Obat Epilepsi Dari Tumbuhan

Kondisi gangguan atau kelainan pada sel saraf pada otak dapat menyebabkan penyakit epilepsi. Penyakit epilepsi yang dapat menyebabkan gerak tubuh tidak dapat terkontrol dengan baik. penyebab untuk terjadi nya penyakit epilepsi ada berbagai macam dari mulai ada nya faktor genetik, hingga penyakit pada otak sehingga mengganggu sel saraf dapat menyebabkan penyakit epilepsi untuk terjadi. Anak anak yang menderita penyakit epilepsi dapat dipengaruhi faktor orang tua atau faktor genetik. Selain itu orang dewasa pun juga dapat dengan mudah untuk mengalami penyakit epilepsi jika tidak menjalani pola hidup yang sehat. karena pengaruh makanan dapat menyebabkan penyakit yang resiko nya bisa menyebabkan penyakit epilepsi.

penyakit epilepsi
penyakit epilepsi

Obat Epilepsi Dari Tumbuhan

Ada beberapa bahan alami yang dapat di gunakan untuk menjadi obat epilepsi alami. obat epilepsi alami jika di konsumsi memang tidak akan menyembuhkan, tetapi bisa di gunakan untuk mencegah gejala dari penyakit epilepsi yang dapat kambuh cukup sering. Jika penyakit epilepsi sering kambuh juga bisa berbahaya, oleh sebab itu penyakit epilepsi harus diobati dengan menggunakan obat epilepsi dari tumbuhan, sebagai berikut :

  • Daun jinten

Daun dari jinten dapat di gunakan untuk menjadi obat epilepsi dari tumbuhan. Daun jintan akan menyehatkan tubuh sehingga ketika di konsumsi akan menurunkan resiko untuk kambuh nya epilepsi. Penggunaan daun jinten dapat di rebus, untuk di minum air rebusan nya sehingga dapat di konsumsi dengan mudah.

  • Daun pegagan

Daun pepagan merupakan obat epilepsi dari tumbuhan yang dapat di gunakan dengan mudah untuk di konsumsi. karena cukup di rebus saja, maka daun pegagan dapat menghasilkan obat epilepsi dari tumbuhan yang cukup ampuh untuk mengatasi gejala epilepsi dan juga mencegah gejala nya agar tidak kembali terjadi jika di konsumsi setiap hari.

  • Daun mint

Daun mint selain bagus untuk kulit dan menghilangkan bekas luka atau bintik merah pada kulit, juga dapat di gunakan untuk menjadi obat epilepsi dari tumbuhan yang akan untuk di gunakan. Daun mint dapat dicampurkan pada air untuk di rebus atau langsung di minum sebagai obat.

  • Bawang putih

Bawang yang dapat menjadi obat epilepsi dari tumbuhan salah satu nya yaitu bawang putih. Penggunaan bawang putih yang di konsumsi dapat menyembuhkan epilepsi agar tidak kambuh lagi yang bisa menyebabkan kejang pada tubuh.

  • Kumis kucing

Kumis kucing dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi. sehingga jika kumis kucing di konsumsi pada saat gula darah naik maka dapat mencegah penyakit epilepsi untuk kambuh.

  • Air kelapa

Minum air kelapa sangat bagus untuk tubuh karena dapat menghilangkan racun di tubuh, selain itu air kelapa juga dapat menjadi obat epilepsi dari tumbuhan agar epilepsi tidak sering kambuh.

Cara Pencegahan Penyakit Epilepsi

Pencegahan dapat di lakukan pada penyakit epilepsi sehingga gejala seperti kejang, sesak nafas, gangguan berbicara, hingga kehilangan kesadaran dapat di minimalisir resiko nya dengan melakukan pencegahan penyakit epilepsi. Cara cara pencegahan nya dapat di lakukan seperti berikut :

  • Hindari stress

Pencegahan pada penyakit epilepsi dapat di lakukan dengan mengatur tekanan emosi. Emosi yang tidak stabil bisa menyebabkan stress yang bisa menimbulkan penyakit. jika tekanan emosi tidak stabil akibat stress, maka dapat mengganggu sel saraf. Oleh sebab itu kelola emisi dengan baik, dengan melakukan olahraga atau mengatasi stress dengan cara yang menyenangkan.

  • Lindungi kepala

Kepala merupakan organ tubuh yang penting untuk di lindungi dari benturan sehingga tidak menyebabkan cedera pada kepala. Kepala yang di lindungi dengan baik, dapat mencegah untuk terjadi cedera yang bisa membuat otak hingga saraf terganggu sehingga dapat menyebabkan penyakit epilepsi. Pakailah pelindung kepala yang terpercaya sehingga kepala akan aman.

  • Hindari lemak jenuh

Makanan yang mengandung lemak jenuh tidak baik untuk di konsumsi karena dapat meningkatkan kadar kolesterol hingga aliran darah yang tersumbat. Pencegahan penyakit epilepsi juga bisa dengan mudah untuk menghindari lemak jenuh, yang dapat membuat kondisi tubuh menderita penyakit stroke yang juga dapat memicu untuk terjadi nya epilepsi.

  • Kurangi garam

Selain lemak jenuh, garam juga harus di hindari atau di kurangi jumlah kadar nya. penggunaan secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit epilepsi yang di tandai dengan tekanan darah yang akan naik. Oleh sebab itu garam tidak baik untuk di konsumsi terlalu banyak pada makanan.

  • Tidak menggunakan narkoba

Selain asupan makanan, penyakit epilepsi dapat terjadi akibat dari efek samping penggunaan . jenis obat yang dapat memicu untuk terjadi nya penyakit kejang epilepsi yaitu obat ilegal seperti narkoba yang dapat menyebabkan rasa candu untuk pemakaian walaupun hanya sekali pakai. Oleh sebab itu jenis obat ini tidak baik untuk di konsumsi.

  • Kurangi asupan gula

Gula yang terlalu banyak juga tidak baik untuk di konsumsi. karena kadar gula yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyakit epilepsi kambuh. Kurangi gula pada makanan atau minuman sehingga rasa nya tidak terlalu manis dan meningkatkan kadar gula untuk naik.

  • Perbanyak makan sayur

Makanan yang baik untuk di konsumsi dan dapat mencegah penyakit epilepsi merupakan makanan yang terdiri dari sayuran yang alami sehingga tidak membahayakan kesehatan tubuh dan meningkatkan kadar yang tidak baik di dalam tubuh.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Obat Epilepsi

Kapsul Herbal Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Herbal Alami, Aman Dikonsumsi dan Ijin Edar Produksi 503/4683/2

Seputar Penyakit Epilepsi dan Pengobatannya

Epilepsi atau ayan dikenal sebagai salah satu penyakit tertua di dunia (2000 tahun SM) dan menempati urutan kedua dari penyakit saraf setelah gangguan peredaran darah otak. Dengan terapi yang baik maka penderita dapat dibebaskan dari penyakit ini.

Walaupun penyakit epilepsi telah lama dikenal masyarakat, tetapi pengertian mengenai penyakit ini masih sangat kurang, bahkan terkadang salah, sehingga penyakit ini sering digolongkan sebagai penyakit gila, kutukan, atau turunan. Akibatnya, penderita tidak diobati atau bahkan disembunyikan.

Epilepsi sendiri merupakan bangkitan epileptik, yaitu manifestasi gangguan otak dengan berbagai gejala klinis. epilepsi disebabkan oleh lepasnya neuron-neuron otak secara berlebihan dan berkala tetapi reversibel dengan berbagai etiologi.

Ayan atau epilepsi adalah penyakit saraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak berulang-ulang. Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf yang bertugas mengkoordinasikan semua aktivitas tubuh. Namun pada penderita ayan atau epilepsi kadangkala tidak berakivitas sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor seperti trauma kepala, tumor otak, dsb.

Penyebab epilepsi dibagi menjadi 2 golongan, yaitu :

1. Epilepsi idiopatik, penyebabnya tidak diketahui, meliputi 50 % penderita epilepsi anak. Awitan biasanya pada usia lebih dari 3 tahun.

2. Epilepsi simtomatik, penyebabnya sangat bervariasi, bergantung pada usia awitan.

Gejala dari serangan epilepsi yang sering terjadi antara lain :

1. Kejang dapat berupa kejang setempat (fokal) atau pada seluruh tubuh.

2. Gangguan aktivitas, gerakan abnormal, atau gerakan yang aneh, misalnya sering jatuh tanpa sebab, senang memukul, mendadak diam atau mulut berkomat-kamit dan lidah berkecap-kecap.

3. Gangguan atau geraan abnormal pada mata

4. Nyeri

5. Gangguan berbicara

6. Halusinasi

7. Melakukan sesuatu dengan spontan

Solusi mengatasi dan menyembuhkan epilepsi

Dengan mempelajari arti dan gejala dari epilepsi secara dini. Epilepsi sebenarnya dapat diatasi dan ditangani sedini mungkin dengan Kapsul Herbal epilepsi yang merupakan ramuan herbal alami yang membantu mengatasi penyakit epilepsi dan memperbaiki sel-sel saraf yang rusak.

Kapsul Herbal Epilepsi ini diracik dari tetumbuhan alami berupa pegagan, meniran, daun jintan, dan daun mint. Kesemua bahan tersebut dipercaya dapat membantu mengatasi penyakti epilepsi beserta gejalanya.

Tiap Kapsul Obat Epilepsi ini mengandung bahan herbal alami dan aman dikonsumsi, diantaranya :

1. Centela asiatica (daun pegagan)
2. Phylantus urinaria folium (daun meniran)
3. Coleus amboinicus folium ( daun jintan)
4. Mentha arvensis (daun mint)

Secara empiris, kesemua bahan yang terkandung dalam tiap kapsul epilepsi ini bermanfaat untuk membantu mengatasi penyakit epilepsi dan memperbaiki sel-sel saraf yang rusak.

Aturan Minum Obat Epilepsi :

– Diminum 3 x 1-2 kapsul perhari

Obat Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Contoh SMS :
Pesan Obat Epilepsi, 3 Botol, Atika Saudah, Jl. Achmad Yani No. 50 Banjarbaru – Kalimantan Selatan 70713

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Obat Epilepsi ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Obat Tradisional Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat disembuhkan dengan Obat Tradisional Epilepsi. Sebagian besar masyarakat masih menganggao bahwa epilepsi yang lebih dikenal masyarakat dengan berbagai nama diantaranya ayan atau sawan, disebabkan tau dipengaruhi oleh kekuatan supranatural dan tiap jenis serangan dikaitkan dengan nama roh atau setan. Kurangnya pengertian tentang epilepsi dikalangan keluarga dan masyarakat merupakan sebab utama menagapa masalah epilepsi belum ditanggulangi dengan baik.

Dalam dunia medis sendiri, epilepsi adalah penyakit yang diakibatkan karena  kelainan saraf pada otak yang menyebabkan kejang berulang pada penderitanya. Jadi tidak ada  hubungannya dengan kekuatan supranatural yang dipercaya oleh masyarakat.

Epilepsi memiliki gejala yang menyerupai gangguan histeria yaitu hilangnya kesadaran dan kontrol terhadap anggota tubuh. Penyakit Epilepsi merupakan gangguan yang terjadi karena adanya ketidaknormalan fungsi seluruh atau sebagian otak yang dapat dilihat melalui pemeriksaan elektro ensefalografi (EEG) atau magnetic resonance imaging (MRI). Sedangkan pada penderita histeria tidak ditemukan adanya gangguan fisik yang dapat menjelaskan gejala-gejala tersebut dan terdapat bukti adanya penyebab secara psikologis dalam bentuk hubungan kurun waktu yang jelas dengan masalah-masalah atau kejadian-kejadian yang menimbulkan stres atau hubungan interpersonal yang terganggu.
Namun beberapa penyebab berikut ini dapat mengakibatkan epilepsi.

  • Stroke atau kanker otak.
  • Keracunan zat kimia tertentu.
  • Penyakit yang disebabkan oleh infeksi, misalnya: infeksi sumsum tulang belakang, infeksi selaput otak, gangguan metabolisme,
  • Ada pergantian zat kimia didalam otak kita
  • mengalami cedera atau luka di bagian kepala hingga mengakibatkan trauma otak
  • masalah fisik atau mental
  • Pada sistem kelahiran, berlangsung luka pada kehamilan
  • Dapat juga dikarenakan factor lingkungan

Ramuan Untuk OBat Epilepsi

Ramuan Obat Tradisional epilepsi pertama :

Tumbuk 5 gram buah cabai jawa kering, tambahkan madu secukupnya, lalu aduk sampai rata
Pemakaian : Minum sekaligus ramuan tersebut. Konsumsi ramuan ini untuk mengurangi gejala penyakit epilepsi yang terjadi pada diri anda.

Ramuan Obat Tradisional epilepsi kedua :

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah daun lidah buaya sebanyak 60 gram dan air bersih kira – kira 600 cc.

Cara membuatnya dengan memisahkan buah lidah buaya dan kulitnya dengan dikupas hingga tersisa buahnya saja. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih. Rebus lidah buada dengan air bersih hingga mendidih. biarkan hingga airnya surut menjadi setengahnya. Ada baiknya anda mengkonsumsi rebusan lidah buaya ini dalam keadaan masih hangat. Dan diminum sehari dua kali.

Ramuan Obat Tradisional epilepsi ketiga :

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah gula aren dan daun kaki kuda kering secukupnya.

Cara membuat ramuan ini dengan mencuci semua daun kaki kuda terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Tumbuk daun kaki kuda sampai benar-benar halus. Lalu ambil satu sendok daun kaki kuda yang sudah dihaluskan, dan kemudian tambahkan gula aren secukupnya, lalu seduh dengan air mendidih sebanyak satu gelas. Aduk hingga merata, lalu disaring dan ramuan ini siap untuk diminum. Dikonsumsi secara teratur.

Beberapa hal yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi

Banyak hal yang perlu anda ketahui mengenai hal apa saja yang harus di hindari jika penderita mengalami penyakit epilepsy. Beberapa hal yang dapat anda lakukan adalah :

  • Akan lebih baik lagi jika anda menemani anak anda saat bermain,
  • jangan biarkan pikiran anak anda kosong pada penderita epilepsi yang akan menyebabkan terjadinya kejang-kejang yang mendadak ,
  • hindari di sekitar tubuh penderita penyakit epilepsi dari benda yang berbau tajam atau dapat membahayakan dirinya.

Pola makan yang anda terapkan bisa menjadi penyebab mengapa suatu peyakit menyerang tubuh anda termasuk dengan penyakit epilepsi ini. Pola makan yang baik dapat menjadi Obat Tradisional Epilepsi. Pola makan yang buruk mengakibatkan penyakit bermunculan. Tidak terkecuali pada penderita penyakit epilepsi. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga agar penyakit epilepsi ini tidak kambuh lagi dan ada juga beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit epilepsi.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan ini baik untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit epilepsi dan termasuk Obat Tradisional Epilepsi:

  • Sayuran segar seperti brokoli, kol, bayam, selada, kapsikum, timun, dll
  • Kacang-kacangan
  • Jamur
  • Buah-buahan
  • Beras coklat
  • Ikan, daging

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau tidak dikonsumsi oleh penderita epilepsi

  • Makanan yang mengandung gula refinasi seperti semua jenis selai, minuman kaleng, es krim, permen, kue, dll karena konsentrasi pada gula yang tinggi dapat membahayakan keadaan orang dengan penyakit epilepsi.
  • Buah kering yang sangat manis atau seperti mangga kering dan jenis buah kering lainnya
  •  Makanan yang asin sebaiknya dijauhkan dari penyakit epilepsi terlebih pada anak-anak. Makanan yang asin seperti snack anak dan lain sebagainya.
  • Makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung refinasi (misalnya tepung terigu putih, tepung beras putih dll)

Penyakit epilepsi atau penyakit ayan juga bisa menyerang pada bayi yang masih berumur kurang dari satu bulan. Gejala epilepsi yang mungkin akan ditunjukkan oleh anak anda adalah gerakan bola mata anak anda yang bergerak dengan cepat. Kelopak mata yang terus berkedip-kedip. Wajah anak anda yang mulai meringis. Atau dapat juga ditandai dengan adanya kejang sesaat yang terjadi pada salah satu anggota gerak. Anda dapat membantuny dengan Obat Tradisional Epilepsi.

Obat Tradisional Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Kehamilan

Obat epilepsi kehamilan mungkin diperlukan untuk kehamilan pada wanita penyandang epilepsi tergolong mempunyai faktor risiko tinggi.  Banyak penelitian mengatakan terdapat peningkatan risiko komplikasi obstetrik pada wanita hamil yang menyandang epilepsi dibandingkan dengan kehamilan normal. Hal ini disebabkan adanya pengaruh kehamilan terhadap epilepsi dan sebaliknya, pengaruh epilepsi terhadap janin dan pengaruh obat anti epilepsi terhadap perkembangan janin. Untuk menanggulangi banyaknya resiko yang terjadi pada wanita hamil yang memiliki penyakit epilepsi ini, maka diperlukan kerja sama antara dokter ahli kandungan dan dokter ahli neurologi. Kerjasama ini dilakukan agar bayi dan ibu mengalami keselamatan jasmani dan rohaninya.

Pengaruh kehamilan terhadap epilepsi didapatkan sepertiga wanita akan mengalami peningkatan serangan penyakit epilepsi, sepertiga wanita akan mengalami perubahan serangan dan sepertiga wanita lagi akan mengalami penurunan frekuensi serangan.

Wanita penyandang epilepsi yang makin sering mengalami serangan kejang setiap bulannya sebelum hamil, frekuensi serangannya akan meningkat selama kehamilan berlangsung, sedangkan wanita penyandang epilepsi yang dalam waktu sembilan bulan tidak pernah kejang atau hanya satu kali, tidak akan mengalami peningkatan serangan kejang selama hamil.

Obat epilepsi kehamilan seperti valproate natrium dikaitkan dengan risiko 10% dari kelainan janin bila dikonsumsi selama kehamilan, dibandingkan dengan berisiko empat hingga lima persen dengan obat anti-epilepsi lainnya, dan 2-3 persen per risiko pada bayi pada umumnya.

Pada wanita hamil volume plasma akan meningkat kira-kira sepertiga pada trisemeter ketiganya. Hal seperti ini disebabkan dari adanya efek dilusi. Penentuan dan angka penurunan dari konsentrasi obat anti epilepsi berbeda untuk setiap jenis obat ayan atau epilepsi yang diberikan untuk obat epilepsi kehamilan. Penurunan kadar obat dalam darah untuk fenitoin kira-kira 80% terjadi pada trisemester pertama, hal tersebut terjasi juga serupa dengan fenobarbital. Untuk karbamazepin terbesar terjadi penurunannya pada trisemester ketiga. Pada wanita hamil dengan bangkitan dan telah mendapat obat anti epilepsi yang diberikan untuk obat epilepsi kehamilan.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan selama masa kehamilan berlangsung yaitu:

  • Dilakukan pemeriksaan kadar obat dalam darah
  • Dilakukan pemeriksaan EEG
  • Pemeriksaan CT Scan, bila ada kelainan neurologik, dilakukan tergantung pada stadium kehamilan.
  • Perubahan-perubahan konsentrasi obat anti epilepsi secara teratur harus dimonitor setiap bulan.

Komplikasi Saat Kehamilan

Pada wanita hamil yang menderita penyakit epilepsi cenderung memperoleh komplikaso obstetrik yang terjadi selama dalam masa. Pengaruh dari penyakit epilepsi terhadap kehamilan seseorang adalah :

  • Berat badan dari bayi yang akan dilahirkan rendah yang kurang dari 2500 gram. Fakta ini telah ditemukan pada 7-10 % kasus epilepsi pada kehamilan.
  • Mikrosefali
  • Apgar skor yang rendah
  • Melahirkan bayi dalam kondisi prematur. Hal ini ditemukan pada 4 hingga 11% kasus epilepsi pada masa kehamilan.

Komplikasi Pada Persalinan

Neonatus pada wanita penderita penyakit epilepsi yang hamil mengalami banyak resiko karena adanya kerusakan yang dialami ketika partus berjalan. Partus prematur lebih sering terjadi pada wanita yang menderita penyakit epilepsi di masa kehamilannya. Obat epilepsi kehamilan yang diberikan dalam bentuk obat anti epilepsi mengakibatkan adanya kontraksi yang terjadi pada uterus yang melemah, dan ruptur membran yang terlalu dini. Oleh karena itu maka partus pada wanita epilepsi hampir selalu harus dipimpin oleh pakar obstetrik. Penggunaan firsep atau vakum sering dilakukan dan juga seksio saesar.

Tak seorangpun dari 170 bangkitan umum pada 48 kehamilan yang diikuti selama 24 jam menunjukkan komplikasi obstetrik. Komplikasi persalinan baik untuk ibu dan bayi adalah:

  • Frekuensi bangkitan pada penyakit yang dialami meningkat hingga 33%
  • Perdarahan post partum meningkat hingga 10%
  • Bayi yang dikandung sang ibu mempunyai resiko hingga 3% berkembang menjadi penyakit epilepsi
  • Apabila tanpa menggunakan profilaksis vitamin K yang diberikan pada ibu sebagai obat epilepsi kehamilan, maka terdapat resiko hingga 10 % yang terjadi perdarahan perinatal pada bayi

Pengobatan Pada Masa Kehamilan

Pada wanita hamil yang menderita penyakit epilepsi yang sudah memasuki tahap lanjut dapat diberikan juga vitamin K (20mg/hari) yang berguna untuk mencegah tahap lanjut dari neunetel tersenut. Efek yang muncul pada terotogenik obat anti epilepsi :

Hipotesa mekanisme terjadinya teratogenisitas dari pemberian obat anti epilepsi adalah :

  • Metabolisme dari obat epilepsi kehamilan yang berupa obat anti epilepsi terjadi melalui komponen arene oksid atau epoksid, yang sebagian besar adalah merupakan komponen reaktif yang bersifat teratogenik.
  • Radikal bebas yang dihasilkan dari metabolisme obat anti epilepsi dan bersifat sitotoksik.
  • Kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya hidrolase epoksid meningkatkan resiko terhadap toksisitas fetus, atau alternatif lain
  • Kelainan genetik yang disebabkan oleh “free radical scavenging activity” akan mampu meningkatkan resiko terhadap toksisitas fetus

Obat epilepsi kehamilan adalah :

1. Trimetadion yang dapat mengakibatkan kelainan yang terjadi pada janin yang spesifik yang disebut sindrom trimetadion fetus.

2. Fenitoin

Obat ini digunakan sangat luas sebagai obat anti epilepsi pada kehamilan dan mempunyai efek teratogenik. Terdapat kejadian sedikit yang menyebabkan malformasi mayor pada manusia. Sampai sekarang sebagian besar pasien-pasien diobati dengan beberapa obat anti epilepsi,sehingga sulit untuk mengevaluasi efek obat secara individual. Angka malformasi total pada 305 anak yang dilahirkan oleh ibu tanpa epilepsi adalah 6,4 %.

3. Sodium Valproat

Obat Sodium Valproat ini termasuk obat epilepsi kehamilan yang relatif baru dan sedikit data yang berefek pada uterus. Penggunaan obat ini dapat mengakibatkan kelainan pada janin berupa sindrom valproat fetus.

Obat Epilepsi Kehamilan

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Penyakit Epilepsi

Ciplukan adalah jenis tanaman yang buahnya dapat digunakan untuk Obat Herbal Penyakit Epilepsi. Epilepsi merupakan gangguan diotak yang ditandai dengan serangan kejang disertai kehilangan kesadaran berulang-ulang secara temporer. Terjadi karena adanya pelepasan muatan listrik yang mendadak dan tidak terkendali di otak besar (cerebrum). Serangan ayan yang hebat disebut grandmall, sedangkan serangan yang biasa atau kecil disebut petit mall.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab epilepsi dapat di bagi menjadi dua bagian yaitu epilepsi idiopatik (bila faktor penyebabnya tidak diketahui) dan epilepsi simptomatik (bila penyebabnya diketahui). Banyak faktor yang dapat menyebabkan epilepsi diantaranya adalah faktor genetik/keturunan (relatif kecil), kelainan pada saat menjelang-sesudah persalinan, cedera kepala, radang selaput otak, stroke,tumor otak, kelainan pembuluh darah otak, adanya genangan darah/nanah di otak, atau pernah mengalami operasi otak.

Selain itu setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat pula menyebabkan kejang, seperti trauma lahir, trauma kepala, tumor otak, radang otak, pendarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), cacat bawaan, gangguan elektrolit, gangguan metabolisme (kadar gula darah yang sangat rendah/ tinggi), gangguan peredaran darah, keracunan (konsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, seperti narkotika atau kokain, obat penenang, obat tidur dan obat penghilang rasa nyeri yang berlebihan), siklus menstruasi yang tidak normal, kurang tidur, kelelahan yang berlebihan dan kondisi fisiologis seperti stress emosionall.

Ramuan tradisional yang dapat mengatasi penyakit epilepsi adalah :

1. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi pertama :

Bahan-bahan yang harus disediakan :

  • Serbuk baru cina 1 sendok teh

Cara meramu resep obat epilepsi :

  • Seduh serbuk baru cina dengan air panas.
  • Biarkan hingga air seduhan mendingin.
  • Aturan pakai : Minum ramuan ini 3 kali sehari.

2. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi Kedua

Bahan-bahan yang harus disediakan :

–          30 gram daun jinten

–          7 lembar daun sambung nyawa.

–          30 gram daun sambiloto

–          30 gram daun meniran

–          gula merah atau gula aren

–          600 cc air

Cara meramu resep obat epilepsi :

–          Cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan kecuali gula merah.

–          Rebus semua bahan dengan menggunakan air sebanyak 600 cc dan ditambahkan dengan gula merah.

–          Biarkan ramuan mendidih dan surut hingga setengahnya atau sekitar 300 cc.

–          Diamkan hingga ramuan hangat, kemudian saring.

–          Air ramuan ini dapat anda minum selagi masih dalam keadaan hangat.

–          Ramuan ini dapat anda konsumsi sebanyak 2 kali dalam sehari.

3. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi Ketiga

Bahan-bahan yang harus disediakan :

–          1 genggam akar baru cina.

–          1 ruas ibu jari jahe

–          1 ruas ibu jari gula aren

–          4 gelas air bersih

Cara Meramu resep obat epilepsi :

–          Cuci bahan yang sudah siap hingga bersih.

–          Rebus dengan menggunakan 4 gelas air bersih dengan ditambahkan 1 ruas ibu jari gula.

–          Tunggi hingga ramuan mendidih dan surut hingga setengahnya.

–          Diamkan hingga ramuan dingin dan dapat dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari masing- masing 1 gelas.

Obat Herbal Penyakit Epilepsi lainnya dapat digunakan dengan mengkonsumsi vitamin B6 yang dianggap berguna untuk penderita penyakit epilepsi. Mengkonsumsi sayuran yang berharga dari vitamin B6 ini yaitu beras, susu, ragi, sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, wortel, dan kacang tanah. Jika diambil dalam bentuk suplemen, vitamin B6 harus diambil dalam dosis terapi 100-150 mg sehari, bersama dengan vitamin B kompleks lainnya. Dengan demikian, mengkonsumsi makanan yang sehat dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi seperti contoh diatas sangat bermanfaat dan berperan penting yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit epilepsi.

Selain menggunakan Obat Herbal Penyakit Epilepsi jika anda melakukan pemeriksaan kedokter biasanya akan di resepkan obat yang berfungsi sebagai anti konvulsan untuk penderita penyakit epilepsi. Beberapa obat ayan atau epilepsi yang sering digunakan untuk merawat penderita penyakit epilepsi ini adalah :

Fenitoin adalah salah satu jenis antikonvulsan yang paling sering diresepkan oleh dokter yang menangani masalah penyakit epilepsi, terutama untuk pengobatan kejang parsial dan kejang grand mal.Efek samping yang biasanya muncul pada pengobatan ini adalah seperti mual, ruam, bicara cadel, kebingungan, insomnia, sakit kepala, dan penyakit gusi. Kemungkinan efek samping yang serius adalah munculnya pikiran bunuh diri dan anemia pada penderita. Hindari meminum antasida pada waktu yang sama karena dapat membuat fenitoin lebih sulit untuk diserap tubuh.

2. Fenobarbital adalah salah satu jenis obat penenang barbiturat yang dapat digunakan untuk mengobati kejang parsial dan kejang menyeluruh. Fenobarbital dapat digunakan juga untuk mengobati epilepsi pada bayi yang baru lahir. Obat ini dapat bersifat adiktif dan akan menyebabkan kantuk. Hindari obat flu atau obat-obatan lainnya yang dapat menyebabkan kantuk saat mengambil fenobarbital.

3. Ethosuximide adalah salah satu antikonvulsan untuk penderita penyakit epilepsi. Ethosuximide memiliki fungsi untuk mengobati kejang-kejang absen. Penderita penyakit epilepsi yang mengkonsumsi obat Ethosuximide dapat menyebabkan adanya gangguan darah yang serius. Efek samping yang mungkin akan mungcul saat penderita melakukan pengobatan dengan obat ini adalah ketidaknyamanan pencernaan, cegukan, mengantuk, lekas marah, dan susah untuk tidur.

Obat Herbal Penyakit Epilepsi yang dijelaskan diatas dapat anda coba dirumah untuk membantu mengurangi gejala penyakit epilepsi yang menyerang keluarga anda. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih

Obat Herbal Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi

Yang mungkin termasuk Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi salah satunya adalah tumbuhan buah ciplukan. Epilepsi bukanlah penyakit keturunan atau penyakit menular. Walaupun penyebab pastinya belum diketahui, epilepsi umumnya disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kalhiran, luka dikepala, stroke atau tumor otak.
Penyakit epilepsi dapat menyerang anak-anak, orang dewasa, orang tua bahkan bayi baru lahir. Penyakit epilepsi akan mempunyai dampak yang luas, baik bagi penderitanya sendiri maupun keluarga seperti apakah seorang anak penyandang epilepsi dapat mengikuti pendidikan seperti anak-anak lain, apakah kelak dapat bekerja dan noleh menikah.

Masalah yang sering dihadapi anak penyandang penyakit epilepsi adalah penolakan atau pengucilan oleh keluarga atau malah sebaliknya orang tua akan melindungu secara berlebihan yang akan berdampak pada perkembangan watak anak seperti rendag diri, tidak mempunyai kepercayaan diri sendiri, mereka takut mengemudi, takut untuk berenang dan yang paling memalukan adalah mendapat serangan kejang di depan umum sehingga perkembangan selanjutnya ia tidak dapat hidup mandiri. Gejala penyakit ini dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat dengan teratur dan Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi.

Kebanyakan kasus ayan tidak diketahui penyebabnya. Beberapa faktor yang dimungkinkan dapat mengakibatkan ayan adalah tumor otak, infeksi selaput otak, luka, kecelakaan dan penyakit darah pada otak. Perawatan dan pengobatnnya ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya (jika diketahui).

Faktor Penyebab Penyakit Epilepsi

Ada sekitar 180.000 kasus mengenai penyakit epilepsi yang muncul setiap tahunnya. Sekitar 30% dari kasus penyakit tersebut sering terjadi pada anak-anak. Penyakit epilepsi ini sering terjadi pada anak-anak dan manula terutama pria, karena penyakit ini lebih banyak menyerang pria dibandingkan dengan wanita. Hanya sebagian kecil dari kasus penyakit epilepsi yang muncul yang dapat diketahui dengan jelas apa penyebabnya.

Berikut beberapa faktor penyebab utama dari penyakit epilepsi :

  • Kurangnya atau rendahnya kadar oksigen saat dilahirkan.
  • Memiliki riwayat mengalami cedera pada kepala dalam proses kelahiran.
  • Kepala cedera saat masih anak-anak atau saat sudah dewasa akibat dari kecelakaan atau benturan yang sangat keras.
  • Mengalami penyakit tumor otak.
  • erjadinya kerusakan otak janin saat di kandungan disebabkan ibu janin mengkonsumsi obat – obatan tertentu atau minum – minuman alkohol, atau mengalami infeksi.
  • Kondisi genetik yang mengakibatkan cedera pada otak.
  • Penyakit stroke atau jenis lain dari kerusakan otak.

Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi

Ada resep tradisional yang dapat membantu anda untuk mengatasi masalah penyakit epilepsi salah satunya dengan cara :

Resep Pertama

Bahan-bahan yang dibutuhkan : ciplukan yang sudah masak

Cara meramu resep obat epilepsi : Pilih 8 hingga 10 ciplukan yang sudah masak. Cuci ciplukan yang sudah anda pilih hingga bersih. Konsumsi ciplukan yang sudah masak tersebut secara langsung. Obat herbal untuk penyakit epilepsi ini dapat anda konsumsi setiap hari hingga penyakit epilepsi yang anda derita membaik.

Resep Kedua

Bahan-bahan yang dibutuhkan : Akar baru cina 1 genggam, Jahe, seukuran ibu jari, Gula aren seukuran ibu jari.

Cara meramu resep obat epilepsi : Cuci semua bahan yang sudah anda siapkan, potong-potong semua bahan supaya dapat mengeluarkan sarinya dengan maksimal, lalu dimasukkan 4 gelas air bersih dan rebus hingga mendidih. Biarkan ramuan tersebut tetap mendidih sampai airnya tersisa 2 gelas. Diamkan ramuan, setelah dingin saring ramuan dan siap untuk anda minum. Konsumsi ramuan ini secara teratur hingga penyakit epilepsi anda membaik.

Aturan pakai : minum obat herbal untuk penyakit epilepsi sebanyak 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Lakukan mengkonsumsi ramuan ini setiap hari.

Resep Ketiga

Bahan-bahan yang dibutuhkan : gula aren secukupnya dan daun kaki kuda yang sudah dikeringkan.

Cara meramu resep obat epilepsi : Cuci hingga bersih daun kaki kuda yang sudah kering. Setelah bersih tumbuk daun kaki kuda hingga benar-benar halus. Ambil satu sendok daun kaki kuda yang sudah dihaluskan dan kemudian tambahkan gula aren secukupnya, lalu seduh dengan air mendidih sebanyak satu gelas. Aduk ramuan obat herbal untuk penyakit epilepsi hingga merata dan dapat langsung anda minum selagi ramuan hangat.

Gejala Penyakit Epilepsi

Pada penderita penyakit epilepsi atau penyakit ayan, ada beberapa gejala yang mungkin saja bisa terjadi seperti :

  • mulai muncul rasa pusing,
  • pandangan berkunang-kunang,
  • alat pendengaran yang mulai kurang sempurna,
  • keluar keringat dingin yang berlebihan,
  • keluar busa dari mulut atau mulut penderita mulai berbuih,
  • penderita bisa jatuh pingsan dan diiringi dengan jeritan yang keras,
  • semua urat-urat penderita akan semakin mengejang,
  • lengan dan tungkai menjulur kaku secara tiba-tiba,
  • tangan yang menggenggam dengan erat,
  • kerapkali lidah penderita luka tergigit karena rahang terkatup rapat,
  • sulit untuk bernafas,
  • muka merah atau kebiru-biruan,

Selama penderita mengalami serangan gejala epilepsi atau ayan, biasanya mata penderita tertutup dan akhirnya akan tertidur dengan pulas lebih dari 45 menit, apabila penderita telah bangun dari tidur pulasnya dan mencoba untuk ditanya, penderita tidak lagi ingat apa-apa yang telah terjadi atas dirinya. Anda dapat membantunya dengan memberikan Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi.

Kejang-kejang pada penderita penyakit epilepsi terjadi ketika ledakan impuls listrik di dalam otak anda telah melewati batas normal mereka. Impuls listrik yang menyebar ke daerah tetangga dan menciptakan “badai listrik” yang tidak dapat dikendalikan oleh diri anda. Impuls listrik tersebut dapat ditransmisikan ke otot dalam tubuh anda dan dapat menyebabkan berkedut atau kejang.

Obat Herbal Untuk Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.95.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Obat herbal untuk epilepsi dapat anda gunakan sebagai bantuan terhadap peroses penyembuhan penyakit epilepsi yang anda derita. Penyakit epilepsi adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan adanya kecenderungan untuk mengalami kejang-kejang yang terjadi secara berulang. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi.

Kejang parsial simplek dimulai dengan muatan listrik yang terjadi dibagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. Penderita mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung kepada daerah otak terkena. Jika dibagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan, maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam, maka penderita akan mencium bau yang sangat menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan. Pada penderita yang mengalami kelainan psikis bisa mengalami deja vu (merasa pernah mengalami keadaan sekarang di masa lalu).

Penyakit epilepsi merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang syaraf yang sering dijumpai, terdapat pada semua bangsa. Penyakit ini menyerang segala usia dimana penderita [penyakit epilepsi lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan dari penderita penyakit epilepsi wanita. Insiden tertinggi terdapat pada golongan usia dini yang akan menurun pada gabungan usia dewasa muda sampai setengah tua, kemudian meningkat lagi pada usia lanjut.

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Untuk mengatasi penyakit epilepsi ini anda dapat dengan cara mengonsumsi obat herbal untuk epilepsi yang dapat anda gunakan untuk mengatasi adanya serangan bangkitan epilepsi. Caranya adalah :

Cara Pertama dari obat epilepsi

Bahan Obat Herbal Untuk Epilepsi :

Meniran (beserta akar) 3 pohon, daun pegagan 1 genggam, daun jinten 5 lembar, dan temu hitam 2 jari tangan.

Cara membuat :

Temu hitam dikupas, dicuci hingga bersih dan diiris-iris untuk mendapatkan sari dengan maksimal. Rebus temu hitam bersama dengan bahan lainnya yang sudah anda sediakan dan ditambah dengan 5 gelas air. hingga tersisa 3 gelas. Ketika merebus, gunakan api kecil. Setelah hangat-hangat kuku, air rebusannya di saring.

Cara memakai :

Ramuan ini diminum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing 1/2 gelas

Cara Kedua dari obat epilepsi

Bahan Obat herbal untuk epilepsi :

Daun pagagan kering. ¾ gelas air mendidih. 1 sendok makan madu.

Cara Membuat :

Ambil daun pegagan kering dan tumbuk hingga halus. Ambillah 1 sendok makan daun pegagan yang sudah dihaluskan. Seduh dengan menggunakan ait sebanyak ¾ gelas dan tambahkan dengan madu. Aduh tara semua ramuan.

Cara Memakai :

Minum ramuan tersebut selagi masih dalam keadaan hangat-hangat kuku. Ramuan ini dapat anda gunakan sebagai pengganti teh dan dapat anda konsumsi setiap hari bila mana si penderita merasakan haus.

Cara Ketiga dari obat epilepsi

Bahan Obat Herbal Untuk Epilepsi

15 gram jahe. 30 gram akar daun baru cina. gula merah. 800 cc air bersih

Cara Membuat :

Cuci semua bahan yang sudah anda sediakan. Rebus dengan menggunakan 800 cc air bersih hingga surut menjadi 400 cc. Saring ramuan.

Cara Memakai :

Minum airnya selagi masih hangat. Ramuan ini dapat anda konsumsi hingga penyakit epilepsi yang anda derita membaik.

Gejala Penyakit Epilepsi

1. Jika penderita sudah mulai merasakan adanya gejala dari penyakit epilepsi dengan tiba-tiba merasakan rasa sakit tanpa sebab, mendengarkan suara yang tidak nyata, atau juga mencium sesuatu yang tidak ada sumber baunya, maka hal tersebut harus diperhatikan. Karena hal tersebut adalah peringatan pada penderita penyakit epilepsi yang sering disebut dengan aura.

2. Gejala yang terlihat pada penderita penyakit epilepsi lokal yaitu kedutan. Gejala ini tidak sering muncul pada penderita penyakit epilepsi lainnya kecuali epilepsi lokal ini.

3. Ketika anak anda mengalami hal atau bengkitan yang terjadi secara tiba-tiba yang membuat anak anda terjatuh dan kehilangan kesadaran sekitar 2 hingga 5 menit, itu menandakan bahwa anak anda mengalami bangkitan total.

4. Terjadi gejala kejang-kejang yang terjadi secara berulang-ulang

5. Tubuh penderita penyakit epilepsi yang mendadak kaku.

6. Mengeluarkan busa dari mulut atau mulur yang berbuih.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Faktor-faktor yang mungkin menjadi pemicu kambuhnya penyakit epilepsi yang anda derita adalah :

  • Kurang beristirahat atau tidur
  • Stress yang berlebihan dan emosional
  • Kelelahan yang anda rasakan pada fisik anda
  • Adanya infeksi dan biasanya disertai dengan demam
  • Suhu badan yang tinggi / demam tinggi
  • Selalu membiasakan kebiasaan buruk dengan mengkonsumsi alkohol
  • Adanya ransangan terhadap cahaya yang menyilaukan dan berkedip-kedip
  • Terjadinya rangsangan suara atau adanya suara atau nada yang begitu keras
  • Perubahan hormonal yang terutama terjadi pada wanita ketika menjelang haid, saat haid dan setelah haid.

Obat herbal untuk epilepsi lainnya yang dapat berasal dari buah-buahan yang menyehatkan tubuh seperti apel, buah bra, dan anggur telah terbukti bermanfaat dalam pengobatan epilepsi. Obat ayan tersebut tidak hanya dari tumbuhan saja melainkan dapat juga dari buah-buahan. Bukan hanya rasa buahnya yang enak, namun buah anggur juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat dari buah anggur yang sudah terbukti adalah untuk mengobati penyakit epilepsi. Pasien penderita penyakiy epilepsi ini harus meminum sekitar 500 ml jus buah anggur yang segar sebanyak 3 kali dalam satu hari selama tiga bulan.

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Penyakit Epilepsi

Obat penyakit epilepsi dapat anda dapatkan melalui cara yang herbal maupun medis. Penyakit epilepsi merupakan salah salah satu jenis penyakit yang dapat terjadi pada siapapun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami penyakit epilepsi ini. Epilepsi bukanlah jenis penyakit yang dapat menular ke orang lain karena penyakit ini hanya merupakan gangguan yang terjadi pada otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman virus dan bakteri.

obat penyakit epilepsi
obat penyakit epilepsi

Setiap jenis penyakit epilepsi (dan memang ada beberapa macam epilepsi dapat dicocokkan dengan grup obat tertentu yang kemungkinan lenih efisien. Jika obat itu tidak bekerja atau menimbulkan efek samping yang mengganggu masih ada obat penyakit epilepsi lain yang dapat dicoba.
Pemberian obat untuk penyakit epilepsi pun tergantung dari apa faktor yang menjadi penyebab ditimbulkannya penyakit epilepsi itu sendiri. Misalnya jika penyebab dari penyakit ini adalah tidak dapat disembuhkan atau dikendalikan secara total maka diperlukan obat anti-kejang untuk mencegah terjadinya kejang lanjutan. Sekitar sepertiga dari penderita yang mengalami kejang kambuhan, sisanya biasanya hanya mengalami 1 kali serangan saja. Obat-obatan biasanya diberikan kepada penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang kambuhan.

Epliptikus merupakan suatu keadaan darurat, karena itu obat anti-kejang diberikan dalam dosisi tinggi secara intravena. Obat anti-kejang sangat efektif untuk digunakan sebagai obat penyakit epilepsi, tetapi juga bisa menimbulkan efek samping. Salah satu diantara sekian banyak efek yang mungkin muncul adalah obat anti-kejang tersebut dapat menimbulkan kantuk, sedangkan penderita penyakit epilepsi pada anak-anak dapat menyebabkan hiperaktivitas. Dilakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk memantau fungsi ginjal, hati dan sel-sel darah.

Kebangkitan epilepsi disebabkan karena terjadi gangguan listrik yang tinggi pada otak. Listrik yang tinggi itu bisa karena disebabkan oleh penyakit yang dari otak, bisa karena penyakit yang diluar otak. Itu semua bisa menyebabkan listrik yang tinggi. Ada cara tradisional yang dapat dilakukan untuk terapi epilepsi. Memencet ibu jari bisa dijadikan sebagai sebuah terapi yang membantu mengatasi dan mengantisipasi terjadinya bangkitan.

Gejala Epilepsi

Setiap penyakit yang kita alami pastilah memiliki beberapa gejala yang akan muncul ketika penyakit tersebut menyerang anda. Terutama pada penyakit epilepsi yang anda alami. Berikut ini beberapa gejala yang mungkin akan timbul dari penyakit epilepsi ini adalah :

1. Tatapan mata yang kosong.

Jika anak anda berhenti beraktivitas atau melakukan apa yang sedang ia lakukan dan menatap dengan tatapan mata yang kosong seperti orang melamun, maka orang tua atau orang dewasa yang saat itu sedang berada disampingnya harus waspada. Gejala seperti ini sering disebut dengan kejang petit mal yang dapat diredakan gejalanya dengan menggunakan obat penyakit epilepsi

2. Aura

Aura dianggap sebagai tanda peringatan. Aura terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung. Sebuah aura dapat menyebabkan anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata, atau mencium bau yang tidak ada sumbernya. Anak juga akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh di suatu tempat di bagian tubuhnya, terutama di perutnya.

3. Kejang total

Kejang grand mal adalah salah satu penyebab yang  mungkin menjadi pemicu adanya kejang total. Kejang ini merupakan salah satu kejang yang paling serius. Kejang total ini akan menyebabkan anak jatuh ke tanah dan juga kehilangan kesadaran. Kejang total biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 5 menit. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tak terkendali. Anak mungkin akan kehilangan kontrol kandung kemihnya, sehingga keluar air seni tanpa disadarinya. Selain itu, air liur mungkin juga akan keluar disertai bola mata anak yang memutar ke belakang. Setelah kejang berakhir, anak akan bingung selama beberapa menit, otot-ototnya menjadi sakit dan akan tertidur untuk waktu yang lama.

Jika salah satu dari keluarga anda mengkonsumsi obat penyakit epilepsi. Efek samping yang mungkin akan muncul seperti menurunnya jumlah sel sarah putih dan sel darah merah, tenang, muncul ruam pada kulit, terjadi pembengkakan pada gusi, atau juga penambahan berat badan.

Berikut adalah beberapa golongan obat anti kejang yang dapat digunakan untuk obat penyakit epilepsi yang anda derita seperti :

Fenitoin, yang dapat digunakan untuk semua jenis bangkitan, kecuali bangkitan lena. Fenitoin merupakan salah satu jenis obat antikonvulsan yang digunakan tanpa efek depresi umum SSP, yang bersifat untuk menghambat penjalaran rangsang dari fokus ke bagian otak.

2. Etosuksimid, merupakan salah satu jenis obat penyakit epilepsi yang mempunyasi efek yang sama dengan trimetadion. Etosuksimid ini diabsorpsi lengkap melalui saluran cerna, distribusi lengkap keseluruh jaringan tubuh dan kadar cairan laquor yang hampir sama dengan kadar plasma. Etosuksimid merupakan obat yang sering digunakan untuk mengobati penyakit epilepsi yang menjadi pilihan untuk bangkitan lena.

3. Trimetadion adalah salah satu jenis obat penyakit epilepsi yang mempunyai efek untuk memperkuat adanya depresi pascatransmisi, sehingga transmisi impuls berurutan dihambat , trimetadion juga dalam sediaan oral mudah diabsorpsi dari saluran cerna dan didistribusikan ke berbagai cairan tubuh.

4. Diazepam, obat anti-kejang yang satu ini selain bermanfaat sebagai obat antikonvulsan, obat ini juga mempunyai efek sebagai obat entiensietas yang merupakan obat pilihan untuk status epileptikus.

Obat Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Pada Ibu Hamil

Obat epilepsi pada ibu hamil Penyakit epilepsi adalah serangan merupakan penyakit syaraf menahun dan bisa mengakibatkan seseorang yang menderita penyakit epilepsi ini terserang secara mendadak dan ditandai dengan kejang-kejang dua kali atau lebih tanpa ada alasan yang menyertainya. Dalam bahasa Indonesia, penyakit epilepsi disebut juga sebagai penyakit ayan.

Bagi para wanita penderita epilepsia (penyakit ayan) dapat berbahagia juga dalam kehidupan perkawinannya. Wanita penderita epilepsia dapat melalui tahap kehamilan dan melahirkan dengan aman asalkan secara intensif melakukan konsultasi dengan dokter kandungan. Intinya asalkan pengobatannya yang dilakukan dengan obat epilepsi pada ibu hamil diteruskan, dia dapat melanjutkan kehamilan dan hingga melahirkan.

Hal yang juga dibutuhkan oleh wanita penderita penyakit epilepsia adalah kesediaan pendamping atau keluarga dekat di sekitarnya yang siap siaga setiap saat apabila serangan kejang timbul. Biasanya dalam kehamilan muda pada penderita ayan akan lebih sering timbul serangan kejang.

Penyakit epilepsi memiliki arti lain yaitu sebagai adanya kumpulan gejala dan tanda-tanda secara klinis yang muncul yang disebabkan dari adanya gangguan yang terjadi pada fungsi otak secara intermiten. Gangguan otak tersebut terjadi akibat lepas muatan listrik yang abnormal atau berlebihan dari neuron-neuron secara paroksismal dengan berbagai macam etiologi, sedangkan serangan atau bangkitan epilepsi yang dikenal dengan nama epiletic seizure adalah manifestasi klinis yang serupa dan berulang secara paroksismal yang disebabkan oleh hiperaktivitas listrik sekelompok sel saraf di otak yang spontan dan bukan disebabkan oleh suatu penyakit otak akut (unprovoked).

Penyebab Seseorang menderita penyakit Epilepsi

  1. Adanya pergantian zat kimia yang berlangsung didalam otak
  2. Pernah mengalami cedera atau luka dibagian kepala hingga mengakibatkan trauma pada otak anda
  3. Faktor genetika tetapi bukan faktor keturunan
  4. Pada sistem kelahiran, berlangsung luka pada kehamilan yang dialaminya
  5. Pernah mengalami masalah fisik atau mental
  6. Dapat juga dikarenakan faktor lingkungan sekitar anda.

Perlu diketahui bahwa penderita epilepsia tidak boleh menyusui dan memandikan bayinya seorang diri tanpa pengawasan serta bantuan orang lain. Sebab bila penderita epilepsi seorang diri memandikan atau menyusui bayinya akan sangat berbahaya mengingat bayi dapat terjatuh atau tenggelam dalam bak mandi apabila penderita secara tiba-tiba mengalami serangan kejang.

Kebanyakan wanita epilepsi yang tengah hamil berhenti minum obat epilepsi pada ibu hamin karena takut anaknya cacat sewaktu dilahirkan. Justru fatal akibatnya bagi ibu dan janin. Ibu bisa kejang dan terjatuh. Itu alasan psikososial mengapa wanita penderita epilepsi cenderung menutupi bahwa yang menderita epilepsi terhadap suaminya. Jika memang mengonsumsi obat epilepsi pada ibu hamil dari dokter pun, harus minum secara teratur dan tidak boleh berhenti mendadak. Pengehentian minum obat secara mendadak dapat mengakibatkan serangan baru yang dapat memiliki dampak yang serius, seperti serangan epilepsi beruntun.

Frekuensi yang dapat terjadi saat hamil seperti :

  1. jika anda seorang wanita yang sudah menikah dan sedang dalam masa penjajakan untuk hamin maka anda akan sering mengalami serangan penyakit  setiap bulan sebelum masa kehamilan anda berlangsung, frekuensi serangan akan meningkat selama hamil dan anda akan terus membutuhkan obat epilepsi pada ibu hamil.
  2. Ibu yang selama 9 bulan tidak pernah atau hanya sekali mangalami serangan penyakit epilepsi, maka ia tidak akan mengalami peningkatan serangan selama masa kehamilan
  3. Ibu yang 2 tahun bebas serangan, risiko serangan selama hamil menurun atau bahkandapat hilang
  4. Frekuensi serangan meningkat jika mengandung janin laki-laki dan menurun jika janin perempuan karena penderita penyakit epilepsi akan lebih banyak menyerang laki-laki dibandingkan dengan wanita.
  5. Serangan pada ibu hamil akan lebih sering terjadi pada trimester 1

Komplikasi Pada kehamilan

Komplikasi yang mungkin akan muncul ketika seorang ibu hamil mengalami pentakit epilepsi adalah seperti, perdarahan, mual muntah yang berlebihan akibat dosis tinggi obat ayan atau epilepsi pada ibu hamil, risiko herpes maternal 6 kali, pre-eklampsia, persalinan caesar dan kematian ibu saat hamil.

Efek obat epilepsi pada ibu hamil ke janin. 

Efek yang akan timbul ketika wanita yang memiliki penyakit epilepsi yang menjalani masa kehamilan, maka akan mengalami bayi lahir Caesar, bayi yang lahir prematur, berat bayi rendah, kurang oksigen (hipoksia), cacat bawaan, bibir sumbing, kematian janin dalam kandungan ketika atau setelah dilahirkan.

Kehamilan memicu serangan epilepsi

Beberapa hal yang menjadi pemicu terjadinya penyakit epilepsi yang diderita selama masa kehamilan adalah :

  1. Meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesteron di plasma darah
  2. Terjadi perubahan metabolik akibat kenaikan berat badan mengganggu metabolisme obat antiepilepsi sehingga menimbulkan kejang
  3. Kurang tidur akbiat morning sikness, nyeri pada pinggang atau gerakan janin
  4. Mual mutah pada saat masa kehamilan dapat mengganggu penyerap penyerapan obat anti epilepsi
  5. psokologik atau stress serta cemas yang dirasakan ibu pada saat masa kehamilannya.
  6. Ibu hamil yang berhenti mengkonsumsi obat epilepsi pada ibu hamil karena takut efek dari obat yang dapat mempengaruhi janin.

Pengaruh kehamilan terhadap penyakit epilepsi sangat bervariasi. Kira-kira seperempat (1/4) dari kasus frekunsi bangkitan akan meningkat terutama pada trimester terakhir. Seperempatnya lagi menurun dan separuhnya tidak mengalami perubahan selama masa kehamilan pada ibu berlangsung yang ditambah dengan obat epilepsi pada ibu hamil.

Obat Epilepsi Pada Ibu Hamil

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Obat epilepsi untuk orang dewasa dapat berupa obat anti konvulsan atau juga dengan obat tradisional. Para dokter telah memperkirakan bahwa gangguan yang terjadi pada susunan saraf pusat atau otak anda merupakan salah satu penyebab penyakit ayan atau epilepsi. Rasa gembira yang berlebihan dan rasa sedih yang mendalam, gangguan sembelit dan minuman yang banyak mengandung alkohol ternyata bisa mempercepat serangan ayan.

Pertolongan Pertama Penyakit Epilepsi

Jika serangan ayan atau gejala penyakit epilepsi datang longgarkanlah pakaian yang melekat di badan penderita terutama pada leher bajunya. hal tersebut berfungsi untuk mempermudah jalan pernafasan penderita penyakit epilepsi. Buka mulut penderita dan masukan sapu tangan atau kain bersih yang digulung dengan kedua belah giginya. Ini bertujuan supaya lidah tidak tergigit.

Jangan memasukkan jari anda karena penderita dapat menggigit jari anda, dan jangan masukkan benda yang keras kedalam mulutnya karena hal tersebut dapat melukai pasien sendiri. Jagalah supaya si penderita untuk tidak melukai dirinya sendiri. Jauhkan benda-benda yang mungkin berbahaya dari tubuh penderita gejala penyakit epilepsi. Beri obat epilepsi untuk orang dewasa untuk membantu menghentikan kejang yang dialami.

Bila serangan gejala epilepsi akan datang biasanya penderita matanya menjadi berkunang kunang, kepala terasa pusing, telinga mendengar suara keras mendengung dengung, Berkeringat berlebihan dan ludah berbusa, urat uratnya kejang, muka pucat akhirnya penderita jatuh pingsan disertai jeritan atau bisa juga tertidur kadang kadang lebih dari seperempat jam.

Obat epilepsi untuk orang dewasa dengan bahan herbal

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Pertama :

Bahan yang diperlukan :
• 1 sendok serbuk daun kaki kuda
• 1/3 (sepertiga) sendok makan madu
• ¾ genggam daun meniran, sedikit madu

Proses pembuatan :

1. Caun kai kuda di keringkan, dan ditumbuk halus dan ambil saja 1 sendok makan yang di seduh dengan air panas ¾ cangkir ditambah madu 1 sendok makan. Di aduk aduk sampai rata

2. Daun meniran di cuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas . di tunggu rebusannya hingga tersisa 2 gelas saja, kemudian di tambahkan madu secukupnya, sesudah dingin kemudian di saring.

3. Jamu tersebut di minum setiap hari , bisa juga untuk pengganti minum teh, Ramuan no 2 atau ramuan meniran di minum 2-3 kali sehari , setiap kali minum ¾ gelas untuk Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa.

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Kedua

Bahan yang diperlukan :

  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • ¼ daun sembung manis,
  •  1/5 genggam daun poko,
  • dua jari kulit kina,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • tiga jari gula enau
  • air sebanyak 5 gelas

Proses Pembuatan :

1. Cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan, lalu dipotong-potong kecil-kecil.

2. Masukkan dalam wadah, tambahkan gula dan 5 gelas air. Rebus semua bahan hingga mendidih.

3. Setelah remuan matang, angkat, lalu diamkan sampai dingin. Setelah itu, rebusan tersebut disaring dan langsungh dapat anda konsumsi. Air rebusan dikonsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Ketiga

Bahan yang diperlukan :

  • daun lidah buaya sebanyak 60 gram
  • air kurang lebih 600 cc.

Proses Pembuatan :

1. daun lidah buaya terlebih dahulu harus dikupas dan dibersihkan dari kulitnya. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih.

2. Setelah dicuci bersih, direbus lidah buaya dengan menggunakan air sebanyak 600 cc, dan biarkan sampai mendidih.

3. biarkan rabusan tetap mendidih dan airnya surut hingga airnya menjadi setengahnya. air rebusan dikonsumsi dalam keadaan masih hangat. Untuk obat epilepsi untuk orang dewasa ini dapat dikonsumsi sehari dua kali.

Obat epilepsi untuk orang dewasa dengan obat antikonvulsan

  • Fenitoin, obat antikonvulsan yang dapat digunakan untuk mengatasi kejang-kejang eklamptik, namun obat ini diguna dapat menyebabkan penyakit bradikardi dan hipotensi. Dosis pada penggunaan obat ini adalah dosis awal: 10 mg/kgbb. IV per drip dengan kecepatan < 50 mg/min, diikuti dengan dosis rumatan 5 mg/kgbb. 2 jam kemudian
  • Diazepam, obat yang digunakan untuk melindungi kegawatdaruratan yang terjadi pada kejang eklampatik. Dosis pada penggunaan obat adalah Dosis : 5 mg IV.
  • Labetalol, Salah satu jenis obat epilepsi untuk orang dewasa yang dapat diberikan pada penderita yang digunakan sebagai pengobatan alternatif dari hidralazin pada penderita eklampsia. Dosis pada penggunaan obat ini adalah pada dosis awal 20 mg, dosis kedua ditingkatkan hingga 40 mg, dosis berikutnya hingga 80 mg sampai dosis kumulatif maksimal 300 mg.

Meskipun penyebab penyakit epilepsi yang anda derita biasanya tidak diketahui, namun beberapa faktor dapat menjadi penyebab timbulnya kejang pada penderita penyakit epilepsi ini. Faktor yang memicu terjadinya kejang seperti minuman beralkohol, kurang todur, tidak meminum obat sesuai dengan dosis yang sudah dijadwalkan oleh dokter yang merawat anda, obat lain yang mungkin menjadi pengganggu kerja obat penyakit epilepsi yang anda konsumsi.

Anda mungkin dapat menghindari serangan penyakit epilepsi dengan cara menghindari hal-hal yang menjadi pemicu kejang pada penyakit epilepsi. Satu dari setiap dua wanita yang menderita pneyakit epilepsi, kejang cenderung dapat terjadi pada masa menstruasi. Mengubah dosis obat epilepsi untuk orang dewasa atau menambahkan beberapa jenis obat epilepsi tertentu sebelum periode mentruasi mungkin dapat membantu anda untuk menghindari kejang.

Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Alami

Obat Epilepsi alami adalah jus anggur, selain memiliki rasa dan warna yang menarik jus anggur juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk penderita penyakit epilepsi. Epilepsi merupakan bangkitan epileptik, yaitu manifestasi gangguan otak dengan berbagai gejala klinis. Epilepsi disebabkan oleh lepasnya neuron-neuron otak secara berlebihan dan berkala tetapi reversibel dengan berbagai etiologi.

Secara klinis epilepsi sulit untuk didefinisikan. Hal ini disebabkan oleh manifestasi klinis yang sangat bervariasi mulai dari kejang umum, kejang fokal, penurunan kesadaran, gangguan tingkah laku, sampai dengan manifestasi klinis yang aneh-aneh dengan latar belakang yang sulit dimengerti. Prinsip yang harus dipegang ialah terjadinya serangan berulang kali dengan pola yang sama, tanpa memperhatikan waktu, tempat dan keadaan.

Penyakit yan tidak identik dengan keterbelakangan mental. Banyak orang ternama yang menderita penyakit epilepsi. Penyakit ini juga bukan penyakit yang disebabkan oleh roh jahat. Masayarakat awam sering salah persepsi tentang penyakit ini, menganggap bahwa epilepsi adalah penyakit kutukan dan menular. Hal tersebut justru membuat para penderita merasa rendah diri dan tidak mau bersosialisasi dengan leingkungan liar. Itu akan menimbulkan efek negatif untuk hidup penderita.

Obat Epilepsi Alami

Obat tradisional untuk penyakit ayan ini adalah bahan-bahan alami yang diambil dari alam dan tidak memiliki efek samping. Berkut beberapa cara pengobahan obat epilepsi alami yang dapat anda terapkan dirumah :

Cara Pertama Obat Epilepsi alami

Ambil daun meniran 3/4 genggam dicuci bersih terus direbus dengan air bersih 3 gelas. Biarkan rebusan tetap mendidih dan tersisa hingga 3/4 nya. Setelah dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah mengkonsumsi ramuan ini sebanyak 3 x sehari secara rutin.

Cara Kedua Obat Epilepsi Alami

Ambil daun pegangan atau kaki kuda yang sudah dikeringkan. Tumbuk daun pegagan sampai halus. Setelah halus, ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih sebanyak 3/4 gelas dan tambahkan madu 1 sendok makan. Diamkan sebentar dan setelah hangat-hangat kuku minumkan pada penderita penyakit epilepsi sebagai pengganti minum teh. Ini dilakukan beberapa hari bilamana si sakit merasa haus.

Cara Ketiga Obat Epilepsi Alami

sediakan daun sambiloto 30 gram, daun sambung nyawa 7 lembar, daun meniran 30 gram, daun jinten 30 gram, gula merah, serta air lebih kurang 600 cc. Cara membuatan ramuan ini yaitu, semua bahan kecuali gula merah, cuci hingga bersih. Kemudian semua bahan-bahan tersebut direbus dengan 600 cc air bersih sampai mendidih. Biarkan hingga airnya surut menjadi setengahnya. Setelah ramuan matang, rebusan tadi disaring dan dapat anda konsumsi sehari dua kali, selagi air rebusan masih hangat.

Penyebab Epilepsi

Penyakit epilepsi Tau yang lebih sering kita kenal dengan penyakit ayan bukanlah jenis penyakit yang dapat menular, karena bukan disebabkan oleh serangan virus atau bakteri. Penyakit epilepsi bisa menyerang siapapun, meski dari riwayat keluarga, tidak pernah satupun mengalami penyakit epilepsi. Ada beberapa sebab khusus terjadinya penyebab epilepsi, antara lain :

1. Karena menderita tumor otak, khususnya pada usia belia (anak – anak).

2.Terjadinya kerusakan otak janin saat di kandungan disebabkan ibu janin mengkonsumsi obat – obatan tertentu atau minum – minuman alkohol, atau mengalami infeksi.

3. Pernah mengalami cidera kepala, hingga menyebabkan gangguan sistem syaraf otak.

4. Kesalahan dalam proses persalinan, sehingga terjadi kelainan pada bayi, menyebabkan bayi kurang mendapatkan oksigen ke otak.

5. Terjadi peradangan otak, stroke dan lain sebagainya.

Serangan Epilepsi

Serangan pada penyakit epilepsi biasanya berupa kejang. Kejang yang dialami dapat dibagi menjadi beberapa jenis kejang yang dapat diringankan dengan Obat Epilepsi Alami. Berikut ini beberapa jenis kejang yang dapat terjadi pada saat penyakit epilepsi menyerang, seperti :

1. Kejang-kejang parsial. Kejang-kejang yang muncul sebagai hasil dari aktifitas otak yang tidak normal pada satu bagian otak tersebut. Kejang-kejang jenis ini terdiri dari dua kategori. Simple partial seizures (kejang-kejang parsial sederhana) yang tidak menghasilkan efek kehilangan kesadaranpada penderita. Kejang-kejang ini mungkin akan mengubah emosi atau berubahnya cara memandang, mencium, merasakan, mengecap, atau mendengar. Kejang-kejang ini bisa juga menghasilkan hentakan bagian tubuh secara tidak sengaja, seperti tangan atau kaki, dan gejala sensorik secara spontan seperti perasaan geli, vertigo dan berkedip terhadap cahaya. Complex partial seizures (kejang-kejang parsial kompleks) yang mampu menghasilkan perubahan kesadaran, itu karena anda kehilangan kewaspadaan selama beberapa waktu.

2. Kejang-kejang general atau kejang yang melibatkan seluruh bagian otak anda. Empat tipe dari kejang-kejang general adalah Absence seizures (juga disebut petit mal), kejang yang memiliki dikarakteristikan oleh gerakan tubuh yang halus dan mencolok, dan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran secara singkat. Myoclonic seizures kejang yang biasanya dapat menyebabkan hentakan atau kedutan secara tiba-tiba pada tangan dan kaki penderita penyakit epilepsi. Atonic seizuresn dikenal dengan drop attack, kejang-kejang yang dapat menyebabkan hilangnya keselarasan dengan otot-otot dan dengan tiba-tiba collapse dan terjatuh. Tonic-clonic seizures (juga disebut grand mal) kejang yang memiliki intensitas yang paling sering terjadi. Memiliki karakteristik dengan hilangnya kesadaran, kaku dan gemetar, dan hilangnya kontrol terhadap kandung kemih atau serasa ingin buang air kecil.

Obat Epilepsi Alami

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Pengobatan Epilepsi

Pengobatan Epilepsi
Pengobatan Epilepsi

Penatalaksanaan pengobatan epilepsi dapat berupa konservatif (obat-obatan) dan terapi operatif. Pemilihan obat untuk penyakit epilepsi ditentukan oleh jenis kejang yang dialami dan juga berdasarkan gangguan penyerta yang ada pada pasien tersebut misalnya retardasi mental atau depresi.

Pengobatan epilepsi juga dapat anda lakukan dengan menggunakan obat antikonvulsan. Obat yang dapat digunakan seperti :

Obat asam valproat, salah satu jenis pengobatan epilepsi dengan antikonvulsan yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangan epilepsi petit mal, tonik-klonik (grand mal), kejang parsial ko0mpleks, epilepsi myoclonic remaja, dan kejang yang berhubungan dengan sindrom lennox-gastaut.

Obat fenobarbital, termasuk antikonvulsan turunan barbiturat yang sangat efektif untuk mengatasi penyakit epilepsi. Pengobatan epilepsi dengan obat ini dapat berfungsi untuk mengontrol dan mengurangi resiko bahaya ketika penderita penyakit epilepsi atau penyakit ayan kehilangan kesadaran. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi kejang pada penderita penyakit epilepsi yang dapat mengakibatkan kematian.

Kedua jenis obat diatas pada umumnya lebih efektif dugunakan untuk epilepsi generalista.

Obat epilepsi lainnya yang dapat digunakan untuk pengobatan epilepsi antara lain :

Fenitoin, salah satu jenis obat untuk penyakit epilepsi yang digunakan untuk mengatasi kejang-kejang eklamptik. Obat fenitoin ini juga diduga dapat menyebabkan penyakit hipotensi. Keuntungan fenitoin adalah dapat dilanjutkan secara oral untuk beberapa hari sampai risiko kejang eklamtik berkurang. Fenitoin juga memiliki kadar terapetik yang mudah diukur dan penggunaannya dalam jangka pendek sampai sejauh ini tidak memberikan efek samping yang buruk pada neonatus.

karbamazapin, pengobatan epilepsi dengan obat ini dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri yang terjadi pada neuralgia trigeminal dengan mengurangi transmisi sinap di dalam nukleus trigeminal. Karbamazepin juga mempunyai efek sedatif, antikolinergik, antidepresan, relaksasi otot, antiaritmia, antidiuretik, dan aksi penghambatan transmisi neuromuskular. Karbamazepin hanya mempunyai efek analgesik ringan.

Etoksuksimid, obat untuk penyakit epilepsi yang digunakan pada terapi kejang absens. Kanal kalsium merupakan salah satu target dari beberapa obat antiepilepsi yang ada. Obat ini digunakan untuk menghambat kanal yang berperan dalam pembentukan ritme sentakan yang diperantarai oleh kanal pada kejang absens, sehingga dengan obat ini mampu digunakan untuk menghambat kanal yang akan mengurangi ritme atau sentakan kejang absens.

Penambahan obat diberikan bila monoterapi gagal untuk mengatasi serangan kejang. Adapun tujuan umum pemberian terapi obat antikonvulsan adalah mengupayakan dosis yang konstan dalam serum darah, dimana hal ini terutama ditentukan oleh waktu paruh obat yang sangat bervariasi antara satu pasien dengan lainnya.

Pada beberapa orang yang menderita penyakit epilepsi atau kejang-kejang ada yang memiliki perilaku kasar. Perilaku kasar adalah setiap perilaku yang menyebabkan orang lain merasa terganggu baik secara fisik maupun mental.

Pengobatan konservatif yang dapat diberikan antara lain dengan menggunakan obat benzodizepam, obat antipsikotik seperti haloperidol, risperidone, dan olanzapine. Pada kasus-kasus dimana pengobatan konservatif tidak terlalu membantu, maka dapat dipertimbangkan dengan tindakan operasi. Tindakan yang mungkin dilakukan adalah anigdalotomi dan hipotalamotomi posteromedial dengan tingkat keberhasilan sekitar 80 %.

Penyebab Serangan Epilepsi

  • Penyakit ayan / epilepsi ini bisa saja disebabkan oleh adanya rasa trauma dikepala seperti pernah mengalami cedera di daerah kepala, tumor otak, infeksi selaput otak, luka akibat kecelakaan, penyakit darah pada otak dan lain sebagainya.
  • Secara umum, penyakit ayan / epilepsi juga dapat disebabkan oleh kerusakan otak pada saat proses kelahiran, penyakit stroke, tumor otak, alkohol, faktor genetika juga kadang mempengaruhi, namun ayan / epilepsi ini bukan merupakan penyakit keturunan.

Pengobatan Epilepsi dengan Obat Tradisional

Selain pengobatan yang dijalani dengan menggunakan obat antikonvulsan, penyakit epilepsi juga dapat menggunakan obat tradisional. Berikut beberapa ramuan yang dapat anda coba antara lain :

  • Ambil beberapa daun pegangan atau kaki kuda yang sudah dikeringkan. Tumbuklah sampai halus, daun pegagan yang dihaluskan tidak perlu terlalu banyak karena penggunaannya seperti teh. Apabila daun pegagan sudah halus ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih 3/4 gelas dan tambahkan dengan madu 1 sendok makan. Setelah hangat-hangat kuku anda dapat mengkonsumsi ramuan ini sebagai pengganti minum teh. Pengobatan Epilepsi ini dapat dilakukan beberapa hari bilamana anda merasa haus.
  • Sediakan jahe dan gula enau masing-masing satu ibu jari, akar baru cina (Artemisia) satu genggam serta air 4 gelas. Cuci hingga bersih akar baru cina dan jahe. Kemudian semua bahan-bahan dicampur menjadi satu, lalu direbus dengan air 4 gelas sampai mendidih. Biarkan rebusan tetap mendidih dan hingga air rebusan tersebut surut menjadi setengahnya. Ramuan ini dapat dikonsumsi dua kali sehari sebanyak satu gelas untuk pengobatan penyakit epilepsi yang anda alami.

Gejala yang mungkin akan muncul saat anda menderita penyakit epilepsi adalah seperti berikut ini :

  • rasa pusing secara tiba-tiba,
  • pandangan berkunang-kunang,
  • Keluar busa dari mulut,
  • alat pendengarannya kurang sempurna,
  • jatuh pingsan diiringi dengan jeritan,
  • keluar keringat berlebihan,
  • semua urat-urat mengejang,
  • tangan menggenggam dengan eratnya,
  • acapkali lidah luka tergigit karena rahang terkatup rapat,
  • lengan dan tungkai menjulur kaku,
  • sulit bernafas dan muka merah atau kebiru-biruan

Selama terserang gejala penyakit ayan, biasanya mata penderita akan tertutup dengan tiba-tiba dan akhirnya tertidur dengan pulas lebih dari 45 menit dan tidak ingat apa yang terjadi setelah ia terbangun

Pengobatan Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Pemeriksaan Epilepsi

Pemeriksaan epilepsi dapat dilakukan setelah anak anda mengalami kejang-kejang lebih dari 2 kali. Faktor penyebab penyakit epilepsi ini salah satunya adalah faktor genetik. Faktor genetik ini merupakan faktor yang mempunyai peran yang penting teritama pada kasus-kasus epilepsi yang muncul. Penyakit epilepsi atau penyakit ayan pasca trauma cenderung mempunyai riwayat keluarga khususnya seorang ibu yang menderita epilepsi. Faktor genetik juga sangat berperan penting pada anak-anak yang menderita kejang demam.

Pemeriksaan epilepsi yang dilakukan untuk penunjangan  yang dapat antara lain :

– EEG(Electroencephalography), pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur implus di dalam otak. Pemeriksaan EEG cukup membantu dalam melakukan konfirmasi diagnosa epilepsi, namun sebaliknya banyak pula kasus epilepsi yang EEGnya normal. Hal ini disebabkan karena pada pemeriksaan EEG rutin biasanya 20-30 menit saja dan waktu tersebut tidak cukup lama untuk mendeteksi bangkitan episodik serangan kejang.

Pemeriksaan epilepsi lainnya yang dapat dilakukan adalah CT Scan dan MRI, 

Selain itu, kadang-kadang fokus epilepsi berada jauh di dalam otak sehingga tidak terekam pada EEG yang hanya ditempelkan pada kulit kepala. Semua kasus dengan riwayat kejang umumnya memerlukan pemeriksaan CT Scan atau MRI untuk menentukan adanya kelainan struktur otak.

Pemeriksaan punksi lumbal dan nalaisi umumnya tidak perlu dilakukan (sebagai evaluasi awal) pada kasus kejang, kecuali bila ada alasan khusus.

Gejala Awal Penyakit Epilepsi

  1. Kejang umum. Kejang yang melibatkan semua daerah otak. Kejang ini disebut juga dengan kejang grand mal. Penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang ini mungkin akan menanggis atau membuat suara.
  2. Tidak sadar. Tidak sadar atau kejang mel petit yang merupakan kejang yang paling umum dialami pada masa anak-anak. Apabila penderita mengalami kejang ini mungkin ia akan mengalami penurunan kesadaran yang berupa tatapan mata yang kosong, melakukan gerakan berkedip atau gerakan kecil yang berulang, atau dapat juga terjati kejang yang singkat.
  3. Kejang parsial. Kejang ini juga sering disebut dengan kejang lokal yang hanya melibatkan sebagian dari otak, sehingga hanya begian tubuh tertentu yang akan dipengarui oleh otak. Seperti halnya jika otak yang mengendalikan tangan yang terlibat, maka hanya tangal saja yang akan menunjukkan gerakan tersentak.

Dilihat dari gejala yang muncul ada baiknya anak segera dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan epilepsi dan perawatan serta obat penyakit ayan atau epilepsi untuk membantu mengurangi kejang akibat dari penyakit epilepsi yang terjadi.

Pemeriksaan Epilepsi

Pemeriksaan yang dilakukan pada pasien penderita epilepsi yang akan dilakukan adalah :

1. Pemeriksaan epilepsi dengan melihan keadaam umum. Pada pasien yang mengalami penyakit epilepsi ini sewaktu dilakukan pengkajian biasanya akan mengalami kejang dan kesadaran compos mentis.

2. Pemeriksaan antropomeri. Pemeriksaan dengan cara ini ditujukan untuk mengetahui berat badan dan tinggi badan. Karena pada penderita penyakit epilepsi biasanya ada yang mengalami retradari mental sehingga tak jarang tubuh akan mengalami kelainan, kemungkinan kelainan yang terjadi seperti tubuh anak yang menjadi lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak seusianya.

3. Pemeriksaan epilepsi umum. Pada pemeriksaan umum ini bagian tubuh yang biasa akan dilakukan pemeriksaan meliputi :

  • Pemeriksaan kepala dengan melihat ukuran dari kepala pasian, kesimetrisan, distribusi rambut, dan lingkar kepala pasien. Pada pasien penderita penyakit epilepsi biasanya klien mengeluhkan nyeri oleh karena adanya spasme atau penekanan pada tulang tengkorak akibat peningkatan TIK sewaktu kejang
  • Pemeriksaan mata dengan memeriksan ketajaman penglihatan, gerakan ekstra ocular, kesimetrisan, penglihatan warna, warna konjungtiva, warna sclera, pupil, reflek cahaya kornea. Pada penderita epilepsi biasanya akan cenderung seperti melotot bahkan pada sebagian anak lensa mata dapat terbalik sehingga pupil tidak Nampak.
  • Pemeriksaan epilepsi pada hidung seperti fungsi penciuman, kesimetrisan, amati ukuran dan bentuk, kebersihan dan epitaksis. Pada penderita epilepsi jarang di temukan kelainan yang terjadi pada hidung.
  • Pemeriksaan pada mulut meliputi : pemeriksaan bibir terhadap warna, kelembaban, lesi, gusi, lidah dan dalam palatum terhadap kelembaban, pendarahan, jumlah gigi dan tonsil. Pada penderita epilepsi biasanya ditemukan adanya kekakuan pada rahang.
  • Pemeriksaan pada telinga seperti: hygiene, kesimetrisan, ketajaman pendengaran.
  • Pemeriksaan pada leher seperti : pemeriksaan gerakan kepala ROM (Range Of Motion), pembengkakan dan distensi vena. Pada sebagian penderita epilepsi juga ditemukan kaku kuduk pada leher.
  • Pemeriksaan pada dada seperti : dilihat dari kesimetrisan dada, amati jenis pernafasan,   amati kedalaman dan regularitas, bunyi nafas dan bunyi jantung.
  • Pemeriksaan pada abdomen seperti : pemeriksaan yang dilakukan untuk memeriksa warna dan keadaan kulit abdomen, auskultasi bising usus, perkusi secara sistemik pada semua area abdomen, palpasi dari kuardan bawah keatas. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat adanya spasme abdomen.
  • Pemeriksaan Ekstermitas bagian atas seperti : kesimetrisan, antara tangan kanan dan kiri, kaji kekuatan ektermitas atas dengan menyuruh anak meremas jarinya. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat aktivitas kejang pada ekstermitas. Bawah seperti : pengkajianya meliputi kesimetrisan antara kaki kanan dan kiri, kaji kekuatan ektermitas bawah. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat aktivitas kejang pada ekstemitas yang dapat diberikan obat ayan atau epilepsi untuk mengurangi kejang.
  • Pemeriksaan epilepsi pada genetalia seperti ; pemeriksaan kulit sekitar daerah anus terhadap kemerahan dan ruam, pemeriksaan anus terhadap tanda-tanda fisura, hemoroid, polip, atresia ani

Pemeriksaan Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap