Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Obat tradisional penyakit epilepsi adalah temulawak. Penyakit epilepsi terjadi karena adanya kelainan otak yang mengakibatkan penderita sensitif terhadap kejang yang berulang-ulang. Gejala-gejala umum epilepsi, antara lain: pandangan mata kosong, kejang yang berulang-ulang, keluar busa dari mulut ,tidak sadarkan diri, dan lain-lain.

Gejala Penyakit Epilepsi 

obat tradisional penyakit epilepsi
obat tradisional penyakit epilepsi

Gejala penyakit epilepsi (penyakit ayan) tidak mesti selalu ditandai dengan kejang seluruh tubuh dengan busa dari mulut disertai hilangnya kesadaran, tetapi banyak variasinya di antaranya ada berupa gerakan mata ke satu sisi dengan gerakan badan ke sisi tersebut disertai suara seperti tercekik. Ada pula gejala yang timbulnya kejang berupa kaku saja atau kombinasi kaku dan tidak kaku hanya pada satu anggota tubuh tanpa diikuti hilangnya kesadaran. Dapat pula berupa berkurangnya rasa pada salah satu anggota tubuh baik kesemutan atau bahkan tidak adanya rasa di kulit.

Penyebab Epilepsi

Penyakit ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  • Kelainan bawaan saat dilahirkan seperti down syndrome atau neurofibromatosis.
  • Memiliki orang tua atau keluarga dekat yang menderita penyakit epilepsi.
  • Kekurangan oksigen saat proses persalinan.
  • Obat obatan yang dikonsumsi ibu saat hamil.
  • Trauma fisik.
  • Stroke.
  • Penyakit alzheimer.
  • Rangsangan yang berasal dari suara atau adanya suara atau nada yang begitu keras sehingga mempengaruhi otak.
  • Adanya perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh, terutama  terjadi pada wanita ketika menjelang haid, saat dan setelah haid.

Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf (neuron), yang bertugas mengoordinasikan semua aktivitas tubuh kita termasuk perasaan, penglihatan, berpikir, menggerakkan otot.

Pada penderita ayan, kadang-kadang sinyal-sinyal yang ditunjukkan tersebut, tidak beraktivitas sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai unsur-unsur, antara lain; terjadinya trauma pada kepala (pernah mengalami cedera di daerah kepala), penderita penyakit tumor otak, dan lain sebagainya.

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Untuk mengatasi masalah penyakit epilepsi ini ada resep tradisional yang dapat membantu mengatasi bangkitan epilepsi :

1. Resep Pertama

Bahan obat epilepsi :

  • 15 g daun lenglengan
  • 15 g meniran
  • 10 g sambiloto
  • Gula aren secukupnya

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi :

  • Cuci bersih semua bahan,
  • rebus dengan menggunakan 600 cc air
  • biarkan hingga mendidih dan hingga air tersisa 300 cc
  • lalu saring ramuan tersebut, dan
  • Minum 2 kali sehari

2. Resep Kedua

Bahan obat epilepsi :

  • jahe satu ibu jari,
  • akar baru cina (Artemisia) satu genggam
  • gula enau satu ibu jari,
  • serta air empat gelas.

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi :

Cara membuatnya yaitu akar baru cina dan jahe terlebih dahulu dibersihkan dengan dicuci. Kemudian semua bahan-bahan dicampur menjadi satu, lalu direbus dengan 4 gelas iar bersih. Diamkan rebusan hingga mendidih. Biarkan hingga airnya menjadi setengahnya. Ramuan ini dapat anda konsumsi dua kali sehari sebanyak satu gelas.

3. Resep Ketiga

Bahan obat epilepsi :

  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ daun sembung manis,
  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • 1/5 genggam daun poko,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • dua jari kulit kina,
  • tiga jari gula enau
  • air sebanyak lima cangkir.

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi:

Cuci semua bahan-bahan yang sudah disediakan kecuali gula enau. Kemudian potong-potong bahan tersebut. Setelah itu, semua bahan tersebut rebus dengan air 5 cangkir. Diamkan hingga mendidih dan biarkan airnya menjadi setengahnya. Setelah matang, angkat ramuan lalu diamkan sampai dingin. Setelah rebusan dingin lalu ramuan tersebut disaring. Air rebusan tersebut dapat anda konsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

4. Resep Keempat

  • daun sambiloto 30 gram,
  • daun jinten 30 gram,
  • gula merah,
  • daun sambung nyawa 7 lembar,
  • daun meniran 30 gram,
  • serta air lebih kurang 600 cc.

Cara pembuatan Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Semua bahan kecuali gula merah, terlebih dahulu harus dicuci hingga bersih untuk memastikan kotoran pada bahan tidak ikut masuk ke dalam tubuh. Kemudian semua bahan-bahan tersebut direbus dengan air bersih sampai mendidih. Biarkan hingga airnya menjadi setengahnya dan setelah matang, rebusan tersebut disaring. Dan dapat anda konsumsi sehari dua kali, selagi air rebusan masih hangat.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi yang anda derita sebenarnya dapat anda cegah. Berikut beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi adalah :

  • Apabila anak anda menderita infeksi maka infeksi tersebut harus dikontrol dengan vaksinasi yang benar, orang tua dengan anak yang pernah mengalami kejang, demam harus diinstruksikan pada metode untuk mengkontrol demam (kompres dingin, obat anti peuretik).
  • Cara mencegah penyakit epilepsi lainnya adalah dengan mencegah penyebab yang kemungkinan menjadi pemicu timbulnya gejala penyakit tersebut. Misalnya cidera yang terjadi di kepala merupakan salah satu penyebab utama penyakit epilepsi. Tindakan pencegahan yang aman, yaitu tidak hanya dapat hidup aman, tetapi juga mengembangkan pencegahan epilepsi akibat cidera kepala yang dialami.
  • Untuk mengidentifikasi adanya gangguan kejang pada usia dini yang terjadi pada anak anda, pencegahan kejang tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obat anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasi daya hidup merupakan bagian dari rencana pencegahan untuk penyakit epilepsi ini dan dapat juga dengan mengkonsumsi obat tradisional penyakit epilepsi.

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Tradisional Epilepsi

Penyakit epilepsi dapat disembuhkan dengan Obat Tradisional Epilepsi. Sebagian besar masyarakat masih menganggao bahwa epilepsi yang lebih dikenal masyarakat dengan berbagai nama diantaranya ayan atau sawan, disebabkan tau dipengaruhi oleh kekuatan supranatural dan tiap jenis serangan dikaitkan dengan nama roh atau setan. Kurangnya pengertian tentang epilepsi dikalangan keluarga dan masyarakat merupakan sebab utama menagapa masalah epilepsi belum ditanggulangi dengan baik.

Dalam dunia medis sendiri, epilepsi adalah penyakit yang diakibatkan karena  kelainan saraf pada otak yang menyebabkan kejang berulang pada penderitanya. Jadi tidak ada  hubungannya dengan kekuatan supranatural yang dipercaya oleh masyarakat.

Epilepsi memiliki gejala yang menyerupai gangguan histeria yaitu hilangnya kesadaran dan kontrol terhadap anggota tubuh. Penyakit Epilepsi merupakan gangguan yang terjadi karena adanya ketidaknormalan fungsi seluruh atau sebagian otak yang dapat dilihat melalui pemeriksaan elektro ensefalografi (EEG) atau magnetic resonance imaging (MRI). Sedangkan pada penderita histeria tidak ditemukan adanya gangguan fisik yang dapat menjelaskan gejala-gejala tersebut dan terdapat bukti adanya penyebab secara psikologis dalam bentuk hubungan kurun waktu yang jelas dengan masalah-masalah atau kejadian-kejadian yang menimbulkan stres atau hubungan interpersonal yang terganggu.
Namun beberapa penyebab berikut ini dapat mengakibatkan epilepsi.

  • Stroke atau kanker otak.
  • Keracunan zat kimia tertentu.
  • Penyakit yang disebabkan oleh infeksi, misalnya: infeksi sumsum tulang belakang, infeksi selaput otak, gangguan metabolisme,
  • Ada pergantian zat kimia didalam otak kita
  • mengalami cedera atau luka di bagian kepala hingga mengakibatkan trauma otak
  • masalah fisik atau mental
  • Pada sistem kelahiran, berlangsung luka pada kehamilan
  • Dapat juga dikarenakan factor lingkungan

Ramuan Untuk OBat Epilepsi

Ramuan Obat Tradisional epilepsi pertama :

Tumbuk 5 gram buah cabai jawa kering, tambahkan madu secukupnya, lalu aduk sampai rata
Pemakaian : Minum sekaligus ramuan tersebut. Konsumsi ramuan ini untuk mengurangi gejala penyakit epilepsi yang terjadi pada diri anda.

Ramuan Obat Tradisional epilepsi kedua :

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah daun lidah buaya sebanyak 60 gram dan air bersih kira – kira 600 cc.

Cara membuatnya dengan memisahkan buah lidah buaya dan kulitnya dengan dikupas hingga tersisa buahnya saja. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih. Rebus lidah buada dengan air bersih hingga mendidih. biarkan hingga airnya surut menjadi setengahnya. Ada baiknya anda mengkonsumsi rebusan lidah buaya ini dalam keadaan masih hangat. Dan diminum sehari dua kali.

Ramuan Obat Tradisional epilepsi ketiga :

Bahan-bahan yang harus anda sediakan adalah gula aren dan daun kaki kuda kering secukupnya.

Cara membuat ramuan ini dengan mencuci semua daun kaki kuda terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Tumbuk daun kaki kuda sampai benar-benar halus. Lalu ambil satu sendok daun kaki kuda yang sudah dihaluskan, dan kemudian tambahkan gula aren secukupnya, lalu seduh dengan air mendidih sebanyak satu gelas. Aduk hingga merata, lalu disaring dan ramuan ini siap untuk diminum. Dikonsumsi secara teratur.

Beberapa hal yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi

Banyak hal yang perlu anda ketahui mengenai hal apa saja yang harus di hindari jika penderita mengalami penyakit epilepsy. Beberapa hal yang dapat anda lakukan adalah :

  • Akan lebih baik lagi jika anda menemani anak anda saat bermain,
  • jangan biarkan pikiran anak anda kosong pada penderita epilepsi yang akan menyebabkan terjadinya kejang-kejang yang mendadak ,
  • hindari di sekitar tubuh penderita penyakit epilepsi dari benda yang berbau tajam atau dapat membahayakan dirinya.

Pola makan yang anda terapkan bisa menjadi penyebab mengapa suatu peyakit menyerang tubuh anda termasuk dengan penyakit epilepsi ini. Pola makan yang baik dapat menjadi Obat Tradisional Epilepsi. Pola makan yang buruk mengakibatkan penyakit bermunculan. Tidak terkecuali pada penderita penyakit epilepsi. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga agar penyakit epilepsi ini tidak kambuh lagi dan ada juga beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit epilepsi.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan ini baik untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit epilepsi dan termasuk Obat Tradisional Epilepsi:

  • Sayuran segar seperti brokoli, kol, bayam, selada, kapsikum, timun, dll
  • Kacang-kacangan
  • Jamur
  • Buah-buahan
  • Beras coklat
  • Ikan, daging

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau tidak dikonsumsi oleh penderita epilepsi

  • Makanan yang mengandung gula refinasi seperti semua jenis selai, minuman kaleng, es krim, permen, kue, dll karena konsentrasi pada gula yang tinggi dapat membahayakan keadaan orang dengan penyakit epilepsi.
  • Buah kering yang sangat manis atau seperti mangga kering dan jenis buah kering lainnya
  •  Makanan yang asin sebaiknya dijauhkan dari penyakit epilepsi terlebih pada anak-anak. Makanan yang asin seperti snack anak dan lain sebagainya.
  • Makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung refinasi (misalnya tepung terigu putih, tepung beras putih dll)

Penyakit epilepsi atau penyakit ayan juga bisa menyerang pada bayi yang masih berumur kurang dari satu bulan. Gejala epilepsi yang mungkin akan ditunjukkan oleh anak anda adalah gerakan bola mata anak anda yang bergerak dengan cepat. Kelopak mata yang terus berkedip-kedip. Wajah anak anda yang mulai meringis. Atau dapat juga ditandai dengan adanya kejang sesaat yang terjadi pada salah satu anggota gerak. Anda dapat membantuny dengan Obat Tradisional Epilepsi.

Obat Tradisional Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan penyakit epilepsi. Penyakit epilepsi merupakan gangguan kronik otak yang menunjukkan gejala-gejala berupa serangan-serangan yang berulang-ulang yang terjadi akibat adanya ketidaknormalan kerja sementara sebagian atau seluruh jaringan otak karena cetusan listrik pada neuron (sel saraf) peka rangsang yang berlebihan, yang dapat menimbulkan kelainan motorik, sensorik, otonom atau psikis yang timbul tiba-tiba dan sesaat disebabkan lepasnya muatan listrik abnormal sel-sel otak

Penyebab Penyakit Epilepsi

Ada beberapa penyebab yang memicu munculnya gejala penyakit epilepsi yang terjadi pada manusia. Yakni, kondisi ini bisa terjadi bila ibu saat hamil mengalami infeksi, demam tinggi atau malnutrisi. Proses persalinan yang sulit, bayi kurang atau telat bulan, juga dapat menyebabkan otak janin kekurangan zat asam. Gangguan otak janin seperti infeksi atau radang selaput otak, cedera akibat benturan fisik, infeksi otak, tumor otak, kelainan pembuluh darah pada otak, kelainan bawaan atau genetik dan metabolik.

Gangguan epilepsi berupa pola abnormal dari aktivitas sel-sel otak, mirip dengan hubungan pendek listrik. Sinyal yang abnormal itu menyebabkan terjadinya perubahan sementara pada sensasi perilaku, gerakan, atau kesadaran. Kendati bisa membahayakan, sebenarnya serangan epilepsi bisa dikendalikan dengan obat-obatan.

Penyakit epilepsi ini dapat diatasi dengan resep tradisional :

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Pertama :

Bahan- bahan untuk obat epilepsi :

  • 30 g pegagan segar (15 g kering)
  • 10 butir angco (kurma tiongkok)

Cara pembuatan obat tradisional :

  • cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan
  • rebus dengan 600 cc air hingga mendidih
  • biarkan rebusan tetap mendidih hingga tersisa 300 cc,
  • Setelah matang lalu saring ramuan tersebut
  • minum 2 kali sehari serta makan angco dan biji teratainya.

 Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Kedua

Bahan-bahan untuk obat epilepsi :

  • 8 hingga 10 buah ciplukan

Cara pembuatan obat tradisional :

  • Pilih 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak.
  • cuci hingga bersih semua ciplukan tersebut
  • anda dapat mengkonsumsinya langsung.
  • konsumsi setiap hari hingga epilepsi anda membaik.

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Ketiga

Bahan-bahan untuk obat epilepsi :

  • Cabe jawa kering
  • madu murni
  • air

Semua bahan yang disediakan tidak perlu terlalu banyak, secukupnya saja.

Cara pembuatan obat tradisional :

  • Siapkan cabe jawa kering yang sudah anda pilih.
  • Haluskan cabe jawa hingga benar-benar halus.
  • Setelah halus ambil sedikit dan tambahkan sedikit air dan madu sesuai dengan selera anda.
  • Dan anda dapat mengkonsumsinya langsung
  • konsumsi ramuan ini dengan rutin dan teratur.

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi Keempat 

Bahan-bahan untuk obat epilepsi :

  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • ¼ daun sembung manis,
  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • 2 jari kulit kina,
  • 1/5 genggam daun poko,
  • tiga jari gula enau
  • 5 gelas air

Cara pembuatan obat tradisional :

  • Cuci hingga bersih semua bahan yang sudah anda sediakan.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu dan rebus dengan 5 gelas air bersih
  • tunggu hingga ramuan mendidih dan air ramuan tersisa setengahnya
  • Diamkan hingga ramuan dingin dan saring yang langsung siap untuk anda konsumsi.
  • konsumsi ramuan ini tiga kali sehari untuk membantu penyembuhan anda.

Walaupun banyak kasus yang sudah tidak dapat dicegah, anda dapat melakukan usaha untuk mengurangi cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala saat kelahiran, dan menekan parasit dari lingkungan seperti misalnya cacing pita dapat memberikan hasil yang efektif. Langkah-langkah yang mungkin dapat anda lakukan untuk menurunkan tingkat infeksi cacing pita telah berhasil menurunkan kasus baru epilepsi hingga 50% dan dapat dibantu dengan Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi.

Pertolongan Pertama

Pertolongan yang dapat anda lakukan untuk penderita penyakit epilepsi adalah dengan mempopisikan penderita penyakit epilepsi dengan kejang tonik klonik aktif pada posisi bertumpu pada sisi badan penderita dan pada posisi pulih yang dapat anda lakukan untuk membantu mencegah adanya cairan masuk ke paru-paru. Jangan meletakkan jari anda kedalam mulut penderita ataupun dengan menggunakan alat lain untuk menekan lidah penderita karena hal tersebut justru dapat menyebabkan penderita penyakit epilepsi muntah menyebabkan tangan anda dapat tergigit oleh penderita. Usaha-usaha lainnya yang ada harus anda lakukan untuk menangani penderita penyakit epilepsi agar penderita tidak mencederai diri sendiri. Tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah adanya cedera tulang belakang biasanya tidak diperlukan. Bila kejang-kejang yang diderita berlangsung lebih dari 5 menit atau terjadi dua atau lebih kejang-kejang dalam satu jam tanpa proses pemulihan ke keadaan yang normal di antaranya maka keadaan ini dianggap sebagai darurat medis yang dikenal sebagai status epileptikus. Kondisi epileptikus ini berarti penderita penyakit epilepsi ini memerlukan pertolongan medis agar jalan napas tetap terbuka dan terlindung, jalan napas nasofaringeal akan sangat membantu pada keadaan ini. Untuk menangani penderita yang sedang berada di rumah, pengobatan awal yang dapat anda berikan pada penderita kejang dengan durasi yang lama adalah midazolam yang diletakkan di mulut. Diazepam dapat juga diberikan dalam bentuk sediaan secara rektal. Setelah penderita pulih baru dapat diberikan obat ayan atau epilepsi berupa Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi. Di rumah sakit, pemberian lorazepam secara intravena lebih disukai.  Bila dua dosis benzodiazepine tidak efektif, penggunaan obat lain yang dianjurkan adalah fenitoin yang menjadi salah satu jenis antikonvulsan.

Obat Tradisional Untuk Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Kehamilan

Obat epilepsi kehamilan mungkin diperlukan untuk kehamilan pada wanita penyandang epilepsi tergolong mempunyai faktor risiko tinggi.  Banyak penelitian mengatakan terdapat peningkatan risiko komplikasi obstetrik pada wanita hamil yang menyandang epilepsi dibandingkan dengan kehamilan normal. Hal ini disebabkan adanya pengaruh kehamilan terhadap epilepsi dan sebaliknya, pengaruh epilepsi terhadap janin dan pengaruh obat anti epilepsi terhadap perkembangan janin. Untuk menanggulangi banyaknya resiko yang terjadi pada wanita hamil yang memiliki penyakit epilepsi ini, maka diperlukan kerja sama antara dokter ahli kandungan dan dokter ahli neurologi. Kerjasama ini dilakukan agar bayi dan ibu mengalami keselamatan jasmani dan rohaninya.

Pengaruh kehamilan terhadap epilepsi didapatkan sepertiga wanita akan mengalami peningkatan serangan penyakit epilepsi, sepertiga wanita akan mengalami perubahan serangan dan sepertiga wanita lagi akan mengalami penurunan frekuensi serangan.

Wanita penyandang epilepsi yang makin sering mengalami serangan kejang setiap bulannya sebelum hamil, frekuensi serangannya akan meningkat selama kehamilan berlangsung, sedangkan wanita penyandang epilepsi yang dalam waktu sembilan bulan tidak pernah kejang atau hanya satu kali, tidak akan mengalami peningkatan serangan kejang selama hamil.

Obat epilepsi kehamilan seperti valproate natrium dikaitkan dengan risiko 10% dari kelainan janin bila dikonsumsi selama kehamilan, dibandingkan dengan berisiko empat hingga lima persen dengan obat anti-epilepsi lainnya, dan 2-3 persen per risiko pada bayi pada umumnya.

Pada wanita hamil volume plasma akan meningkat kira-kira sepertiga pada trisemeter ketiganya. Hal seperti ini disebabkan dari adanya efek dilusi. Penentuan dan angka penurunan dari konsentrasi obat anti epilepsi berbeda untuk setiap jenis obat ayan atau epilepsi yang diberikan untuk obat epilepsi kehamilan. Penurunan kadar obat dalam darah untuk fenitoin kira-kira 80% terjadi pada trisemester pertama, hal tersebut terjasi juga serupa dengan fenobarbital. Untuk karbamazepin terbesar terjadi penurunannya pada trisemester ketiga. Pada wanita hamil dengan bangkitan dan telah mendapat obat anti epilepsi yang diberikan untuk obat epilepsi kehamilan.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan selama masa kehamilan berlangsung yaitu:

  • Dilakukan pemeriksaan kadar obat dalam darah
  • Dilakukan pemeriksaan EEG
  • Pemeriksaan CT Scan, bila ada kelainan neurologik, dilakukan tergantung pada stadium kehamilan.
  • Perubahan-perubahan konsentrasi obat anti epilepsi secara teratur harus dimonitor setiap bulan.

Komplikasi Saat Kehamilan

Pada wanita hamil yang menderita penyakit epilepsi cenderung memperoleh komplikaso obstetrik yang terjadi selama dalam masa. Pengaruh dari penyakit epilepsi terhadap kehamilan seseorang adalah :

  • Berat badan dari bayi yang akan dilahirkan rendah yang kurang dari 2500 gram. Fakta ini telah ditemukan pada 7-10 % kasus epilepsi pada kehamilan.
  • Mikrosefali
  • Apgar skor yang rendah
  • Melahirkan bayi dalam kondisi prematur. Hal ini ditemukan pada 4 hingga 11% kasus epilepsi pada masa kehamilan.

Komplikasi Pada Persalinan

Neonatus pada wanita penderita penyakit epilepsi yang hamil mengalami banyak resiko karena adanya kerusakan yang dialami ketika partus berjalan. Partus prematur lebih sering terjadi pada wanita yang menderita penyakit epilepsi di masa kehamilannya. Obat epilepsi kehamilan yang diberikan dalam bentuk obat anti epilepsi mengakibatkan adanya kontraksi yang terjadi pada uterus yang melemah, dan ruptur membran yang terlalu dini. Oleh karena itu maka partus pada wanita epilepsi hampir selalu harus dipimpin oleh pakar obstetrik. Penggunaan firsep atau vakum sering dilakukan dan juga seksio saesar.

Tak seorangpun dari 170 bangkitan umum pada 48 kehamilan yang diikuti selama 24 jam menunjukkan komplikasi obstetrik. Komplikasi persalinan baik untuk ibu dan bayi adalah:

  • Frekuensi bangkitan pada penyakit yang dialami meningkat hingga 33%
  • Perdarahan post partum meningkat hingga 10%
  • Bayi yang dikandung sang ibu mempunyai resiko hingga 3% berkembang menjadi penyakit epilepsi
  • Apabila tanpa menggunakan profilaksis vitamin K yang diberikan pada ibu sebagai obat epilepsi kehamilan, maka terdapat resiko hingga 10 % yang terjadi perdarahan perinatal pada bayi

Pengobatan Pada Masa Kehamilan

Pada wanita hamil yang menderita penyakit epilepsi yang sudah memasuki tahap lanjut dapat diberikan juga vitamin K (20mg/hari) yang berguna untuk mencegah tahap lanjut dari neunetel tersenut. Efek yang muncul pada terotogenik obat anti epilepsi :

Hipotesa mekanisme terjadinya teratogenisitas dari pemberian obat anti epilepsi adalah :

  • Metabolisme dari obat epilepsi kehamilan yang berupa obat anti epilepsi terjadi melalui komponen arene oksid atau epoksid, yang sebagian besar adalah merupakan komponen reaktif yang bersifat teratogenik.
  • Radikal bebas yang dihasilkan dari metabolisme obat anti epilepsi dan bersifat sitotoksik.
  • Kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya hidrolase epoksid meningkatkan resiko terhadap toksisitas fetus, atau alternatif lain
  • Kelainan genetik yang disebabkan oleh “free radical scavenging activity” akan mampu meningkatkan resiko terhadap toksisitas fetus

Obat epilepsi kehamilan adalah :

1. Trimetadion yang dapat mengakibatkan kelainan yang terjadi pada janin yang spesifik yang disebut sindrom trimetadion fetus.

2. Fenitoin

Obat ini digunakan sangat luas sebagai obat anti epilepsi pada kehamilan dan mempunyai efek teratogenik. Terdapat kejadian sedikit yang menyebabkan malformasi mayor pada manusia. Sampai sekarang sebagian besar pasien-pasien diobati dengan beberapa obat anti epilepsi,sehingga sulit untuk mengevaluasi efek obat secara individual. Angka malformasi total pada 305 anak yang dilahirkan oleh ibu tanpa epilepsi adalah 6,4 %.

3. Sodium Valproat

Obat Sodium Valproat ini termasuk obat epilepsi kehamilan yang relatif baru dan sedikit data yang berefek pada uterus. Penggunaan obat ini dapat mengakibatkan kelainan pada janin berupa sindrom valproat fetus.

Obat Epilepsi Kehamilan

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap