingga tersisa 300 cc,
  • Setelah matang lalu saring ramuan tersebut
  • minum 2 kali sehari serta makan angco dan biji teratainya.

 Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Kedua

Bahan-bahan untuk obat epilepsi :

  • 8 hingga 10 buah ciplukan

Cara pembuatan obat tradisional :

  • Pilih 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak.
  • cuci hingga bersih semua ciplukan tersebut
  • anda dapat mengkonsumsinya langsung.
  • konsumsi setiap hari hingga epilepsi anda membaik.

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Ketiga

Bahan-bahan untuk obat epilepsi :

  • Cabe jawa kering
  • madu murni
  • air

Semua bahan yang disediakan tidak perlu terlalu banyak, secukupnya saja.

Cara pembuatan obat tradisional :

  • Siapkan cabe jawa kering yang sudah anda pilih.
  • Haluskan cabe jawa hingga benar-benar halus.
  • Setelah halus ambil sedikit dan tambahkan sedikit air dan madu sesuai dengan selera anda.
  • Dan anda dapat mengkonsumsinya langsung
  • konsumsi ramuan ini dengan rutin dan teratur.

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Keempat 

Bahan-bahan untuk obat epilepsi :

  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • ¼ daun sembung manis,
  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • 2 jari kulit kina,
  • 1/5 genggam daun poko,
  • tiga jari gula enau
  • 5 gelas air

Cara pembuatan obat tradisional :

  • Cuci hingga bersih semua bahan yang sudah anda sediakan.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu dan rebus dengan 5 gelas air bersih
  • tunggu hingga ramuan mendidih dan air ramuan tersisa setengahnya
  • Diamkan hingga ramuan dingin dan saring yang langsung siap untuk anda konsumsi.
  • konsumsi ramuan ini tiga kali sehari untuk membantu penyembuhan anda.

Walaupun banyak kasus yang sudah tidak dapat dicegah, anda dapat melakukan usaha untuk mengurangi cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala saat kelahiran, dan menekan parasit dari lingkungan seperti misalnya cacing pita dapat memberikan hasil yang efektif. Langkah-langkah yang mungkin dapat anda lakukan untuk menurunkan tingkat infeksi cacing pita telah berhasil menurunkan kasus baru epilepsi hingga 50% dan dapat dibantu dengan Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi.

Pertolongan Pertama

Pertolongan yang dapat anda lakukan untuk penderita penyakit epilepsi adalah dengan mempopisikan penderita penyakit epilepsi dengan kejang tonik klonik aktif pada posisi bertumpu pada sisi badan penderita dan pada posisi pulih yang dapat anda lakukan untuk membantu mencegah adanya cairan masuk ke paru-paru. Jangan meletakkan jari anda kedalam mulut penderita ataupun dengan menggunakan alat lain untuk menekan lidah penderita karena hal tersebut justru dapat menyebabkan penderita penyakit epilepsi muntah menyebabkan tangan anda dapat tergigit oleh penderita. Usaha-usaha lainnya yang ada harus anda lakukan untuk menangani penderita penyakit epilepsi agar penderita tidak mencederai diri sendiri. Tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah adanya cedera tulang belakang biasanya tidak diperlukan. Bila kejang-kejang yang diderita berlangsung lebih dari 5 menit atau terjadi dua atau lebih kejang-kejang dalam satu jam tanpa proses pemulihan ke keadaan yang normal di antaranya maka keadaan ini dianggap sebagai darurat medis yang dikenal sebagai status epileptikus. Kondisi epileptikus ini berarti penderita penyakit epilepsi ini memerlukan pertolongan medis agar jalan napas tetap terbuka dan terlindung, jalan napas nasofaringeal akan sangat membantu pada keadaan ini. Untuk menangani penderita yang sedang berada di rumah, pengobatan awal yang dapat anda berikan pada penderita kejang dengan durasi yang lama adalah midazolam yang diletakkan di mulut. Diazepam dapat juga diberikan dalam bentuk sediaan secara rektal. Setelah penderita pulih baru dapat diberikan obat ayan atau epilepsi berupa Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi. Di rumah sakit, pemberian lorazepam secara intravena lebih disukai.  Bila dua dosis benzodiazepine tidak efektif, penggunaan obat lain yang dianjurkan adalah fenitoin yang menjadi salah satu jenis antikonvulsan.

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Pada Bayi

Obat epilepsi pada bayi dapat diberikan dengan memperhatikan obat yang sudah diresepkan dari dokter. Epilepsi adalah salah satu gangguan yang terjadi pada sistem syaraf anak yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis kelainan yang terjadi diotak anak. Ada pasien yang memang sudah memiliki epilepsi pada saat dilahirkan (congenital) dan ada pula epilepsi karena kerusakan orak yang didapat sesudah kelahiran.

Epilepsi congenital ini tidak melulu berarti faktor genetik, hanya saja anak telah mengembangkan epilepsi pada periode fetus hingga menjadi anak di dalam kandungan. Ada kemungkinana genetik terntentu bertanggung jawab, tetapi ada pula karena faktir-faktir lain yang mengganggu perkemnbangan otak anak ketika dalam kandungan.

Pada penyakit epilepsi biasanya sinyal-sinyal pada syaraf otak anak tidak beraktivitas sebagaimana mastinya. Hal ini disebabkan dari adanya trauma di kepala, kerusakan yang terjadi pada otak anak saat proses kelahiran, stroke dan tumor otak.

Gejala Epilepsi

Gejala penyakit epilepsi yang biasanya ditunjukkan ketika anak mengalami penyakit adalah sebagai berikut :

  • Bangkitan total yang biasanya terjadi pada anak yang tiba-tiba terjatuh.
  • Anak yang memiliki tatapan kosong, biasanya anak tersebut akan meninggalkan  atau menghentika semua kegiatan yang sedang ia lakukan secara tiba-tiba.
  • Salah satu gejala yang tidak sering terjadi adalah kedutan, namun gejala kedutan ini akan terlihat pada penderita penyakit epilepsi lokal.
  • Aura yang merupakan salah satu tanda peringatan bagi anak yang memiliki penyakit epilepsi. Biasanya anak anda akan tiba-tiba merasakan sakit tanpa sebab yang jelas, mendengar suara yang tidak nyata, atau dapat juga mencium bau yang tidak ada sumber baunya.

Epilepsi sesudah kelahiran didapatkan sesudah bayi keluar dari kandungan. Misalnya ketikan bayi kekurangan oksigen pada saat kelahiran, atau pendarahan intracranial.Epilepsi mungkin juga terjadi karena infeksi pada otak (misalnya karena meningitis, dll), atau karena cedera pada otak, tumor atau pendarahan intracranial.

Faktor Resiko Penyakit Epilepsi

Faktor yang mungkin menjadi penyebab anak anda dapat terserang penyakit epilepsi adalah :

  • Jenis kelamin, Penyakit epilepsi lebih sering menyerang laki-laki dibandingkan dengan wanita.
  • Adanya riwayat penyakit epilepsi dalam keluarga
  • Kejang-kejang yang terjadi secara berkepanjangan pada saat anak-anak.
  • Cedera yang terjadi pada saat proses kelahiran.

Obat Epilepsi Pada Bayi

Kejang-kejang yang dialami oleh penderita penyakit epilepsi ini harus terjadi lebih dari satu kali sebelum penderita bisa di diagnosis menderita penyakit epilepsi. Pengobatan atau obat epilepsi pada bayi yang dapat dijutukan untuk mencegah adanya serangan kejang di kemudian hari. Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan dan menemukan dosis serta kombinasi yang cocok untuk obat ayan atau epilepsi pada bayi yang cocok dan yang paling efektif untuk menangani penyakit ini.

Berikut adalah beberapa jenis obat-obatan yang sering digunakan untuk merawat penderita penyakit epilepsi adalah :

–          Asam Valproat. Antikonvulsan valproik atau obat epilepsi pada bayi yang sering digunakan untuk mengendalikanadanya serangan epilepsi petit mal, tonik-klonik, kejang parsial kompleks, epilepsi myoclonic remaja, dan adanya kejang-kejang yang berhubungan dengan sindrom Lennox-Gastaut. Asal valproat adalah salah satu jenis obat yang diberikan untuk epilepsi pada bayi yang juga disetujui FDA untuk pengobatan manic episode yang terkait dengan gangguan bipolar, terapi tambahan pada kejang beberapa jenis termasuk dalam penyakit epilepsi ini dan profilaksis migrain sakit kepala.

–          Lamotrigin. Lamotrigin adalah obat epilepsi pada bayi yang termasuk antikonvulsan yang biasa digunakan untuk pengobatan penyakit epilepsi dan gangguan bipolar. Lamotrigin adalah obat yang digunakan untuk mengobati kejang parsial, primer, dan sekunder. Obat epilepsi yang diberikan pada bayi lamotrigin ini adalah salah satu jenis obat yang sudah disetujui olah FDA yang digunakan untuk terapi kejang yang berhubungan dengan gastaut sindrom lennox yang termasuk dalam bentuk epilepsi yang parah.

–          Etosuksimid. Adalah salah satu jenis terapi yang digunakan untuk peroses penyembuhan penyakit epilepsi yang sering terjadi pada anak-anak. Dosis dari obat yang ditingkatkan secara bertahap hingga anak terbebas dari gejal kejang-kejang, hingga mencapai dosis maksimal yang masih diperbolehkan atau sudah mencapai dosis tertingga yang masih dapat ditoleransi, atau yang dijumpai adanya kriteria yang mengindikasikan kegagalan terapi. Luaran primer adalah bebas dari kegagalan pengobatan yang terjadi setelah terapi minggu ke 16, sedangkan luaran sekunder adalah gangguan atensi.

Dari penjelasan obat epilepsi pada bayi diatasdapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan obat etosuksimid dan asam valproat adalah obat epilepsi pada bayi yang lebih efektif yang dapat dilakukan atau diberikan untuk anak dengan epilepsi tipe absen. Obat tersebut dihubungkan dengan lebih rendahnya dangguan atensi.

Pertolongan Pertama Pada Kejang

Apabila anak anda mengalami kejang-kejang akibat dari penyakit epilepsi, anda tidak perlu panik. Berikut ini adalah pertolongan pertama yang dapat anda lakukan untuk anak yang mengalami kejang seperti :

–  Utamakan keselamatan dan bertindak dengan tenang, pindahkan semua barang-barang yang berbahaya yang berrada disamping pasien. Longgarkan semua pakaian yang dikenakan anak untuk memudahkan anda bernafas.

–   Jangan masukkan benda apapun kedalam mulut pasien atau benda keras di antara gigi karena dapat melukai pasien dan membuat pasien muntah.

– Berikan obat supositoria atau obat yang pemakaiannya dengan cara dimasukkan melalui lubang / celah pada tubuh. Pada umumnya obat ini dimasukkan melalui anus. Obat epilepsi pada bayi ini yang berfungsi untuk menghentikan kejang-kejang pada anak.

Obat Epilepsi Pada Bayi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Alami Untuk Epilepsi

Obat Alami Untuk Epilepsi salah satunya yang sudah terbukti adalah pegagan. Epilepsi didefinisikan sebagai salah satu keadaan yang ditandai oleh bangkitan berulang sebagai akibat dari gangguan fungsi otak secara intermiten oleh karena lepasnya muatan listrik abnormal dan berlebihan di neuron-neuron otak secara paroksismal yang dapat disebabkan oleh berbagai etiologi.

Penyakit epilepsi ini tidak seperti penyakit lain yang dapat disembuhkan dalam jangka waktu tertentu dengan sempurna dan dengan obat yang sempurna dengan Obat Alami Untuk Epilepsi. Nasib penderita penyakit epilepsi ini sangat bergantung pada persepsi penderita itu sendiri, orangtua atau keluarga dari penderita serta masyarakat sekitarnya dan dokter yang merawatnya. Oleh sebab itu seorang penderita penyakit epilepsi harus menjalani hidup yang sehat dan teratur, selalu memiliki padangan yang positif, adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan menanamkan pengertian yang kuat pada penderita epilepsi untuk menghargai diri sendiri serta menjalani sistem pengobatan yang baik yang sudah ditetapkan dokter yang merawat anda agar dapat hidup sukses dengan penyakit epilepsi yang diderita.

Beberapa tipe epilepsi sulit dikendalikan dengan obat ayan atau epilepsi. Pada saat serangan yang terpenting adalah mencegah jangan sampai kejang-kejang dapat mencederai anggota badan, seperti lidah tergigit hingga putus, patah tulang karena gerakan tidak beraturan. Untuk itu usahakan menahan mulut dengan benda yang tidak tajam dan longgarkan pakaian yang ketat agar mempermudah oksigenasi dengan posisi yang menyamping untuk menghindari bahaya tersedak.

Gejala Penyakit Epilepsi 

Pada umunya penyakit epilepsi ini ditandai dengan hal-hal seperti :

  • Terjadi kejang-kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dari 1 episode atau kejadian.
  • Kejang-kejang yang terjadi tanpa adanya faktor provokasi atau penyakit otak yang sudah akut.
  • Kejang yang sering terjadi mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Otak manusia terdiri dari jutaan sel syaraf yang bertugas untuk mengoordinasikan semua aktivitas tubuh anda. Selain faktor genetik, penyakit epilepsi ini juga disebabkan oleh beberapa faktor lainnya.

Manifestasi kejang epilepsi yang berupa pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaam ganjil, atau kejang yang terjadi di seluruh badan. Berikut ini adalah beberapa penyebab yang mungkin dapat menjadi pemicu kejang-kejang seperti :

  • Kelalaian meminum obat
  • pola makan yang tidak teratur
  • siklus menstruasi atau perubahan kondisi hormonal
  • Sakit atau demam
  • Mengonsumsi obat di luar obat untuk epilepsinya
  • Mengonsumsi alkohol dan narkoba

Pengobatan alami yang dapat dilakukan untuk epilepsi adalah dengan resep alami yaitu :

Repes pertama.

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • Daun pegagan atau daun kaki kuda.
  • ¾ gelas air mendidih.
  • 1 sendok makan madu

Cara meramu obat epilepsi :

  • Ambil daun pegagan, cuci hingga bersih lalu keringkan sampai benar-benar kering.
  • Haluskan daun pegagan hingga halus.
  • Ambil satu sendok makan daun pegagan yang sudah dihaluskan dan kemudian seduh dengan ¾ gelas air.
  • Kemudian tambahkan dengan satu sendok makan madu.
  • Tunggu hingga hangat kuku dan minumkan pada penderita epilepsi sebagai pengganti teh.
  • Ramuan ini dapat anda konsumsi beberapa hari bilamana si penderita merasakan haus.

Resep Kedua.

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • 30 g ajar segar baru china (daun hia)
  • 15 g jahe segar
  • 15 g tumbuhan kembang cokelat segar
  • Gula aren atau gula batu secukupnya

Cara meramu obat epilepsi :

  • Cuci bersih semua bahan yang sudah anda sediakan.
  • Rebus bahan dengan 600 cc air.
  • Tunggu rebusan mendidih dan hingga tersisa 300 cc,.
  • Lalu saring ramuan.
  • Minum dua kali sehari

Resep Ketiga

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • ¾ genggam daun meniran.
  • madu secukupnya.
  • 3 gelas air.

Cara Meramu Obat epilepsi :

  • Ambil daun meniran lalu cuci hingga bersih.
  • Rebus dengan menggunakan 3 gelas air.
  • Tunggu rebusan hingga mendidih dan tersisa ¾ nya.
  • Diamkan ramuan hingga dingin dan tambahkan madu secukupnya.
  • Diminumkan pada penderita epilepsi untuk obat alami untuk epilepsi.
  • Lakukan secara rutin sehari 3 kali.

Resep keempat :

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • 8 hingga 10 ciplukan

Cara Mengkonsumsi Obat Epilepsi :

  • Pilih 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak.
  • Cuci hingga bersih.
  • Berikan kepada penderita penyakit epilepsi
  • lalukan secara ritun hingga penyakit epilepsi membaik.

Mencegah Penyakit Epilepsi

Beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi dan kabuhnya penyakit epilepsi seperti :

  • Tindakan pendegahan yang aman untuk mencegah penyakit epilepsi adalah dengan mencegah adanya cidera kepala yang merupakan satu penyebab utama dari penyakit epilepsi.
  • Infeksi yang terjadi pada anak-anak yang harus dikontrol dengan memberikan vaksinasi yang benar sebagai Obat Alami Untuk Epilepsi. Apabila anak anda mengalami kejang dan demam maka harus diintruksikan pada metode yang berfungsi untuk mengontrol demam seperti mengompres dingin, atau dengan memberikan obat anti peuretik.
  • Salah satu cara untuk mengindentifikasi anak dengan gangguan kejang pasa usia dini. Pencegahan kejang dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obatan anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasikan daya hidup merupakan bagian dari rencara pencegahan.
  • Selalu temani anak anda saat bermain.
  • Jangan biarkan fikiran anak kosong karena dapat mengakibatkan terjadinya penyakit kejang-kejang secara tiba-tiba.

 Obat Alami Untuk Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Penyakit Epilepsi

Ciplukan adalah jenis tanaman yang buahnya dapat digunakan untuk Obat Herbal Penyakit Epilepsi. Epilepsi merupakan gangguan diotak yang ditandai dengan serangan kejang disertai kehilangan kesadaran berulang-ulang secara temporer. Terjadi karena adanya pelepasan muatan listrik yang mendadak dan tidak terkendali di otak besar (cerebrum). Serangan ayan yang hebat disebut grandmall, sedangkan serangan yang biasa atau kecil disebut petit mall.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab epilepsi dapat di bagi menjadi dua bagian yaitu epilepsi idiopatik (bila faktor penyebabnya tidak diketahui) dan epilepsi simptomatik (bila penyebabnya diketahui). Banyak faktor yang dapat menyebabkan epilepsi diantaranya adalah faktor genetik/keturunan (relatif kecil), kelainan pada saat menjelang-sesudah persalinan, cedera kepala, radang selaput otak, stroke,tumor otak, kelainan pembuluh darah otak, adanya genangan darah/nanah di otak, atau pernah mengalami operasi otak.

Selain itu setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat pula menyebabkan kejang, seperti trauma lahir, trauma kepala, tumor otak, radang otak, pendarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), cacat bawaan, gangguan elektrolit, gangguan metabolisme (kadar gula darah yang sangat rendah/ tinggi), gangguan peredaran darah, keracunan (konsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, seperti narkotika atau kokain, obat penenang, obat tidur dan obat penghilang rasa nyeri yang berlebihan), siklus menstruasi yang tidak normal, kurang tidur, kelelahan yang berlebihan dan kondisi fisiologis seperti stress emosionall.

Ramuan tradisional yang dapat mengatasi penyakit epilepsi adalah :

1. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi pertama :

Bahan-bahan yang harus disediakan :

  • Serbuk baru cina 1 sendok teh

Cara meramu resep obat epilepsi :

  • Seduh serbuk baru cina dengan air panas.
  • Biarkan hingga air seduhan mendingin.
  • Aturan pakai : Minum ramuan ini 3 kali sehari.

2. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi Kedua

Bahan-bahan yang harus disediakan :

–          30 gram daun jinten

–          7 lembar daun sambung nyawa.

–          30 gram daun sambiloto

–          30 gram daun meniran

–          gula merah atau gula aren

–          600 cc air

Cara meramu resep obat epilepsi :

–          Cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan kecuali gula merah.

–          Rebus semua bahan dengan menggunakan air sebanyak 600 cc dan ditambahkan dengan gula merah.

–          Biarkan ramuan mendidih dan surut hingga setengahnya atau sekitar 300 cc.

–          Diamkan hingga ramuan hangat, kemudian saring.

–          Air ramuan ini dapat anda minum selagi masih dalam keadaan hangat.

–          Ramuan ini dapat anda konsumsi sebanyak 2 kali dalam sehari.

3. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi Ketiga

Bahan-bahan yang harus disediakan :

–          1 genggam akar baru cina.

–          1 ruas ibu jari jahe

–          1 ruas ibu jari gula aren

–          4 gelas air bersih

Cara Meramu resep obat epilepsi :

–          Cuci bahan yang sudah siap hingga bersih.

–          Rebus dengan menggunakan 4 gelas air bersih dengan ditambahkan 1 ruas ibu jari gula.

–          Tunggi hingga ramuan mendidih dan surut hingga setengahnya.

–          Diamkan hingga ramuan dingin dan dapat dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari masing- masing 1 gelas.

Obat Herbal Penyakit Epilepsi lainnya dapat digunakan dengan mengkonsumsi vitamin B6 yang dianggap berguna untuk penderita penyakit epilepsi. Mengkonsumsi sayuran yang berharga dari vitamin B6 ini yaitu beras, susu, ragi, sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, wortel, dan kacang tanah. Jika diambil dalam bentuk suplemen, vitamin B6 harus diambil dalam dosis terapi 100-150 mg sehari, bersama dengan vitamin B kompleks lainnya. Dengan demikian, mengkonsumsi makanan yang sehat dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi seperti contoh diatas sangat bermanfaat dan berperan penting yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit epilepsi.

Selain menggunakan Obat Herbal Penyakit Epilepsi jika anda melakukan pemeriksaan kedokter biasanya akan di resepkan obat yang berfungsi sebagai anti konvulsan untuk penderita penyakit epilepsi. Beberapa obat ayan atau epilepsi yang sering digunakan untuk merawat penderita penyakit epilepsi ini adalah :

Fenitoin adalah salah satu jenis antikonvulsan yang paling sering diresepkan oleh dokter yang menangani masalah penyakit epilepsi, terutama untuk pengobatan kejang parsial dan kejang grand mal.Efek samping yang biasanya muncul pada pengobatan ini adalah seperti mual, ruam, bicara cadel, kebingungan, insomnia, sakit kepala, dan penyakit gusi. Kemungkinan efek samping yang serius adalah munculnya pikiran bunuh diri dan anemia pada penderita. Hindari meminum antasida pada waktu yang sama karena dapat membuat fenitoin lebih sulit untuk diserap tubuh.

2. Fenobarbital adalah salah satu jenis obat penenang barbiturat yang dapat digunakan untuk mengobati kejang parsial dan kejang menyeluruh. Fenobarbital dapat digunakan juga untuk mengobati epilepsi pada bayi yang baru lahir. Obat ini dapat bersifat adiktif dan akan menyebabkan kantuk. Hindari obat flu atau obat-obatan lainnya yang dapat menyebabkan kantuk saat mengambil fenobarbital.

3. Ethosuximide adalah salah satu antikonvulsan untuk penderita penyakit epilepsi. Ethosuximide memiliki fungsi untuk mengobati kejang-kejang absen. Penderita penyakit epilepsi yang mengkonsumsi obat Ethosuximide dapat menyebabkan adanya gangguan darah yang serius. Efek samping yang mungkin akan mungcul saat penderita melakukan pengobatan dengan obat ini adalah ketidaknyamanan pencernaan, cegukan, mengantuk, lekas marah, dan susah untuk tidur.

Obat Herbal Penyakit Epilepsi yang dijelaskan diatas dapat anda coba dirumah untuk membantu mengurangi gejala penyakit epilepsi yang menyerang keluarga anda. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih

Obat Herbal Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi

Yang mungkin termasuk Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi salah satunya adalah tumbuhan buah ciplukan. Epilepsi bukanlah penyakit keturunan atau penyakit menular. Walaupun penyebab pastinya belum diketahui, epilepsi umumnya disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kalhiran, luka dikepala, stroke atau tumor otak.
Penyakit epilepsi dapat menyerang anak-anak, orang dewasa, orang tua bahkan bayi baru lahir. Penyakit epilepsi akan mempunyai dampak yang luas, baik bagi penderitanya sendiri maupun keluarga seperti apakah seorang anak penyandang epilepsi dapat mengikuti pendidikan seperti anak-anak lain, apakah kelak dapat bekerja dan noleh menikah.

Masalah yang sering dihadapi anak penyandang penyakit epilepsi adalah penolakan atau pengucilan oleh keluarga atau malah sebaliknya orang tua akan melindungu secara berlebihan yang akan berdampak pada perkembangan watak anak seperti rendag diri, tidak mempunyai kepercayaan diri sendiri, mereka takut mengemudi, takut untuk berenang dan yang paling memalukan adalah mendapat serangan kejang di depan umum sehingga perkembangan selanjutnya ia tidak dapat hidup mandiri. Gejala penyakit ini dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat dengan teratur dan Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi.

Kebanyakan kasus ayan tidak diketahui penyebabnya. Beberapa faktor yang dimungkinkan dapat mengakibatkan ayan adalah tumor otak, infeksi selaput otak, luka, kecelakaan dan penyakit darah pada otak. Perawatan dan pengobatnnya ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya (jika diketahui).

Faktor Penyebab Penyakit Epilepsi

Ada sekitar 180.000 kasus mengenai penyakit epilepsi yang muncul setiap tahunnya. Sekitar 30% dari kasus penyakit tersebut sering terjadi pada anak-anak. Penyakit epilepsi ini sering terjadi pada anak-anak dan manula terutama pria, karena penyakit ini lebih banyak menyerang pria dibandingkan dengan wanita. Hanya sebagian kecil dari kasus penyakit epilepsi yang muncul yang dapat diketahui dengan jelas apa penyebabnya.

Berikut beberapa faktor penyebab utama dari penyakit epilepsi :

  • Kurangnya atau rendahnya kadar oksigen saat dilahirkan.
  • Memiliki riwayat mengalami cedera pada kepala dalam proses kelahiran.
  • Kepala cedera saat masih anak-anak atau saat sudah dewasa akibat dari kecelakaan atau benturan yang sangat keras.
  • Mengalami penyakit tumor otak.
  • erjadinya kerusakan otak janin saat di kandungan disebabkan ibu janin mengkonsumsi obat – obatan tertentu atau minum – minuman alkohol, atau mengalami infeksi.
  • Kondisi genetik yang mengakibatkan cedera pada otak.
  • Penyakit stroke atau jenis lain dari kerusakan otak.

Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi

Ada resep tradisional yang dapat membantu anda untuk mengatasi masalah penyakit epilepsi salah satunya dengan cara :

Resep Pertama

Bahan-bahan yang dibutuhkan : ciplukan yang sudah masak

Cara meramu resep obat epilepsi : Pilih 8 hingga 10 ciplukan yang sudah masak. Cuci ciplukan yang sudah anda pilih hingga bersih. Konsumsi ciplukan yang sudah masak tersebut secara langsung. Obat herbal untuk penyakit epilepsi ini dapat anda konsumsi setiap hari hingga penyakit epilepsi yang anda derita membaik.

Resep Kedua

Bahan-bahan yang dibutuhkan : Akar baru cina 1 genggam, Jahe, seukuran ibu jari, Gula aren seukuran ibu jari.

Cara meramu resep obat epilepsi : Cuci semua bahan yang sudah anda siapkan, potong-potong semua bahan supaya dapat mengeluarkan sarinya dengan maksimal, lalu dimasukkan 4 gelas air bersih dan rebus hingga mendidih. Biarkan ramuan tersebut tetap mendidih sampai airnya tersisa 2 gelas. Diamkan ramuan, setelah dingin saring ramuan dan siap untuk anda minum. Konsumsi ramuan ini secara teratur hingga penyakit epilepsi anda membaik.

Aturan pakai : minum obat herbal untuk penyakit epilepsi sebanyak 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Lakukan mengkonsumsi ramuan ini setiap hari.

Resep Ketiga

Bahan-bahan yang dibutuhkan : gula aren secukupnya dan daun kaki kuda yang sudah dikeringkan.

Cara meramu resep obat epilepsi : Cuci hingga bersih daun kaki kuda yang sudah kering. Setelah bersih tumbuk daun kaki kuda hingga benar-benar halus. Ambil satu sendok daun kaki kuda yang sudah dihaluskan dan kemudian tambahkan gula aren secukupnya, lalu seduh dengan air mendidih sebanyak satu gelas. Aduk ramuan obat herbal untuk penyakit epilepsi hingga merata dan dapat langsung anda minum selagi ramuan hangat.

Gejala Penyakit Epilepsi

Pada penderita penyakit epilepsi atau penyakit ayan, ada beberapa gejala yang mungkin saja bisa terjadi seperti :

  • mulai muncul rasa pusing,
  • pandangan berkunang-kunang,
  • alat pendengaran yang mulai kurang sempurna,
  • keluar keringat dingin yang berlebihan,
  • keluar busa dari mulut atau mulut penderita mulai berbuih,
  • penderita bisa jatuh pingsan dan diiringi dengan jeritan yang keras,
  • semua urat-urat penderita akan semakin mengejang,
  • lengan dan tungkai menjulur kaku secara tiba-tiba,
  • tangan yang menggenggam dengan erat,
  • kerapkali lidah penderita luka tergigit karena rahang terkatup rapat,
  • sulit untuk bernafas,
  • muka merah atau kebiru-biruan,

Selama penderita mengalami serangan gejala epilepsi atau ayan, biasanya mata penderita tertutup dan akhirnya akan tertidur dengan pulas lebih dari 45 menit, apabila penderita telah bangun dari tidur pulasnya dan mencoba untuk ditanya, penderita tidak lagi ingat apa-apa yang telah terjadi atas dirinya. Anda dapat membantunya dengan memberikan Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi.

Kejang-kejang pada penderita penyakit epilepsi terjadi ketika ledakan impuls listrik di dalam otak anda telah melewati batas normal mereka. Impuls listrik yang menyebar ke daerah tetangga dan menciptakan “badai listrik” yang tidak dapat dikendalikan oleh diri anda. Impuls listrik tersebut dapat ditransmisikan ke otot dalam tubuh anda dan dapat menyebabkan berkedut atau kejang.

Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.95.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Obat herbal untuk epilepsi dapat anda gunakan sebagai bantuan terhadap peroses penyembuhan penyakit epilepsi yang anda derita. Penyakit epilepsi adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan adanya kecenderungan untuk mengalami kejang-kejang yang terjadi secara berulang. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi.

Kejang parsial simplek dimulai dengan muatan listrik yang terjadi dibagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. Penderita mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung kepada daerah otak terkena. Jika dibagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan, maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam, maka penderita akan mencium bau yang sangat menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan. Pada penderita yang mengalami kelainan psikis bisa mengalami deja vu (merasa pernah mengalami keadaan sekarang di masa lalu).

Penyakit epilepsi merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang syaraf yang sering dijumpai, terdapat pada semua bangsa. Penyakit ini menyerang segala usia dimana penderita [penyakit epilepsi lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan dari penderita penyakit epilepsi wanita. Insiden tertinggi terdapat pada golongan usia dini yang akan menurun pada gabungan usia dewasa muda sampai setengah tua, kemudian meningkat lagi pada usia lanjut.

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Untuk mengatasi penyakit epilepsi ini anda dapat dengan cara mengonsumsi obat herbal untuk epilepsi yang dapat anda gunakan untuk mengatasi adanya serangan bangkitan epilepsi. Caranya adalah :

Cara Pertama dari obat epilepsi

Bahan Obat Herbal Untuk Epilepsi :

Meniran (beserta akar) 3 pohon, daun pegagan 1 genggam, daun jinten 5 lembar, dan temu hitam 2 jari tangan.

Cara membuat :

Temu hitam dikupas, dicuci hingga bersih dan diiris-iris untuk mendapatkan sari dengan maksimal. Rebus temu hitam bersama dengan bahan lainnya yang sudah anda sediakan dan ditambah dengan 5 gelas air. hingga tersisa 3 gelas. Ketika merebus, gunakan api kecil. Setelah hangat-hangat kuku, air rebusannya di saring.

Cara memakai :

Ramuan ini diminum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing 1/2 gelas

Cara Kedua dari obat epilepsi

Bahan Obat herbal untuk epilepsi :

Daun pagagan kering. ¾ gelas air mendidih. 1 sendok makan madu.

Cara Membuat :

Ambil daun pegagan kering dan tumbuk hingga halus. Ambillah 1 sendok makan daun pegagan yang sudah dihaluskan. Seduh dengan menggunakan ait sebanyak ¾ gelas dan tambahkan dengan madu. Aduh tara semua ramuan.

Cara Memakai :

Minum ramuan tersebut selagi masih dalam keadaan hangat-hangat kuku. Ramuan ini dapat anda gunakan sebagai pengganti teh dan dapat anda konsumsi setiap hari bila mana si penderita merasakan haus.

Cara Ketiga dari obat epilepsi

Bahan Obat Herbal Untuk Epilepsi

15 gram jahe. 30 gram akar daun baru cina. gula merah. 800 cc air bersih

Cara Membuat :

Cuci semua bahan yang sudah anda sediakan. Rebus dengan menggunakan 800 cc air bersih hingga surut menjadi 400 cc. Saring ramuan.

Cara Memakai :

Minum airnya selagi masih hangat. Ramuan ini dapat anda konsumsi hingga penyakit epilepsi yang anda derita membaik.

Gejala Penyakit Epilepsi

1. Jika penderita sudah mulai merasakan adanya gejala dari penyakit epilepsi dengan tiba-tiba merasakan rasa sakit tanpa sebab, mendengarkan suara yang tidak nyata, atau juga mencium sesuatu yang tidak ada sumber baunya, maka hal tersebut harus diperhatikan. Karena hal tersebut adalah peringatan pada penderita penyakit epilepsi yang sering disebut dengan aura.

2. Gejala yang terlihat pada penderita penyakit epilepsi lokal yaitu kedutan. Gejala ini tidak sering muncul pada penderita penyakit epilepsi lainnya kecuali epilepsi lokal ini.

3. Ketika anak anda mengalami hal atau bengkitan yang terjadi secara tiba-tiba yang membuat anak anda terjatuh dan kehilangan kesadaran sekitar 2 hingga 5 menit, itu menandakan bahwa anak anda mengalami bangkitan total.

4. Terjadi gejala kejang-kejang yang terjadi secara berulang-ulang

5. Tubuh penderita penyakit epilepsi yang mendadak kaku.

6. Mengeluarkan busa dari mulut atau mulur yang berbuih.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Faktor-faktor yang mungkin menjadi pemicu kambuhnya penyakit epilepsi yang anda derita adalah :

  • Kurang beristirahat atau tidur
  • Stress yang berlebihan dan emosional
  • Kelelahan yang anda rasakan pada fisik anda
  • Adanya infeksi dan biasanya disertai dengan demam
  • Suhu badan yang tinggi / demam tinggi
  • Selalu membiasakan kebiasaan buruk dengan mengkonsumsi alkohol
  • Adanya ransangan terhadap cahaya yang menyilaukan dan berkedip-kedip
  • Terjadinya rangsangan suara atau adanya suara atau nada yang begitu keras
  • Perubahan hormonal yang terutama terjadi pada wanita ketika menjelang haid, saat haid dan setelah haid.

Obat herbal untuk epilepsi lainnya yang dapat berasal dari buah-buahan yang menyehatkan tubuh seperti apel, buah bra, dan anggur telah terbukti bermanfaat dalam pengobatan epilepsi. Obat ayan tersebut tidak hanya dari tumbuhan saja melainkan dapat juga dari buah-buahan. Bukan hanya rasa buahnya yang enak, namun buah anggur juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat dari buah anggur yang sudah terbukti adalah untuk mengobati penyakit epilepsi. Pasien penderita penyakiy epilepsi ini harus meminum sekitar 500 ml jus buah anggur yang segar sebanyak 3 kali dalam satu hari selama tiga bulan.

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Penyakit Epilepsi

Obat penyakit epilepsi dapat anda dapatkan melalui cara yang herbal maupun medis. Penyakit epilepsi merupakan salah salah satu jenis penyakit yang dapat terjadi pada siapapun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami penyakit epilepsi ini. Epilepsi bukanlah jenis penyakit yang dapat menular ke orang lain karena penyakit ini hanya merupakan gangguan yang terjadi pada otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman virus dan bakteri.

obat penyakit epilepsi
obat penyakit epilepsi

Setiap jenis penyakit epilepsi (dan memang ada beberapa macam epilepsi dapat dicocokkan dengan grup obat tertentu yang kemungkinan lenih efisien. Jika obat itu tidak bekerja atau menimbulkan efek samping yang mengganggu masih ada obat penyakit epilepsi lain yang dapat dicoba.
Pemberian obat untuk penyakit epilepsi pun tergantung dari apa faktor yang menjadi penyebab ditimbulkannya penyakit epilepsi itu sendiri. Misalnya jika penyebab dari penyakit ini adalah tidak dapat disembuhkan atau dikendalikan secara total maka diperlukan obat anti-kejang untuk mencegah terjadinya kejang lanjutan. Sekitar sepertiga dari penderita yang mengalami kejang kambuhan, sisanya biasanya hanya mengalami 1 kali serangan saja. Obat-obatan biasanya diberikan kepada penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang kambuhan.

Epliptikus merupakan suatu keadaan darurat, karena itu obat anti-kejang diberikan dalam dosisi tinggi secara intravena. Obat anti-kejang sangat efektif untuk digunakan sebagai obat penyakit epilepsi, tetapi juga bisa menimbulkan efek samping. Salah satu diantara sekian banyak efek yang mungkin muncul adalah obat anti-kejang tersebut dapat menimbulkan kantuk, sedangkan penderita penyakit epilepsi pada anak-anak dapat menyebabkan hiperaktivitas. Dilakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk memantau fungsi ginjal, hati dan sel-sel darah.

Kebangkitan epilepsi disebabkan karena terjadi gangguan listrik yang tinggi pada otak. Listrik yang tinggi itu bisa karena disebabkan oleh penyakit yang dari otak, bisa karena penyakit yang diluar otak. Itu semua bisa menyebabkan listrik yang tinggi. Ada cara tradisional yang dapat dilakukan untuk terapi epilepsi. Memencet ibu jari bisa dijadikan sebagai sebuah terapi yang membantu mengatasi dan mengantisipasi terjadinya bangkitan.

Gejala Epilepsi

Setiap penyakit yang kita alami pastilah memiliki beberapa gejala yang akan muncul ketika penyakit tersebut menyerang anda. Terutama pada penyakit epilepsi yang anda alami. Berikut ini beberapa gejala yang mungkin akan timbul dari penyakit epilepsi ini adalah :

1. Tatapan mata yang kosong.

Jika anak anda berhenti beraktivitas atau melakukan apa yang sedang ia lakukan dan menatap dengan tatapan mata yang kosong seperti orang melamun, maka orang tua atau orang dewasa yang saat itu sedang berada disampingnya harus waspada. Gejala seperti ini sering disebut dengan kejang petit mal yang dapat diredakan gejalanya dengan menggunakan obat penyakit epilepsi

2. Aura

Aura dianggap sebagai tanda peringatan. Aura terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung. Sebuah aura dapat menyebabkan anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata, atau mencium bau yang tidak ada sumbernya. Anak juga akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh di suatu tempat di bagian tubuhnya, terutama di perutnya.

3. Kejang total

Kejang grand mal adalah salah satu penyebab yang  mungkin menjadi pemicu adanya kejang total. Kejang ini merupakan salah satu kejang yang paling serius. Kejang total ini akan menyebabkan anak jatuh ke tanah dan juga kehilangan kesadaran. Kejang total biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 5 menit. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tak terkendali. Anak mungkin akan kehilangan kontrol kandung kemihnya, sehingga keluar air seni tanpa disadarinya. Selain itu, air liur mungkin juga akan keluar disertai bola mata anak yang memutar ke belakang. Setelah kejang berakhir, anak akan bingung selama beberapa menit, otot-ototnya menjadi sakit dan akan tertidur untuk waktu yang lama.

Jika salah satu dari keluarga anda mengkonsumsi obat penyakit epilepsi. Efek samping yang mungkin akan muncul seperti menurunnya jumlah sel sarah putih dan sel darah merah, tenang, muncul ruam pada kulit, terjadi pembengkakan pada gusi, atau juga penambahan berat badan.

Berikut adalah beberapa golongan obat anti kejang yang dapat digunakan untuk obat penyakit epilepsi yang anda derita seperti :

Fenitoin, yang dapat digunakan untuk semua jenis bangkitan, kecuali bangkitan lena. Fenitoin merupakan salah satu jenis obat antikonvulsan yang digunakan tanpa efek depresi umum SSP, yang bersifat untuk menghambat penjalaran rangsang dari fokus ke bagian otak.

2. Etosuksimid, merupakan salah satu jenis obat penyakit epilepsi yang mempunyasi efek yang sama dengan trimetadion. Etosuksimid ini diabsorpsi lengkap melalui saluran cerna, distribusi lengkap keseluruh jaringan tubuh dan kadar cairan laquor yang hampir sama dengan kadar plasma. Etosuksimid merupakan obat yang sering digunakan untuk mengobati penyakit epilepsi yang menjadi pilihan untuk bangkitan lena.

3. Trimetadion adalah salah satu jenis obat penyakit epilepsi yang mempunyai efek untuk memperkuat adanya depresi pascatransmisi, sehingga transmisi impuls berurutan dihambat , trimetadion juga dalam sediaan oral mudah diabsorpsi dari saluran cerna dan didistribusikan ke berbagai cairan tubuh.

4. Diazepam, obat anti-kejang yang satu ini selain bermanfaat sebagai obat antikonvulsan, obat ini juga mempunyai efek sebagai obat entiensietas yang merupakan obat pilihan untuk status epileptikus.

Obat Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Anak

Obat epilepsi anak dapat digunakan dengan jus buah atau jus sayuran. Penyakit epilepsi adalah kejang yang terjadi secara berulang sebanyak dua kali atau lebih tanpa sebab yang jelas. Sebelum kejang terjadi biasanya anak-anak masih beraktivitas seperti biasa. Kejang-kejang yang terjadi pada epilepsi tidak harus kejang kelojotan dan mengeluarkan busa, serangan kejang pada penyakit ini juga dapat berupa kaku diseluruh tubuh, kejang kaku/ kelojotan sebagian lengan atau tungkai bawah, kedutan disebelah mata dan sebagian wajah, hilangnya kesadaran yang terjadi sesaat (anak tampak bengong/seperti melamun), tangan atau kaki tiba-tiba tersentak dan anak tiba-tiba jatuh seperti kehilangan tenaga. Gejala klinis kejang-kejang pada penyakit epilepsi ini sangat tergantung dari area otak yang menjadi fokus kejang. Oleh karena itu, kita harus curiga anak mengidap epilepsi bila anak mendapat serangan yang berulang tanpa sebab.

70-80% penyakit epilepsi pada anak bisa sembuh dengan obat epilepsi anak, namun diharuskan memakan obatnya agak lebih lama. Jika jarak dari penyakit epilepsi antara 2 kali mengalami kejang-kejang atau lebih dari 6 bulan maka belum perlu diberikan pengobatan dengan menggunakan obat epilepsi anak, tapi jika jarak kejangnya berdekatan maka bisa diberikan obat. Monoterapi (penggunaan 1 obat lebih baik) dari politerapi. Orang yang menerima menoterapi sekitar 70 persen bebas dari serangan atau tidak kejang, sedangkan 30 persennya memerlukan obat tambahan (politerapi). Namun, untuk politerapi perbaikannya sekitar 40 persen jadi kesempatan sembuhnya lebih kecil.
Pengobatan ini dilakukan untuk mencapai kualitas hidup yang optimal seperti mengurangi frekuensi atau mengehentikan serangan, mencegah efek samping serta menurunkan angka kesakitan.

Obat Epilepsi Anak

– Vigabatrin adalah obat ayan atau epilepsi untuk anak yang dikhususkan untuk kejang/keram pada bayi atau sindroma west. Bentuk obat ini adalah bubuk untuk dimakan. Vigabatrin adalah nama generik obat dokter yang diberikan untuk anak yang menyandang epilepsi. Konsumsi obat ini sesuai dengan resep dokter. Jangan mengonsumsi dengan dosis lebih tinggi atau jangka yang lebih panjang daripada rekomendasi dokter. Beritahu dokter anda jika obat ini sepertinya tidak membantu kondisi anak anda. Vigabatrin adalah salah satu jenis obat antiepilepsi yang berguna untuk menghambat katabolisme gamma-aminobutyric acis.

– Karbamazepin, adalah obat yang sangat efektif untuk bangkitan parsial kompleks dan bangkitan tonik-klonik dan merupakan obat epilepsi anak yang menjadi pilihan yang paling pertama untuk mengatasi semua bangkitan kecuali bangkitan lena.

Gejala penyakit epilepsi

Penyakit epilepsi adalah kelainan yang disebabkan oleh terbentuklnya sinyal litrik yang terjadi di dalam otak yang menyebabkan timbulnya kejang ang terjadi secara berulang. Penyakit epilepsi ini ditandai dengan hal hal sebagai berikut :

– Kejang yang terjadi secara mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya.

– Terjadinta keang atau bangkitan yang terjadi secara berulang, 2 kali bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode.

–  Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak yang sudah akut.

Diagnosa Epilepsi

Diagnosa epilepsi dapat ditegakkan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh dari anamnesa/ riwayat medis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang diagnostik. Pada sebagian besar kasus penderita penyakit epilepsi yang terjadi, anamnesa dilakukan terhadap orang di sekitar pasien (keluarga, teman kerja, dll), karena pasien epilepsi sering tidak dapat mengingat kejang yang mereka alami.

Untuk pemeriksaan yang dilakukan sebagai penunjang diagnosis yang dilakukan untuk diagnosis penyakit epilepsi, dokter akan menggunakan Electroencephalogram (EEG), pemeriksaan radiologi berupa Computed Tomography (CT Scan) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI). Selain itu dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan jenis dan dosis obat epilepsi anak yang nantinya akan diberikan kepada pasien.

Pertolongan Pertama Pada Kejang

Jangan panik apabila anda menemukan seseorang di sekitar anda yang sedang mengalami kejang, entah akibat dari penyakit epilepsi ataupun bukan. Berikut ini adalah pertolongan pertama yang harus anda lakukan bila seseorang di dekat Anda mengalami kejang karena penyakit epilepsi yang anda derita seperti :

  • Jangan takut, jangan panik, utamakan keselamatan anda dan pasien dengan bertindak tenang. Pindahkan barang-barang berbahaya yang ada di sekitar anak yang sedang mengalami kejang akibat penyakit epilepsi. Jangan pindahkan pasien kecuali berada dalam bahaya. Longgarkan semua pakaian yang dikenakan seperti, kancing baju atau celana untuk memudahkan anak untuk pernafasan.
  • Jangan masukkan tangan anda atau apapun ke mulut pasien, atau juga dengan menggunakan benda keras di antara gigi pasien karena benda tersebut dapat melukai pasien serta dapat membuat pasien muntah.
  • Bila pasien muntah atau mengeluarkan banyak liur atau buih dari mulutnya, miringkan kepala pasien ke salah satu sisi agar pasien tidak tersendak.
  • Tetap berada di samping anak anda yang sedang mengalami kejang-kejang sampai keadaan anak anda mulai pulih sepenuhnya. Bila setelah kejang berakhir tidak ada keluhan atau kelemahan yang terjadi pada anak anda, maka anak dapat dikatakan telah pulih dengan sepenuhnya. Namun, bila anak anda mengalami keluhan seperti sakit kepala, tatapan yang terlihat kosong atau mengantuk, biarkan pasien melanjutkan istirahatnya.
  • Anda dapat memberikan obat epilepsi anak supositoria kepada anak anda untuk membantu menghentikan kejang yang dialami oleh anak anda. Obat supositoria adalah salah satu jenis obat anti kejang dengan cara yang pemakaiannya dengan memasukkan obat ini melalui lubang/ celah pada tubuh, umumnya melalui rectum/ anus).

 Obat Epilepsi Anak 

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Tradisional

Obat epilepsi tradisional dengan menggunakan Bengle sebagai bahannya. Pada penyakit epilepsi yang terjadi adanya peningkatan aktivitas dari sebagian otak atau seluruh otak secara tak terkendali. Peningkatan aktivitas yang tak terkendali ini memunculkan berbagai jenis epilepsi.

Epilepsi seringkali merupakan serangan kambuhan tanpa diawali oleh faktor emosi. Serangan kambuhan ini biasanya terjadi secara mendadak. Pada serangan mendadak yang tergolong sangat hebat penderita kehilangan kesadaran setelah mengeluarkan teriakan keras, jatuh ke tanah dan kejang yang terjadi pada otot, biji mata terbelalak diselingi kejang kaki dan tangan, wajah lebam-biru, tidak dapat menahan kencing dan menggigit ujung lidah. Serangan ini berlangsung beberapa menit dan sesudahnya jatuh tertdur sampai pendrita terbangun sendiri tanpa dapat mengingat apa yang baru dialami.

Pada serangan ringan penderita juga kehilangan kesadarannya namun tidak disertai kejang-kejang dan terjadi beberapa saat. Setelah sadar matanya segera berkedip dan seolah memandang sesuatu yang jauh atau merenung, sering apa yang dipegangnya jatuh tanpa diketahuinya.

Penyakit epilepsi dapat disebabkan gangguan atau luka pada otak besar (cerebrum) yang mengakibatkan wajah ataupun alat gerak atas dan bawah terasa kaku, meskipun tidak kehilangan kesadaran. Tindakan darurat perku diambil bila penderita tidak dapat segera dikurangi penyakitnya karena penderita tetap dianggap dalam status epilepticus (masih dalam keadaan terkena ayan).

Gejala dari penyakit epilepsi

  • Tatapan mata yang kosong seperti orang yang sedang melamun.
  • Kejang total yang merupakan penyebab dari kejang tubuh yang paling serius.
  • Mulai timbuk rasa sakit secara tiba-tiba tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata yang disebut dengan aura. Aura adalah peringatan yang terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung.

Penyakit ini secara tradisional dapat disembuhkan dengan resep di bawah ini :

Resep Pertama

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • Bengle (Zingiber Cassumunar, Roxb) = 1 Ons
  • Adas Pulosari ( Foeniculum vulgare, Ait.) = 5 gr
  • Buah pala ( Myristica fragrans, Houtt) = 3 buah
  • Bawang merah ( Allium cepa L) = 5 siung
  • Bawang putih (Allium sativum L) = 3 siung
  • Minyak spertus = secukupnya.

Cara membuat ramuan :

  • Semua bahan kecuali spertus, ditumbuk halus menjadi satu.
  • Setelah itu teteskan spertus secukupnya, dan ditambah 1gelas air, lalu diaduk sampai rata kemudian disaring.
  • Setelah disaring masukkan ke dalam botol dan diembunkan selama satu malam.

Cara menggunakan :

Balurkan air ramuan tersebut ke seluruh badan, kepala, muka, dan kening secara merata. Membaluri tubuh penderita dengan ramuan ini dapat dilakukan pada pagi dan sore hari.

Resep Kedua

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 600 gram lidah buaya.
  • 600 cc air bersih

Cara Membuat ramuan :

Kupas kulit lida buaya dan cuci hingga bersih. Rebus lidah buaya yang sudah bersih dengan air sebanyak 600cc. Biarkan ramuan mendidih dan airnya suruh hingga setengahnya. Diamkan ramuan tersebut agar tidak terlalu panas. Kemudian anda dapat mengkonsumsinya selagi ramuan masih dalam keadaan hangat. Konsumsi ramuan ini dengan teratur sebanyak 2 kali dalam sehari hingga penyakit epilepsi anda membaik.

Resep Ketiga

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 5 gram cabe jawa kering.
  • madu secukupnya.dan
  • air secukupnya

Cara Membuat ramuan :

Tumbuk cabe jawa hingga benar-benar halus. Setelah halus ambil sedikit cabe jawa dan campurkan dengan madu sesuai selera dan ditambah sedikit air agar tidak terlalu lengket. Aduk hingga merata dan minum ramuan tersebut sekaligus. Komsumsi ramuan ini secara rutin dan teratur.

Resep Keempat

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 15 gram jahe,
  • gula merah secukupnya,
  • 30 gram akar daun baru cina, dan
  • air 800 cc.

Cara membuat ramuan :

Cuci hingga bersih jahe dan akar daun cina. Rebus dengan menggunakan air 800 cc. Tambahkan gula merah dan tunggi hingga mendidih. Diamkan ramuan tetap mendidih dan airnya surut hingga setengahnya. Konsumsi air tersebut selagi masih hangat sebanya 2 kali sehari.

Selain dengan obat ayan atau epilepsi tradisional anda juga dapat melakukan penyembuhan dengan diet ketogenik. Diet ketogenik ini digunakan untuk terapi pengibatan penyakit epilepsi. Diet ketogenik adalah salah satu jenis diet dengan kandungan tinggi lemak dan rendah karbohidrat dan protein sehingga dapat memicu keadaan ketosis. Diet ketogenik  ini mengandung 2 hingga 4 gram lemak untuk setiap komsinasi 1 gram kaebohidrat dan protein. Diet ketogenik ini biasanya digunakan sebagai terapi penyakiy epilepsi yang menjadikan lemak sebagai sumber energi dan keton terakumulasi di dalam otak sehingga menjadi tinggi kadar letosisnya.

Keadaan ketosis dalam otak anda dipercaya dapat menghasilkan efek antikonvuldan yang dapat digunakan untuk mengurangi simptom dengan mengurangi frekuensi dan derajat kejang yang terjadi pada penyakit epilepsi.

Obat Epilepsi Tradisional lainnya dengan menggunakan monoterapi sebagai terapi untuk penyakit epillepsi. Terapi penyakit epilepsi yaitu dengan memberikan 1 jenis OEA yang sudah menjadi pilihan yang sesuai dengan jenis bangkitan atau yang sudah sesuai dengan jenis sindrom epilepsi. Obat Epilepsi Tradisional dengan terapi penyakit epilepsi ini di mulai dari dosis yang rendah dan dinaikkan secara bertahap hingga dosis efektif tercapai atau timbul efek samping.

Apabila OAE kedua telah mencapai kadar terapi untuk penyembuhan penyakit epilepsi maka OAE pertama akan diturunkan secara bertahap dan perlahan. Penambahan obat ketiga akan diberikan bila terbukti adanya bangkitan yang tidak dapat diatasi dengan penggunaan dosis maksimal pada kedua OAE pertama tadi.

Obat Epilepsi Tradisional

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Pada Anak

Obat Epilepsi Pada Anak seperti obat anti-kejang dapat anda berikan pada anak anda yang menderita penyakit epilepsi.Definisi istilah merupakan hal yang penting bila membahas penyakit epilepsi dan penyebab lain kehilangan kesadaran sementara pada anak. Diagnosisi penyakit epilepsi mempunyai implikasi medis dan sosial yang besar. Namun, banyak kasus diagnosisnya salah dan regimen obat yang diberikan tidak sesuai.

Epilepsi secara tidak langsung adalah gangguan otak yang mengahasilkan pelepasan impuls secara paroksismal dan berulang kali menyebabkan epilepsi. Diagnosis epilepsi hanya dapat ditegakkan bila telah terjadi lebih dari satu serangan epilepsi. Seorang anak yang hanya mengalami satu kali kejang tidak dapat dikatakan telah menderita epilepsi karena ia mungkin tidak akan pernah mengalami kejang lagi. Pravalensi epilepsi diantara anak-anak sekolah adalah 8 dari 1000 anak.

Obat anti epilepsi dimakan setiap hari untuk mencegah serangan epilepsi. Karena obat anti epilepsi mungkin perlu dikonsumsi bertahun-tahun, dokter akan mempertimbangkan usia dan gaya hidup anak dalam mengeluarkan resep.

Bagaimana tubuh menyerap dan mengeluarkan obat dalam tubuh berubah seiring usia. Untuk anak berusia di bawah 12 tahun, biasanya dosis obat disesuaikan dengan berat badan, dan meningkat seiring usia. Untuk anak di atas 12 tahun, biasanya dosisnya sama dengan orang dewasa.

Orang yang baru didiagnosa epilepsi disarankan untuk mengkonsumsi 1 macam obat ayan saja (disebut monotherapy). Jika jenis obat harus diubah, transisinya harus dilakukan dengan perlahan-lahan. Jika anak tetap mengalami kejang mencoba obat jenis kedua, dokter mungkin akan melakukan diagnosa ulang sebelum meresepkan obat baru.
Jika satu macam obat tidak dapat mengontrol serangan, dokter mungkin menambahkan obat kedua, sehingga anak mengkonsumsi 2 macam obat setiap hari (disebut polytherapy).

Gejala Klinis dari Penyakit Epilepsi:

  • Gejala kejang yang terjadi secara spesifik, tergantung pada jenis kejang. Jenis kejang yang terjadi pada setiap pasien dapat bervariasi, namun cenderung sama.
  • Kejang kompleks parsial yang dapat terjadi gangguan parsial.
  • Kejang absens yang mempunyai efek yang ringan dengan gangguan dan terjadinya kehilangan kesadaran.
  • Kejang tonik klonik yang pada umumnya mempunyai episode kejang-kejang yang lama dan dapat terjadi kehilangan kesadaran.
  • Somatosenori atau motor fokal yang terjadi pada kejang kompleks parsial.

Obat Epilepsi pada anak.

1. Fenitoin. Fenitoin merupakan obat anti epilepsi pilihan pertama yang digunakan untuk kejang umum, kejang tonik-klonik, dan pencegahan kejang pada pasien penderita penyakit epilepsi terutama kepala / bedah syafar. Obat epilepsi pada anak ini memiliki dosis awal penggunaan fenitoin 5 mg/kg/hari dan untuk dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari.

2. Primidon yang merupakan obat epilepsi pada anak untuk terapi kejang parsial dan kejang tink-klonik.Primidon mempunyai efek terjadinya penurunan pada neuron ekssitatori. Dosis yang digunakan untuk obat ini adalah 100-125 mg yang dikonsumsi 3 kali sehari. Efek samping yang mungkin muncul akibat konsumsi obat ini adalah pusing, mengantuk, kehilangan keseimbangan, perubahan perilaku, kemerahan pada kulit, dan impotensi.

3. Asam valproat. Obat epilepsi pada anak yang satu ini digunakan untuk pilihan pertama saat melakukan terapi kejang parsial, kejang absens, kejang mioklonik, dan kejang tonik-klonik. Obat ini berguna untuk meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi sintesis GABA. Penggunaan dosis dari Obat Epilepsi Pada Anak ini adalah dengan 10-15 mg/kg/hari. Efek samping yang mungkin timbul akibat obat asam valptroat ini adalah gangguan pencernaan, muntah, mual, dan peningkatan berat badan.

4. Lamotrigin, merupakan obat epilepsi pada anak yang termasuk jenis obat generasi baru dengan spektrum luas yang memiliki efekasi pada kejang parsial dan epilepsi umum. Dosis yang digunakan untuk mengkonsumsi Obat Epilepsi Pada Anak ini adala dengan 25-50 mg/hari. Penggunaan obat ini biasanya dapat ditoleransi pada pasien anak-anak, dewasa, dan pasien geriatri. Efek samping yang munkin ditimbulkan oleh penyakit ini adalah sakit kepala, pusing, goyah ( tidak dapat untuk berdiri tega).

Penegakan Diagnosis

Penegakan diagnosis yang mungkin dapat dilakukan untuk pemeriksaan penyakit epilepsi adalah :

1. EEG ( electroencephalogram). Pemeriksaan ini sangat berguna dalam diagnosis berbagai macam jenis epilepsi.

2. EEG mungkin normal pada beberapa pasien yang secara klinis masih terdiagnosis penyakit epilepsi dan membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan dosis obat epilepsi pada anak.

3. MRI (Magnetic resonance imaging), alat ini sangat bermanfaat khususnya dalam menggambarkan lubos temporal, Tetapi Ctscan tidak membantu, kecuali dalam evaluasi awal untuk tumor otak pendarahan serebral.

Untuk menegakkan diagnosis penyakit epilepsi ini dapat menyulitkan, dapat sering terjadi kesalahan dalam diagnosis. Dalam sejumlah kondisi penyakit epilepsi ini mungkin akan menunjukkan ciri-ciri dan gejala yang mirip dengan gejala penyakit epilepsi seperti: sinkop, hiperventikasi, migrain, narkolepsi, serangan panik, dan PNES. Sekitar satu diantara lima orang yang berada di klinik epilepsi adalah PNES dan dari mereka yang mengalami gejala PNES sekitar 10 % juga menderita penyakit epilepsi. Memisahkan kedua penyakit tersebut hanya dengan berdaraskan episode kejang saja tanpa melakukan pemeriksaan lebih jauh pada umumnya sangat sulit untuk dilakukan.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Walaupun banyak kasus yang tidak dapat dicegah, usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala saat melahirkan, dan menekan parasit dari lingkungan seperti misalnya salah satunya adalah cacing pita yang dapat memberikan hasil yang lebih efektif. Langkah yang dilakukan di salah satu wilayah untuk menurunkan tingkat infeksi cacing pita yang telah berhasil menurunkan kasus beru epilepsi sebesar 50%.

Obat Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Obat epilepsi untuk orang dewasa dapat berupa obat anti konvulsan atau juga dengan obat tradisional. Para dokter telah memperkirakan bahwa gangguan yang terjadi pada susunan saraf pusat atau otak anda merupakan salah satu penyebab penyakit ayan atau epilepsi. Rasa gembira yang berlebihan dan rasa sedih yang mendalam, gangguan sembelit dan minuman yang banyak mengandung alkohol ternyata bisa mempercepat serangan ayan.

Pertolongan Pertama Penyakit Epilepsi

Jika serangan ayan atau gejala penyakit epilepsi datang longgarkanlah pakaian yang melekat di badan penderita terutama pada leher bajunya. hal tersebut berfungsi untuk mempermudah jalan pernafasan penderita penyakit epilepsi. Buka mulut penderita dan masukan sapu tangan atau kain bersih yang digulung dengan kedua belah giginya. Ini bertujuan supaya lidah tidak tergigit.

Jangan memasukkan jari anda karena penderita dapat menggigit jari anda, dan jangan masukkan benda yang keras kedalam mulutnya karena hal tersebut dapat melukai pasien sendiri. Jagalah supaya si penderita untuk tidak melukai dirinya sendiri. Jauhkan benda-benda yang mungkin berbahaya dari tubuh penderita gejala penyakit epilepsi. Beri obat epilepsi untuk orang dewasa untuk membantu menghentikan kejang yang dialami.

Bila serangan gejala epilepsi akan datang biasanya penderita matanya menjadi berkunang kunang, kepala terasa pusing, telinga mendengar suara keras mendengung dengung, Berkeringat berlebihan dan ludah berbusa, urat uratnya kejang, muka pucat akhirnya penderita jatuh pingsan disertai jeritan atau bisa juga tertidur kadang kadang lebih dari seperempat jam.

Obat epilepsi untuk orang dewasa dengan bahan herbal

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Pertama :

Bahan yang diperlukan :
• 1 sendok serbuk daun kaki kuda
• 1/3 (sepertiga) sendok makan madu
• ¾ genggam daun meniran, sedikit madu

Proses pembuatan :

1. Caun kai kuda di keringkan, dan ditumbuk halus dan ambil saja 1 sendok makan yang di seduh dengan air panas ¾ cangkir ditambah madu 1 sendok makan. Di aduk aduk sampai rata

2. Daun meniran di cuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas . di tunggu rebusannya hingga tersisa 2 gelas saja, kemudian di tambahkan madu secukupnya, sesudah dingin kemudian di saring.

3. Jamu tersebut di minum setiap hari , bisa juga untuk pengganti minum teh, Ramuan no 2 atau ramuan meniran di minum 2-3 kali sehari , setiap kali minum ¾ gelas untuk Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa.

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Kedua

Bahan yang diperlukan :

  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • ¼ daun sembung manis,
  •  1/5 genggam daun poko,
  • dua jari kulit kina,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • tiga jari gula enau
  • air sebanyak 5 gelas

Proses Pembuatan :

1. Cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan, lalu dipotong-potong kecil-kecil.

2. Masukkan dalam wadah, tambahkan gula dan 5 gelas air. Rebus semua bahan hingga mendidih.

3. Setelah remuan matang, angkat, lalu diamkan sampai dingin. Setelah itu, rebusan tersebut disaring dan langsungh dapat anda konsumsi. Air rebusan dikonsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Ketiga

Bahan yang diperlukan :

  • daun lidah buaya sebanyak 60 gram
  • air kurang lebih 600 cc.

Proses Pembuatan :

1. daun lidah buaya terlebih dahulu harus dikupas dan dibersihkan dari kulitnya. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih.

2. Setelah dicuci bersih, direbus lidah buaya dengan menggunakan air sebanyak 600 cc, dan biarkan sampai mendidih.

3. biarkan rabusan tetap mendidih dan airnya surut hingga airnya menjadi setengahnya. air rebusan dikonsumsi dalam keadaan masih hangat. Untuk obat epilepsi untuk orang dewasa ini dapat dikonsumsi sehari dua kali.

Obat epilepsi untuk orang dewasa dengan obat antikonvulsan

  • Fenitoin, obat antikonvulsan yang dapat digunakan untuk mengatasi kejang-kejang eklamptik, namun obat ini diguna dapat menyebabkan penyakit bradikardi dan hipotensi. Dosis pada penggunaan obat ini adalah dosis awal: 10 mg/kgbb. IV per drip dengan kecepatan < 50 mg/min, diikuti dengan dosis rumatan 5 mg/kgbb. 2 jam kemudian
  • Diazepam, obat yang digunakan untuk melindungi kegawatdaruratan yang terjadi pada kejang eklampatik. Dosis pada penggunaan obat adalah Dosis : 5 mg IV.
  • Labetalol, Salah satu jenis obat epilepsi untuk orang dewasa yang dapat diberikan pada penderita yang digunakan sebagai pengobatan alternatif dari hidralazin pada penderita eklampsia. Dosis pada penggunaan obat ini adalah pada dosis awal 20 mg, dosis kedua ditingkatkan hingga 40 mg, dosis berikutnya hingga 80 mg sampai dosis kumulatif maksimal 300 mg.

Meskipun penyebab penyakit epilepsi yang anda derita biasanya tidak diketahui, namun beberapa faktor dapat menjadi penyebab timbulnya kejang pada penderita penyakit epilepsi ini. Faktor yang memicu terjadinya kejang seperti minuman beralkohol, kurang todur, tidak meminum obat sesuai dengan dosis yang sudah dijadwalkan oleh dokter yang merawat anda, obat lain yang mungkin menjadi pengganggu kerja obat penyakit epilepsi yang anda konsumsi.

Anda mungkin dapat menghindari serangan penyakit epilepsi dengan cara menghindari hal-hal yang menjadi pemicu kejang pada penyakit epilepsi. Satu dari setiap dua wanita yang menderita pneyakit epilepsi, kejang cenderung dapat terjadi pada masa menstruasi. Mengubah dosis obat epilepsi untuk orang dewasa atau menambahkan beberapa jenis obat epilepsi tertentu sebelum periode mentruasi mungkin dapat membantu anda untuk menghindari kejang.

Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Alami

Obat Epilepsi alami adalah jus anggur, selain memiliki rasa dan warna yang menarik jus anggur juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk penderita penyakit epilepsi. Epilepsi merupakan bangkitan epileptik, yaitu manifestasi gangguan otak dengan berbagai gejala klinis. Epilepsi disebabkan oleh lepasnya neuron-neuron otak secara berlebihan dan berkala tetapi reversibel dengan berbagai etiologi.

Secara klinis epilepsi sulit untuk didefinisikan. Hal ini disebabkan oleh manifestasi klinis yang sangat bervariasi mulai dari kejang umum, kejang fokal, penurunan kesadaran, gangguan tingkah laku, sampai dengan manifestasi klinis yang aneh-aneh dengan latar belakang yang sulit dimengerti. Prinsip yang harus dipegang ialah terjadinya serangan berulang kali dengan pola yang sama, tanpa memperhatikan waktu, tempat dan keadaan.

Penyakit yan tidak identik dengan keterbelakangan mental. Banyak orang ternama yang menderita penyakit epilepsi. Penyakit ini juga bukan penyakit yang disebabkan oleh roh jahat. Masayarakat awam sering salah persepsi tentang penyakit ini, menganggap bahwa epilepsi adalah penyakit kutukan dan menular. Hal tersebut justru membuat para penderita merasa rendah diri dan tidak mau bersosialisasi dengan leingkungan liar. Itu akan menimbulkan efek negatif untuk hidup penderita.

Obat Epilepsi Alami

Obat tradisional untuk penyakit ayan ini adalah bahan-bahan alami yang diambil dari alam dan tidak memiliki efek samping. Berkut beberapa cara pengobahan obat epilepsi alami yang dapat anda terapkan dirumah :

Cara Pertama Obat Epilepsi alami

Ambil daun meniran 3/4 genggam dicuci bersih terus direbus dengan air bersih 3 gelas. Biarkan rebusan tetap mendidih dan tersisa hingga 3/4 nya. Setelah dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah mengkonsumsi ramuan ini sebanyak 3 x sehari secara rutin.

Cara Kedua Obat Epilepsi Alami

Ambil daun pegangan atau kaki kuda yang sudah dikeringkan. Tumbuk daun pegagan sampai halus. Setelah halus, ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih sebanyak 3/4 gelas dan tambahkan madu 1 sendok makan. Diamkan sebentar dan setelah hangat-hangat kuku minumkan pada penderita penyakit epilepsi sebagai pengganti minum teh. Ini dilakukan beberapa hari bilamana si sakit merasa haus.

Cara Ketiga Obat Epilepsi Alami

sediakan daun sambiloto 30 gram, daun sambung nyawa 7 lembar, daun meniran 30 gram, daun jinten 30 gram, gula merah, serta air lebih kurang 600 cc. Cara membuatan ramuan ini yaitu, semua bahan kecuali gula merah, cuci hingga bersih. Kemudian semua bahan-bahan tersebut direbus dengan 600 cc air bersih sampai mendidih. Biarkan hingga airnya surut menjadi setengahnya. Setelah ramuan matang, rebusan tadi disaring dan dapat anda konsumsi sehari dua kali, selagi air rebusan masih hangat.

Penyebab Epilepsi

Penyakit epilepsi Tau yang lebih sering kita kenal dengan penyakit ayan bukanlah jenis penyakit yang dapat menular, karena bukan disebabkan oleh serangan virus atau bakteri. Penyakit epilepsi bisa menyerang siapapun, meski dari riwayat keluarga, tidak pernah satupun mengalami penyakit epilepsi. Ada beberapa sebab khusus terjadinya penyebab epilepsi, antara lain :

1. Karena menderita tumor otak, khususnya pada usia belia (anak – anak).

2.Terjadinya kerusakan otak janin saat di kandungan disebabkan ibu janin mengkonsumsi obat – obatan tertentu atau minum – minuman alkohol, atau mengalami infeksi.

3. Pernah mengalami cidera kepala, hingga menyebabkan gangguan sistem syaraf otak.

4. Kesalahan dalam proses persalinan, sehingga terjadi kelainan pada bayi, menyebabkan bayi kurang mendapatkan oksigen ke otak.

5. Terjadi peradangan otak, stroke dan lain sebagainya.

Serangan Epilepsi

Serangan pada penyakit epilepsi biasanya berupa kejang. Kejang yang dialami dapat dibagi menjadi beberapa jenis kejang yang dapat diringankan dengan Obat Epilepsi Alami. Berikut ini beberapa jenis kejang yang dapat terjadi pada saat penyakit epilepsi menyerang, seperti :

1. Kejang-kejang parsial. Kejang-kejang yang muncul sebagai hasil dari aktifitas otak yang tidak normal pada satu bagian otak tersebut. Kejang-kejang jenis ini terdiri dari dua kategori. Simple partial seizures (kejang-kejang parsial sederhana) yang tidak menghasilkan efek kehilangan kesadaranpada penderita. Kejang-kejang ini mungkin akan mengubah emosi atau berubahnya cara memandang, mencium, merasakan, mengecap, atau mendengar. Kejang-kejang ini bisa juga menghasilkan hentakan bagian tubuh secara tidak sengaja, seperti tangan atau kaki, dan gejala sensorik secara spontan seperti perasaan geli, vertigo dan berkedip terhadap cahaya. Complex partial seizures (kejang-kejang parsial kompleks) yang mampu menghasilkan perubahan kesadaran, itu karena anda kehilangan kewaspadaan selama beberapa waktu.

2. Kejang-kejang general atau kejang yang melibatkan seluruh bagian otak anda. Empat tipe dari kejang-kejang general adalah Absence seizures (juga disebut petit mal), kejang yang memiliki dikarakteristikan oleh gerakan tubuh yang halus dan mencolok, dan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran secara singkat. Myoclonic seizures kejang yang biasanya dapat menyebabkan hentakan atau kedutan secara tiba-tiba pada tangan dan kaki penderita penyakit epilepsi. Atonic seizuresn dikenal dengan drop attack, kejang-kejang yang dapat menyebabkan hilangnya keselarasan dengan otot-otot dan dengan tiba-tiba collapse dan terjatuh. Tonic-clonic seizures (juga disebut grand mal) kejang yang memiliki intensitas yang paling sering terjadi. Memiliki karakteristik dengan hilangnya kesadaran, kaku dan gemetar, dan hilangnya kontrol terhadap kandung kemih atau serasa ingin buang air kecil.

Obat Epilepsi Alami

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Herbal

Obat epilepsi Herbal salah satunya dengan menggunakan rebusan lidah buaya. Penyakit Epilepsi adalah sindrom klinis yang ditandai dengan adanya dua atau lebih dari 2 bangkitan. Sebagian besar kangkitan akan timbul tanpa provokasi akibat kelainan abnormal primer di otak dan bukan sekunder oleh penyebab sistemik.

Gejala Epilepsi

Gejala epilepsi yang ditimbulkan biasanya jika akan terjadi serangan adalah pandangan kunang-kunang, indera penciuman menjadi tajam dapat mencium bau yang wangi maupun busuk, jatuh secara tiba-tiba, alat pendengaran pun kurang sempurna Manifestasi klinisnya dapat berupa gangguan kesadaran, perilaku, emosi, fungsi motorik, persepsi, dan sensasi yang dapat terjadi tersendiri ataupun dalam kombinasi.

Sampai saat ini masih belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit epilepsi secara tuntas. Obat epilepsi herbal yang digunakan hanya membantu mengatasi serangan. Kadang jika mengonsumsi obat medis akan memiliki efek samping, namun jika mengonsumsi obat herbal yang berasal dari alam tidak memiliki efek samping.

Banyak bahan makanan alami yang baik untuk mengatasi serangan epilepsi ini :

Resep Obat Epilepsi Herbal Pertama

Bahan-bahan yang diperlukan : ¼ genggam daun seruni putih,  tiga jari gula enau, ¼ daun sembung manis, 1/5 genggam daun poko, ¼ genggam daun jintan, dua jari kulit kina, 1/3 genggam daun kaki kuda, dan air besih sebanyak 5 gelas.

Cara Pembuatan obat epilepsi dan pemakaian : cuci semua bahan-bahan yang sudah disediakan kecuali gula enau, cuci sampai bersih. Potong-potong semua bahan yang sudah dicuci. Setelah itu, semua bahan tersebut direbus dengan 5 gelas air hingga mendidih dan biarkan airnya menjadi setengahnya. Setelah matang, angkat, lalu diamkan sampai dingin. Setelah itu, rebusan tersebut disaring. Air rebusan dikonsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

Resep Obat Epilepsi Herbal Kedua

Bahan-bahan yang diperlukan : daun meniran 3/4 genggam, 3 gelas air bersih

Cara pembuatan obat epilepsi dan pemakaian : Ambil daun meniran 3/4 genggam yang sudah anda sediakan, lalu dicuci hingga bersih. Kemudian semua bahan direbus dengan air bersih 3 gelas tunggu sampai mendidih dan biarkan ramuan tersebut tetap mendidih hingga surut menjadi 3/4 nya. Setelah ramuan dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah 3 x sehari secara rutin.

Resep Obat Epilepsi Herbal Ketiga

Bahan-bahan yang diperlukan : daun pegagan 15 lembar, temulawak 5 iris, meniran 7 tanaman kecil, ciplukan 3 tanaman kecil 25 gram dan kumis kucing 30 gram.

Cara pembuatan obat epilepsi dan pemakaian : Cuci semua bahan hingga bersih dan rebus semua bahan dengan menggunakan 5 gelas air. Tunggu hingga mendidih dan diamkan hingga tersisa 2 gelas. Minum ramuan ini sehari 2 kali, sekali minum 2 gelas.

Untuk anda penderita epilepsi yang sedang mengandung atau sedang menyusui, ada baiknya untuk tidak mengkonsumsi ramuan Pegagan ini. Penderita penyakit diabetes dan hyperlipidemia juga perlu waspada ketika hendak menggunakan ramuan obat epilepsi herbal dari pegagan ini karena tanaman pegagan dilaporkan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan lemak darah.

Pada beberapa kasus yang terjadi, penggunaan ramuan dari tanaman Pegagan ini dapat menjadi pemicu timbulnya gejala alergi kulit, termasuk rasa panas seperti terbakar. Perlu anda perhatikan untuk mengkonsumsi ramuan pegagan dalam jangka waktu yang panjang juga dapat menyebabkan infertilitas. Konsumsi ramuan Pegagan baik untuk obat epilepsi herbal maupun obat herbal lainnya juga sebaiknya harus selalu diwaspadai bagi Anda yang sedang menggunakan obat-obatan seperti antiplatelet, termasuk aspirin.

Catatan : Untuk anda yang menderita penyakit epilepsi atau penyakit ayan sebaiknya tidak mengonsumsi : otak, jeroan, lemak dan telur.

  • Kacang-kacangan dan biji-bijian. Kacang-kacangan memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Untuk penderita penyakit epilepsi tidak diizinkan untuk mengkonsumsi kacang-kacangan atau karbohidrat yang terlalu tinggi karena dapat menyebabkan terjadinya kambuhan pada penyakit tersebut.
  • Makanan yang mengandung zat glutamine dan asam amino, seperti pada: kacang-kacangan, biji-bijian, oat, dan gandum. Jika anda mengkonsumsi makanan yang mengandung glutamine ini maka penderita penyakit epilepsi memiliki kemungkinan untuk kambuh dan akan sangat besar dan sangat mungkin terjadi.
  • Hindari makan jeroan serta beberapa makanan berikut, seperti: kuning telur, kaki sapi, lemak udang.

Penyebab Epilepsi

Epilepsi bukan lah penyakit tunggal, melainkan suatu penyakit yang dapat dihasilkan oleh sejumlah gangguan yang berbeda-beda. Penyebab dari penyakit ini dapat diidentifikasikan sebagai masalah :

Penyebab Genetik yang diyakini ikut terlibat dalam sebagian besar kasus baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa jenis penyakit epilepsi disebabkan oleh adanya kerusakan gen tunggal yang sebagian besar gen tersebut adalah akibat dari interaksi dari beberapa gen dan faktor lingkungan.

Penyebab Sekunder dari penyakit epilepsi yang dapat terjadi sebagai akibat dari sejumlah kondisi lain yang meliputi : tumor, stroke, cedera kepala, infeksi sistem saraf pusat terdahulu, abnormalitas genetik, dan sebagai akibat kerusakan otak saat persalinan. Risiko epilepsi setelah mengalami meningitis atau radang selaput otak adalah kurang dari 10%; penyakit tersebut umumnya menyebabkan kejang selama terjadinya infeksi itu sendiri

Penyebab Sindrom yang berasal dari sejumlah sindrom epilepsi yang biasanya dikelompokkan menurut usia pada saat awal mulanya serangan yaitu pada : periode neonatus, kanak-kanak, dewasa, dan serangan tanpa hubungan usia yang erat.

Obat Epilepsi Herbal

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Pemeriksaan Epilepsi

Pemeriksaan epilepsi dapat dilakukan setelah anak anda mengalami kejang-kejang lebih dari 2 kali. Faktor penyebab penyakit epilepsi ini salah satunya adalah faktor genetik. Faktor genetik ini merupakan faktor yang mempunyai peran yang penting teritama pada kasus-kasus epilepsi yang muncul. Penyakit epilepsi atau penyakit ayan pasca trauma cenderung mempunyai riwayat keluarga khususnya seorang ibu yang menderita epilepsi. Faktor genetik juga sangat berperan penting pada anak-anak yang menderita kejang demam.

Pemeriksaan epilepsi yang dilakukan untuk penunjangan  yang dapat antara lain :

– EEG(Electroencephalography), pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur implus di dalam otak. Pemeriksaan EEG cukup membantu dalam melakukan konfirmasi diagnosa epilepsi, namun sebaliknya banyak pula kasus epilepsi yang EEGnya normal. Hal ini disebabkan karena pada pemeriksaan EEG rutin biasanya 20-30 menit saja dan waktu tersebut tidak cukup lama untuk mendeteksi bangkitan episodik serangan kejang.

Pemeriksaan epilepsi lainnya yang dapat dilakukan adalah CT Scan dan MRI, 

Selain itu, kadang-kadang fokus epilepsi berada jauh di dalam otak sehingga tidak terekam pada EEG yang hanya ditempelkan pada kulit kepala. Semua kasus dengan riwayat kejang umumnya memerlukan pemeriksaan CT Scan atau MRI untuk menentukan adanya kelainan struktur otak.

Pemeriksaan punksi lumbal dan nalaisi umumnya tidak perlu dilakukan (sebagai evaluasi awal) pada kasus kejang, kecuali bila ada alasan khusus.

Gejala Awal Penyakit Epilepsi

  1. Kejang umum. Kejang yang melibatkan semua daerah otak. Kejang ini disebut juga dengan kejang grand mal. Penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang ini mungkin akan menanggis atau membuat suara.
  2. Tidak sadar. Tidak sadar atau kejang mel petit yang merupakan kejang yang paling umum dialami pada masa anak-anak. Apabila penderita mengalami kejang ini mungkin ia akan mengalami penurunan kesadaran yang berupa tatapan mata yang kosong, melakukan gerakan berkedip atau gerakan kecil yang berulang, atau dapat juga terjati kejang yang singkat.
  3. Kejang parsial. Kejang ini juga sering disebut dengan kejang lokal yang hanya melibatkan sebagian dari otak, sehingga hanya begian tubuh tertentu yang akan dipengarui oleh otak. Seperti halnya jika otak yang mengendalikan tangan yang terlibat, maka hanya tangal saja yang akan menunjukkan gerakan tersentak.

Dilihat dari gejala yang muncul ada baiknya anak segera dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan epilepsi dan perawatan serta obat penyakit ayan atau epilepsi untuk membantu mengurangi kejang akibat dari penyakit epilepsi yang terjadi.

Pemeriksaan Epilepsi

Pemeriksaan yang dilakukan pada pasien penderita epilepsi yang akan dilakukan adalah :

1. Pemeriksaan epilepsi dengan melihan keadaam umum. Pada pasien yang mengalami penyakit epilepsi ini sewaktu dilakukan pengkajian biasanya akan mengalami kejang dan kesadaran compos mentis.

2. Pemeriksaan antropomeri. Pemeriksaan dengan cara ini ditujukan untuk mengetahui berat badan dan tinggi badan. Karena pada penderita penyakit epilepsi biasanya ada yang mengalami retradari mental sehingga tak jarang tubuh akan mengalami kelainan, kemungkinan kelainan yang terjadi seperti tubuh anak yang menjadi lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak seusianya.

3. Pemeriksaan epilepsi umum. Pada pemeriksaan umum ini bagian tubuh yang biasa akan dilakukan pemeriksaan meliputi :

  • Pemeriksaan kepala dengan melihat ukuran dari kepala pasian, kesimetrisan, distribusi rambut, dan lingkar kepala pasien. Pada pasien penderita penyakit epilepsi biasanya klien mengeluhkan nyeri oleh karena adanya spasme atau penekanan pada tulang tengkorak akibat peningkatan TIK sewaktu kejang
  • Pemeriksaan mata dengan memeriksan ketajaman penglihatan, gerakan ekstra ocular, kesimetrisan, penglihatan warna, warna konjungtiva, warna sclera, pupil, reflek cahaya kornea. Pada penderita epilepsi biasanya akan cenderung seperti melotot bahkan pada sebagian anak lensa mata dapat terbalik sehingga pupil tidak Nampak.
  • Pemeriksaan epilepsi pada hidung seperti fungsi penciuman, kesimetrisan, amati ukuran dan bentuk, kebersihan dan epitaksis. Pada penderita epilepsi jarang di temukan kelainan yang terjadi pada hidung.
  • Pemeriksaan pada mulut meliputi : pemeriksaan bibir terhadap warna, kelembaban, lesi, gusi, lidah dan dalam palatum terhadap kelembaban, pendarahan, jumlah gigi dan tonsil. Pada penderita epilepsi biasanya ditemukan adanya kekakuan pada rahang.
  • Pemeriksaan pada telinga seperti: hygiene, kesimetrisan, ketajaman pendengaran.
  • Pemeriksaan pada leher seperti : pemeriksaan gerakan kepala ROM (Range Of Motion), pembengkakan dan distensi vena. Pada sebagian penderita epilepsi juga ditemukan kaku kuduk pada leher.
  • Pemeriksaan pada dada seperti : dilihat dari kesimetrisan dada, amati jenis pernafasan,   amati kedalaman dan regularitas, bunyi nafas dan bunyi jantung.
  • Pemeriksaan pada abdomen seperti : pemeriksaan yang dilakukan untuk memeriksa warna dan keadaan kulit abdomen, auskultasi bising usus, perkusi secara sistemik pada semua area abdomen, palpasi dari kuardan bawah keatas. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat adanya spasme abdomen.
  • Pemeriksaan Ekstermitas bagian atas seperti : kesimetrisan, antara tangan kanan dan kiri, kaji kekuatan ektermitas atas dengan menyuruh anak meremas jarinya. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat aktivitas kejang pada ekstermitas. Bawah seperti : pengkajianya meliputi kesimetrisan antara kaki kanan dan kiri, kaji kekuatan ektermitas bawah. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat aktivitas kejang pada ekstemitas yang dapat diberikan obat ayan atau epilepsi untuk mengurangi kejang.
  • Pemeriksaan epilepsi pada genetalia seperti ; pemeriksaan kulit sekitar daerah anus terhadap kemerahan dan ruam, pemeriksaan anus terhadap tanda-tanda fisura, hemoroid, polip, atresia ani

Pemeriksaan Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap