Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Obat tradisional penyakit epilepsi adalah temulawak. Penyakit epilepsi terjadi karena adanya kelainan otak yang mengakibatkan penderita sensitif terhadap kejang yang berulang-ulang. Gejala-gejala umum epilepsi, antara lain: pandangan mata kosong, kejang yang berulang-ulang, keluar busa dari mulut ,tidak sadarkan diri, dan lain-lain.

Gejala Penyakit Epilepsi 

obat tradisional penyakit epilepsi
obat tradisional penyakit epilepsi

Gejala penyakit epilepsi (penyakit ayan) tidak mesti selalu ditandai dengan kejang seluruh tubuh dengan busa dari mulut disertai hilangnya kesadaran, tetapi banyak variasinya di antaranya ada berupa gerakan mata ke satu sisi dengan gerakan badan ke sisi tersebut disertai suara seperti tercekik. Ada pula gejala yang timbulnya kejang berupa kaku saja atau kombinasi kaku dan tidak kaku hanya pada satu anggota tubuh tanpa diikuti hilangnya kesadaran. Dapat pula berupa berkurangnya rasa pada salah satu anggota tubuh baik kesemutan atau bahkan tidak adanya rasa di kulit.

Penyebab Epilepsi

Penyakit ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  • Kelainan bawaan saat dilahirkan seperti down syndrome atau neurofibromatosis.
  • Memiliki orang tua atau keluarga dekat yang menderita penyakit epilepsi.
  • Kekurangan oksigen saat proses persalinan.
  • Obat obatan yang dikonsumsi ibu saat hamil.
  • Trauma fisik.
  • Stroke.
  • Penyakit alzheimer.
  • Rangsangan yang berasal dari suara atau adanya suara atau nada yang begitu keras sehingga mempengaruhi otak.
  • Adanya perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh, terutama  terjadi pada wanita ketika menjelang haid, saat dan setelah haid.

Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf (neuron), yang bertugas mengoordinasikan semua aktivitas tubuh kita termasuk perasaan, penglihatan, berpikir, menggerakkan otot.

Pada penderita ayan, kadang-kadang sinyal-sinyal yang ditunjukkan tersebut, tidak beraktivitas sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai unsur-unsur, antara lain; terjadinya trauma pada kepala (pernah mengalami cedera di daerah kepala), penderita penyakit tumor otak, dan lain sebagainya.

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Untuk mengatasi masalah penyakit epilepsi ini ada resep tradisional yang dapat membantu mengatasi bangkitan epilepsi :

1. Resep Pertama

Bahan obat epilepsi :

  • 15 g daun lenglengan
  • 15 g meniran
  • 10 g sambiloto
  • Gula aren secukupnya

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi :

  • Cuci bersih semua bahan,
  • rebus dengan menggunakan 600 cc air
  • biarkan hingga mendidih dan hingga air tersisa 300 cc
  • lalu saring ramuan tersebut, dan
  • Minum 2 kali sehari

2. Resep Kedua

Bahan obat epilepsi :

  • jahe satu ibu jari,
  • akar baru cina (Artemisia) satu genggam
  • gula enau satu ibu jari,
  • serta air empat gelas.

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi :

Cara membuatnya yaitu akar baru cina dan jahe terlebih dahulu dibersihkan dengan dicuci. Kemudian semua bahan-bahan dicampur menjadi satu, lalu direbus dengan 4 gelas iar bersih. Diamkan rebusan hingga mendidih. Biarkan hingga airnya menjadi setengahnya. Ramuan ini dapat anda konsumsi dua kali sehari sebanyak satu gelas.

3. Resep Ketiga

Bahan obat epilepsi :

  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ daun sembung manis,
  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • 1/5 genggam daun poko,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • dua jari kulit kina,
  • tiga jari gula enau
  • air sebanyak lima cangkir.

Cara pembuatan obat tradisional penyakit epilepsi:

Cuci semua bahan-bahan yang sudah disediakan kecuali gula enau. Kemudian potong-potong bahan tersebut. Setelah itu, semua bahan tersebut rebus dengan air 5 cangkir. Diamkan hingga mendidih dan biarkan airnya menjadi setengahnya. Setelah matang, angkat ramuan lalu diamkan sampai dingin. Setelah rebusan dingin lalu ramuan tersebut disaring. Air rebusan tersebut dapat anda konsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

4. Resep Keempat

  • daun sambiloto 30 gram,
  • daun jinten 30 gram,
  • gula merah,
  • daun sambung nyawa 7 lembar,
  • daun meniran 30 gram,
  • serta air lebih kurang 600 cc.

Cara pembuatan Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Semua bahan kecuali gula merah, terlebih dahulu harus dicuci hingga bersih untuk memastikan kotoran pada bahan tidak ikut masuk ke dalam tubuh. Kemudian semua bahan-bahan tersebut direbus dengan air bersih sampai mendidih. Biarkan hingga airnya menjadi setengahnya dan setelah matang, rebusan tersebut disaring. Dan dapat anda konsumsi sehari dua kali, selagi air rebusan masih hangat.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Penyakit epilepsi yang anda derita sebenarnya dapat anda cegah. Berikut beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi adalah :

  • Apabila anak anda menderita infeksi maka infeksi tersebut harus dikontrol dengan vaksinasi yang benar, orang tua dengan anak yang pernah mengalami kejang, demam harus diinstruksikan pada metode untuk mengkontrol demam (kompres dingin, obat anti peuretik).
  • Cara mencegah penyakit epilepsi lainnya adalah dengan mencegah penyebab yang kemungkinan menjadi pemicu timbulnya gejala penyakit tersebut. Misalnya cidera yang terjadi di kepala merupakan salah satu penyebab utama penyakit epilepsi. Tindakan pencegahan yang aman, yaitu tidak hanya dapat hidup aman, tetapi juga mengembangkan pencegahan epilepsi akibat cidera kepala yang dialami.
  • Untuk mengidentifikasi adanya gangguan kejang pada usia dini yang terjadi pada anak anda, pencegahan kejang tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obat anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasi daya hidup merupakan bagian dari rencana pencegahan untuk penyakit epilepsi ini dan dapat juga dengan mengkonsumsi obat tradisional penyakit epilepsi.

Obat Tradisional Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Kehamilan

Obat epilepsi kehamilan mungkin diperlukan untuk kehamilan pada wanita penyandang epilepsi tergolong mempunyai faktor risiko tinggi.  Banyak penelitian mengatakan terdapat peningkatan risiko komplikasi obstetrik pada wanita hamil yang menyandang epilepsi dibandingkan dengan kehamilan normal. Hal ini disebabkan adanya pengaruh kehamilan terhadap epilepsi dan sebaliknya, pengaruh epilepsi terhadap janin dan pengaruh obat anti epilepsi terhadap perkembangan janin. Untuk menanggulangi banyaknya resiko yang terjadi pada wanita hamil yang memiliki penyakit epilepsi ini, maka diperlukan kerja sama antara dokter ahli kandungan dan dokter ahli neurologi. Kerjasama ini dilakukan agar bayi dan ibu mengalami keselamatan jasmani dan rohaninya.

Pengaruh kehamilan terhadap epilepsi didapatkan sepertiga wanita akan mengalami peningkatan serangan penyakit epilepsi, sepertiga wanita akan mengalami perubahan serangan dan sepertiga wanita lagi akan mengalami penurunan frekuensi serangan.

Wanita penyandang epilepsi yang makin sering mengalami serangan kejang setiap bulannya sebelum hamil, frekuensi serangannya akan meningkat selama kehamilan berlangsung, sedangkan wanita penyandang epilepsi yang dalam waktu sembilan bulan tidak pernah kejang atau hanya satu kali, tidak akan mengalami peningkatan serangan kejang selama hamil.

Obat epilepsi kehamilan seperti valproate natrium dikaitkan dengan risiko 10% dari kelainan janin bila dikonsumsi selama kehamilan, dibandingkan dengan berisiko empat hingga lima persen dengan obat anti-epilepsi lainnya, dan 2-3 persen per risiko pada bayi pada umumnya.

Pada wanita hamil volume plasma akan meningkat kira-kira sepertiga pada trisemeter ketiganya. Hal seperti ini disebabkan dari adanya efek dilusi. Penentuan dan angka penurunan dari konsentrasi obat anti epilepsi berbeda untuk setiap jenis obat ayan atau epilepsi yang diberikan untuk obat epilepsi kehamilan. Penurunan kadar obat dalam darah untuk fenitoin kira-kira 80% terjadi pada trisemester pertama, hal tersebut terjasi juga serupa dengan fenobarbital. Untuk karbamazepin terbesar terjadi penurunannya pada trisemester ketiga. Pada wanita hamil dengan bangkitan dan telah mendapat obat anti epilepsi yang diberikan untuk obat epilepsi kehamilan.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan selama masa kehamilan berlangsung yaitu:

  • Dilakukan pemeriksaan kadar obat dalam darah
  • Dilakukan pemeriksaan EEG
  • Pemeriksaan CT Scan, bila ada kelainan neurologik, dilakukan tergantung pada stadium kehamilan.
  • Perubahan-perubahan konsentrasi obat anti epilepsi secara teratur harus dimonitor setiap bulan.

Komplikasi Saat Kehamilan

Pada wanita hamil yang menderita penyakit epilepsi cenderung memperoleh komplikaso obstetrik yang terjadi selama dalam masa. Pengaruh dari penyakit epilepsi terhadap kehamilan seseorang adalah :

  • Berat badan dari bayi yang akan dilahirkan rendah yang kurang dari 2500 gram. Fakta ini telah ditemukan pada 7-10 % kasus epilepsi pada kehamilan.
  • Mikrosefali
  • Apgar skor yang rendah
  • Melahirkan bayi dalam kondisi prematur. Hal ini ditemukan pada 4 hingga 11% kasus epilepsi pada masa kehamilan.

Komplikasi Pada Persalinan

Neonatus pada wanita penderita penyakit epilepsi yang hamil mengalami banyak resiko karena adanya kerusakan yang dialami ketika partus berjalan. Partus prematur lebih sering terjadi pada wanita yang menderita penyakit epilepsi di masa kehamilannya. Obat epilepsi kehamilan yang diberikan dalam bentuk obat anti epilepsi mengakibatkan adanya kontraksi yang terjadi pada uterus yang melemah, dan ruptur membran yang terlalu dini. Oleh karena itu maka partus pada wanita epilepsi hampir selalu harus dipimpin oleh pakar obstetrik. Penggunaan firsep atau vakum sering dilakukan dan juga seksio saesar.

Tak seorangpun dari 170 bangkitan umum pada 48 kehamilan yang diikuti selama 24 jam menunjukkan komplikasi obstetrik. Komplikasi persalinan baik untuk ibu dan bayi adalah:

  • Frekuensi bangkitan pada penyakit yang dialami meningkat hingga 33%
  • Perdarahan post partum meningkat hingga 10%
  • Bayi yang dikandung sang ibu mempunyai resiko hingga 3% berkembang menjadi penyakit epilepsi
  • Apabila tanpa menggunakan profilaksis vitamin K yang diberikan pada ibu sebagai obat epilepsi kehamilan, maka terdapat resiko hingga 10 % yang terjadi perdarahan perinatal pada bayi

Pengobatan Pada Masa Kehamilan

Pada wanita hamil yang menderita penyakit epilepsi yang sudah memasuki tahap lanjut dapat diberikan juga vitamin K (20mg/hari) yang berguna untuk mencegah tahap lanjut dari neunetel tersenut. Efek yang muncul pada terotogenik obat anti epilepsi :

Hipotesa mekanisme terjadinya teratogenisitas dari pemberian obat anti epilepsi adalah :

  • Metabolisme dari obat epilepsi kehamilan yang berupa obat anti epilepsi terjadi melalui komponen arene oksid atau epoksid, yang sebagian besar adalah merupakan komponen reaktif yang bersifat teratogenik.
  • Radikal bebas yang dihasilkan dari metabolisme obat anti epilepsi dan bersifat sitotoksik.
  • Kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya hidrolase epoksid meningkatkan resiko terhadap toksisitas fetus, atau alternatif lain
  • Kelainan genetik yang disebabkan oleh “free radical scavenging activity” akan mampu meningkatkan resiko terhadap toksisitas fetus

Obat epilepsi kehamilan adalah :

1. Trimetadion yang dapat mengakibatkan kelainan yang terjadi pada janin yang spesifik yang disebut sindrom trimetadion fetus.

2. Fenitoin

Obat ini digunakan sangat luas sebagai obat anti epilepsi pada kehamilan dan mempunyai efek teratogenik. Terdapat kejadian sedikit yang menyebabkan malformasi mayor pada manusia. Sampai sekarang sebagian besar pasien-pasien diobati dengan beberapa obat anti epilepsi,sehingga sulit untuk mengevaluasi efek obat secara individual. Angka malformasi total pada 305 anak yang dilahirkan oleh ibu tanpa epilepsi adalah 6,4 %.

3. Sodium Valproat

Obat Sodium Valproat ini termasuk obat epilepsi kehamilan yang relatif baru dan sedikit data yang berefek pada uterus. Penggunaan obat ini dapat mengakibatkan kelainan pada janin berupa sindrom valproat fetus.

Obat Epilepsi Kehamilan

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi
Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Alami Untuk Epilepsi

Obat Alami Untuk Epilepsi salah satunya yang sudah terbukti adalah pegagan. Epilepsi didefinisikan sebagai salah satu keadaan yang ditandai oleh bangkitan berulang sebagai akibat dari gangguan fungsi otak secara intermiten oleh karena lepasnya muatan listrik abnormal dan berlebihan di neuron-neuron otak secara paroksismal yang dapat disebabkan oleh berbagai etiologi.

Penyakit epilepsi ini tidak seperti penyakit lain yang dapat disembuhkan dalam jangka waktu tertentu dengan sempurna dan dengan obat yang sempurna dengan Obat Alami Untuk Epilepsi. Nasib penderita penyakit epilepsi ini sangat bergantung pada persepsi penderita itu sendiri, orangtua atau keluarga dari penderita serta masyarakat sekitarnya dan dokter yang merawatnya. Oleh sebab itu seorang penderita penyakit epilepsi harus menjalani hidup yang sehat dan teratur, selalu memiliki padangan yang positif, adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan menanamkan pengertian yang kuat pada penderita epilepsi untuk menghargai diri sendiri serta menjalani sistem pengobatan yang baik yang sudah ditetapkan dokter yang merawat anda agar dapat hidup sukses dengan penyakit epilepsi yang diderita.

Beberapa tipe epilepsi sulit dikendalikan dengan obat ayan atau epilepsi. Pada saat serangan yang terpenting adalah mencegah jangan sampai kejang-kejang dapat mencederai anggota badan, seperti lidah tergigit hingga putus, patah tulang karena gerakan tidak beraturan. Untuk itu usahakan menahan mulut dengan benda yang tidak tajam dan longgarkan pakaian yang ketat agar mempermudah oksigenasi dengan posisi yang menyamping untuk menghindari bahaya tersedak.

Gejala Penyakit Epilepsi 

Pada umunya penyakit epilepsi ini ditandai dengan hal-hal seperti :

  • Terjadi kejang-kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dari 1 episode atau kejadian.
  • Kejang-kejang yang terjadi tanpa adanya faktor provokasi atau penyakit otak yang sudah akut.
  • Kejang yang sering terjadi mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Otak manusia terdiri dari jutaan sel syaraf yang bertugas untuk mengoordinasikan semua aktivitas tubuh anda. Selain faktor genetik, penyakit epilepsi ini juga disebabkan oleh beberapa faktor lainnya.

Manifestasi kejang epilepsi yang berupa pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaam ganjil, atau kejang yang terjadi di seluruh badan. Berikut ini adalah beberapa penyebab yang mungkin dapat menjadi pemicu kejang-kejang seperti :

  • Kelalaian meminum obat
  • pola makan yang tidak teratur
  • siklus menstruasi atau perubahan kondisi hormonal
  • Sakit atau demam
  • Mengonsumsi obat di luar obat untuk epilepsinya
  • Mengonsumsi alkohol dan narkoba

Pengobatan alami yang dapat dilakukan untuk epilepsi adalah dengan resep alami yaitu :

Repes pertama.

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • Daun pegagan atau daun kaki kuda.
  • ¾ gelas air mendidih.
  • 1 sendok makan madu

Cara meramu obat epilepsi :

  • Ambil daun pegagan, cuci hingga bersih lalu keringkan sampai benar-benar kering.
  • Haluskan daun pegagan hingga halus.
  • Ambil satu sendok makan daun pegagan yang sudah dihaluskan dan kemudian seduh dengan ¾ gelas air.
  • Kemudian tambahkan dengan satu sendok makan madu.
  • Tunggu hingga hangat kuku dan minumkan pada penderita epilepsi sebagai pengganti teh.
  • Ramuan ini dapat anda konsumsi beberapa hari bilamana si penderita merasakan haus.

Resep Kedua.

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • 30 g ajar segar baru china (daun hia)
  • 15 g jahe segar
  • 15 g tumbuhan kembang cokelat segar
  • Gula aren atau gula batu secukupnya

Cara meramu obat epilepsi :

  • Cuci bersih semua bahan yang sudah anda sediakan.
  • Rebus bahan dengan 600 cc air.
  • Tunggu rebusan mendidih dan hingga tersisa 300 cc,.
  • Lalu saring ramuan.
  • Minum dua kali sehari

Resep Ketiga

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • ¾ genggam daun meniran.
  • madu secukupnya.
  • 3 gelas air.

Cara Meramu Obat epilepsi :

  • Ambil daun meniran lalu cuci hingga bersih.
  • Rebus dengan menggunakan 3 gelas air.
  • Tunggu rebusan hingga mendidih dan tersisa ¾ nya.
  • Diamkan ramuan hingga dingin dan tambahkan madu secukupnya.
  • Diminumkan pada penderita epilepsi untuk obat alami untuk epilepsi.
  • Lakukan secara rutin sehari 3 kali.

Resep keempat :

Bahan Obat Alami Untuk Epilepsi :

  • 8 hingga 10 ciplukan

Cara Mengkonsumsi Obat Epilepsi :

  • Pilih 8 hingga 10 buah ciplukan yang sudah masak.
  • Cuci hingga bersih.
  • Berikan kepada penderita penyakit epilepsi
  • lalukan secara ritun hingga penyakit epilepsi membaik.

Mencegah Penyakit Epilepsi

Beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit epilepsi dan kabuhnya penyakit epilepsi seperti :

  • Tindakan pendegahan yang aman untuk mencegah penyakit epilepsi adalah dengan mencegah adanya cidera kepala yang merupakan satu penyebab utama dari penyakit epilepsi.
  • Infeksi yang terjadi pada anak-anak yang harus dikontrol dengan memberikan vaksinasi yang benar sebagai Obat Alami Untuk Epilepsi. Apabila anak anda mengalami kejang dan demam maka harus diintruksikan pada metode yang berfungsi untuk mengontrol demam seperti mengompres dingin, atau dengan memberikan obat anti peuretik.
  • Salah satu cara untuk mengindentifikasi anak dengan gangguan kejang pasa usia dini. Pencegahan kejang dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obatan anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasikan daya hidup merupakan bagian dari rencara pencegahan.
  • Selalu temani anak anda saat bermain.
  • Jangan biarkan fikiran anak kosong karena dapat mengakibatkan terjadinya penyakit kejang-kejang secara tiba-tiba.

 Obat Alami Untuk Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Penyakit Epilepsi

Ciplukan adalah jenis tanaman yang buahnya dapat digunakan untuk Obat Herbal Penyakit Epilepsi. Epilepsi merupakan gangguan diotak yang ditandai dengan serangan kejang disertai kehilangan kesadaran berulang-ulang secara temporer. Terjadi karena adanya pelepasan muatan listrik yang mendadak dan tidak terkendali di otak besar (cerebrum). Serangan ayan yang hebat disebut grandmall, sedangkan serangan yang biasa atau kecil disebut petit mall.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Penyebab epilepsi dapat di bagi menjadi dua bagian yaitu epilepsi idiopatik (bila faktor penyebabnya tidak diketahui) dan epilepsi simptomatik (bila penyebabnya diketahui). Banyak faktor yang dapat menyebabkan epilepsi diantaranya adalah faktor genetik/keturunan (relatif kecil), kelainan pada saat menjelang-sesudah persalinan, cedera kepala, radang selaput otak, stroke,tumor otak, kelainan pembuluh darah otak, adanya genangan darah/nanah di otak, atau pernah mengalami operasi otak.

Selain itu setiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat pula menyebabkan kejang, seperti trauma lahir, trauma kepala, tumor otak, radang otak, pendarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), cacat bawaan, gangguan elektrolit, gangguan metabolisme (kadar gula darah yang sangat rendah/ tinggi), gangguan peredaran darah, keracunan (konsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, seperti narkotika atau kokain, obat penenang, obat tidur dan obat penghilang rasa nyeri yang berlebihan), siklus menstruasi yang tidak normal, kurang tidur, kelelahan yang berlebihan dan kondisi fisiologis seperti stress emosionall.

Ramuan tradisional yang dapat mengatasi penyakit epilepsi adalah :

1. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi pertama :

Bahan-bahan yang harus disediakan :

  • Serbuk baru cina 1 sendok teh

Cara meramu resep obat epilepsi :

  • Seduh serbuk baru cina dengan air panas.
  • Biarkan hingga air seduhan mendingin.
  • Aturan pakai : Minum ramuan ini 3 kali sehari.

2. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi Kedua

Bahan-bahan yang harus disediakan :

–          30 gram daun jinten

–          7 lembar daun sambung nyawa.

–          30 gram daun sambiloto

–          30 gram daun meniran

–          gula merah atau gula aren

–          600 cc air

Cara meramu resep obat epilepsi :

–          Cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan kecuali gula merah.

–          Rebus semua bahan dengan menggunakan air sebanyak 600 cc dan ditambahkan dengan gula merah.

–          Biarkan ramuan mendidih dan surut hingga setengahnya atau sekitar 300 cc.

–          Diamkan hingga ramuan hangat, kemudian saring.

–          Air ramuan ini dapat anda minum selagi masih dalam keadaan hangat.

–          Ramuan ini dapat anda konsumsi sebanyak 2 kali dalam sehari.

3. Ramuan Obat Herbal Penyakit Epilepsi Ketiga

Bahan-bahan yang harus disediakan :

–          1 genggam akar baru cina.

–          1 ruas ibu jari jahe

–          1 ruas ibu jari gula aren

–          4 gelas air bersih

Cara Meramu resep obat epilepsi :

–          Cuci bahan yang sudah siap hingga bersih.

–          Rebus dengan menggunakan 4 gelas air bersih dengan ditambahkan 1 ruas ibu jari gula.

–          Tunggi hingga ramuan mendidih dan surut hingga setengahnya.

–          Diamkan hingga ramuan dingin dan dapat dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari masing- masing 1 gelas.

Obat Herbal Penyakit Epilepsi lainnya dapat digunakan dengan mengkonsumsi vitamin B6 yang dianggap berguna untuk penderita penyakit epilepsi. Mengkonsumsi sayuran yang berharga dari vitamin B6 ini yaitu beras, susu, ragi, sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, wortel, dan kacang tanah. Jika diambil dalam bentuk suplemen, vitamin B6 harus diambil dalam dosis terapi 100-150 mg sehari, bersama dengan vitamin B kompleks lainnya. Dengan demikian, mengkonsumsi makanan yang sehat dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi seperti contoh diatas sangat bermanfaat dan berperan penting yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit epilepsi.

Selain menggunakan Obat Herbal Penyakit Epilepsi jika anda melakukan pemeriksaan kedokter biasanya akan di resepkan obat yang berfungsi sebagai anti konvulsan untuk penderita penyakit epilepsi. Beberapa obat ayan atau epilepsi yang sering digunakan untuk merawat penderita penyakit epilepsi ini adalah :

Fenitoin adalah salah satu jenis antikonvulsan yang paling sering diresepkan oleh dokter yang menangani masalah penyakit epilepsi, terutama untuk pengobatan kejang parsial dan kejang grand mal.Efek samping yang biasanya muncul pada pengobatan ini adalah seperti mual, ruam, bicara cadel, kebingungan, insomnia, sakit kepala, dan penyakit gusi. Kemungkinan efek samping yang serius adalah munculnya pikiran bunuh diri dan anemia pada penderita. Hindari meminum antasida pada waktu yang sama karena dapat membuat fenitoin lebih sulit untuk diserap tubuh.

2. Fenobarbital adalah salah satu jenis obat penenang barbiturat yang dapat digunakan untuk mengobati kejang parsial dan kejang menyeluruh. Fenobarbital dapat digunakan juga untuk mengobati epilepsi pada bayi yang baru lahir. Obat ini dapat bersifat adiktif dan akan menyebabkan kantuk. Hindari obat flu atau obat-obatan lainnya yang dapat menyebabkan kantuk saat mengambil fenobarbital.

3. Ethosuximide adalah salah satu antikonvulsan untuk penderita penyakit epilepsi. Ethosuximide memiliki fungsi untuk mengobati kejang-kejang absen. Penderita penyakit epilepsi yang mengkonsumsi obat Ethosuximide dapat menyebabkan adanya gangguan darah yang serius. Efek samping yang mungkin akan mungcul saat penderita melakukan pengobatan dengan obat ini adalah ketidaknyamanan pencernaan, cegukan, mengantuk, lekas marah, dan susah untuk tidur.

Obat Herbal Penyakit Epilepsi yang dijelaskan diatas dapat anda coba dirumah untuk membantu mengurangi gejala penyakit epilepsi yang menyerang keluarga anda. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih

Obat Herbal Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Obat herbal untuk epilepsi dapat anda gunakan sebagai bantuan terhadap peroses penyembuhan penyakit epilepsi yang anda derita. Penyakit epilepsi adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan adanya kecenderungan untuk mengalami kejang-kejang yang terjadi secara berulang. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi.

Kejang parsial simplek dimulai dengan muatan listrik yang terjadi dibagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. Penderita mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung kepada daerah otak terkena. Jika dibagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan, maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam, maka penderita akan mencium bau yang sangat menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan. Pada penderita yang mengalami kelainan psikis bisa mengalami deja vu (merasa pernah mengalami keadaan sekarang di masa lalu).

Penyakit epilepsi merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang syaraf yang sering dijumpai, terdapat pada semua bangsa. Penyakit ini menyerang segala usia dimana penderita [penyakit epilepsi lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan dari penderita penyakit epilepsi wanita. Insiden tertinggi terdapat pada golongan usia dini yang akan menurun pada gabungan usia dewasa muda sampai setengah tua, kemudian meningkat lagi pada usia lanjut.

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Untuk mengatasi penyakit epilepsi ini anda dapat dengan cara mengonsumsi obat herbal untuk epilepsi yang dapat anda gunakan untuk mengatasi adanya serangan bangkitan epilepsi. Caranya adalah :

Cara Pertama dari obat epilepsi

Bahan Obat Herbal Untuk Epilepsi :

Meniran (beserta akar) 3 pohon, daun pegagan 1 genggam, daun jinten 5 lembar, dan temu hitam 2 jari tangan.

Cara membuat :

Temu hitam dikupas, dicuci hingga bersih dan diiris-iris untuk mendapatkan sari dengan maksimal. Rebus temu hitam bersama dengan bahan lainnya yang sudah anda sediakan dan ditambah dengan 5 gelas air. hingga tersisa 3 gelas. Ketika merebus, gunakan api kecil. Setelah hangat-hangat kuku, air rebusannya di saring.

Cara memakai :

Ramuan ini diminum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing 1/2 gelas

Cara Kedua dari obat epilepsi

Bahan Obat herbal untuk epilepsi :

Daun pagagan kering. ¾ gelas air mendidih. 1 sendok makan madu.

Cara Membuat :

Ambil daun pegagan kering dan tumbuk hingga halus. Ambillah 1 sendok makan daun pegagan yang sudah dihaluskan. Seduh dengan menggunakan ait sebanyak ¾ gelas dan tambahkan dengan madu. Aduh tara semua ramuan.

Cara Memakai :

Minum ramuan tersebut selagi masih dalam keadaan hangat-hangat kuku. Ramuan ini dapat anda gunakan sebagai pengganti teh dan dapat anda konsumsi setiap hari bila mana si penderita merasakan haus.

Cara Ketiga dari obat epilepsi

Bahan Obat Herbal Untuk Epilepsi

15 gram jahe. 30 gram akar daun baru cina. gula merah. 800 cc air bersih

Cara Membuat :

Cuci semua bahan yang sudah anda sediakan. Rebus dengan menggunakan 800 cc air bersih hingga surut menjadi 400 cc. Saring ramuan.

Cara Memakai :

Minum airnya selagi masih hangat. Ramuan ini dapat anda konsumsi hingga penyakit epilepsi yang anda derita membaik.

Gejala Penyakit Epilepsi

1. Jika penderita sudah mulai merasakan adanya gejala dari penyakit epilepsi dengan tiba-tiba merasakan rasa sakit tanpa sebab, mendengarkan suara yang tidak nyata, atau juga mencium sesuatu yang tidak ada sumber baunya, maka hal tersebut harus diperhatikan. Karena hal tersebut adalah peringatan pada penderita penyakit epilepsi yang sering disebut dengan aura.

2. Gejala yang terlihat pada penderita penyakit epilepsi lokal yaitu kedutan. Gejala ini tidak sering muncul pada penderita penyakit epilepsi lainnya kecuali epilepsi lokal ini.

3. Ketika anak anda mengalami hal atau bengkitan yang terjadi secara tiba-tiba yang membuat anak anda terjatuh dan kehilangan kesadaran sekitar 2 hingga 5 menit, itu menandakan bahwa anak anda mengalami bangkitan total.

4. Terjadi gejala kejang-kejang yang terjadi secara berulang-ulang

5. Tubuh penderita penyakit epilepsi yang mendadak kaku.

6. Mengeluarkan busa dari mulut atau mulur yang berbuih.

Penyebab Penyakit Epilepsi

Faktor-faktor yang mungkin menjadi pemicu kambuhnya penyakit epilepsi yang anda derita adalah :

  • Kurang beristirahat atau tidur
  • Stress yang berlebihan dan emosional
  • Kelelahan yang anda rasakan pada fisik anda
  • Adanya infeksi dan biasanya disertai dengan demam
  • Suhu badan yang tinggi / demam tinggi
  • Selalu membiasakan kebiasaan buruk dengan mengkonsumsi alkohol
  • Adanya ransangan terhadap cahaya yang menyilaukan dan berkedip-kedip
  • Terjadinya rangsangan suara atau adanya suara atau nada yang begitu keras
  • Perubahan hormonal yang terutama terjadi pada wanita ketika menjelang haid, saat haid dan setelah haid.

Obat herbal untuk epilepsi lainnya yang dapat berasal dari buah-buahan yang menyehatkan tubuh seperti apel, buah bra, dan anggur telah terbukti bermanfaat dalam pengobatan epilepsi. Obat ayan tersebut tidak hanya dari tumbuhan saja melainkan dapat juga dari buah-buahan. Bukan hanya rasa buahnya yang enak, namun buah anggur juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat dari buah anggur yang sudah terbukti adalah untuk mengobati penyakit epilepsi. Pasien penderita penyakiy epilepsi ini harus meminum sekitar 500 ml jus buah anggur yang segar sebanyak 3 kali dalam satu hari selama tiga bulan.

Obat Herbal Untuk Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Tradisional

Obat epilepsi tradisional dengan menggunakan Bengle sebagai bahannya. Pada penyakit epilepsi yang terjadi adanya peningkatan aktivitas dari sebagian otak atau seluruh otak secara tak terkendali. Peningkatan aktivitas yang tak terkendali ini memunculkan berbagai jenis epilepsi.

Epilepsi seringkali merupakan serangan kambuhan tanpa diawali oleh faktor emosi. Serangan kambuhan ini biasanya terjadi secara mendadak. Pada serangan mendadak yang tergolong sangat hebat penderita kehilangan kesadaran setelah mengeluarkan teriakan keras, jatuh ke tanah dan kejang yang terjadi pada otot, biji mata terbelalak diselingi kejang kaki dan tangan, wajah lebam-biru, tidak dapat menahan kencing dan menggigit ujung lidah. Serangan ini berlangsung beberapa menit dan sesudahnya jatuh tertdur sampai pendrita terbangun sendiri tanpa dapat mengingat apa yang baru dialami.

Pada serangan ringan penderita juga kehilangan kesadarannya namun tidak disertai kejang-kejang dan terjadi beberapa saat. Setelah sadar matanya segera berkedip dan seolah memandang sesuatu yang jauh atau merenung, sering apa yang dipegangnya jatuh tanpa diketahuinya.

Penyakit epilepsi dapat disebabkan gangguan atau luka pada otak besar (cerebrum) yang mengakibatkan wajah ataupun alat gerak atas dan bawah terasa kaku, meskipun tidak kehilangan kesadaran. Tindakan darurat perku diambil bila penderita tidak dapat segera dikurangi penyakitnya karena penderita tetap dianggap dalam status epilepticus (masih dalam keadaan terkena ayan).

Gejala dari penyakit epilepsi

  • Tatapan mata yang kosong seperti orang yang sedang melamun.
  • Kejang total yang merupakan penyebab dari kejang tubuh yang paling serius.
  • Mulai timbuk rasa sakit secara tiba-tiba tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata yang disebut dengan aura. Aura adalah peringatan yang terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung.

Penyakit ini secara tradisional dapat disembuhkan dengan resep di bawah ini :

Resep Pertama

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • Bengle (Zingiber Cassumunar, Roxb) = 1 Ons
  • Adas Pulosari ( Foeniculum vulgare, Ait.) = 5 gr
  • Buah pala ( Myristica fragrans, Houtt) = 3 buah
  • Bawang merah ( Allium cepa L) = 5 siung
  • Bawang putih (Allium sativum L) = 3 siung
  • Minyak spertus = secukupnya.

Cara membuat ramuan :

  • Semua bahan kecuali spertus, ditumbuk halus menjadi satu.
  • Setelah itu teteskan spertus secukupnya, dan ditambah 1gelas air, lalu diaduk sampai rata kemudian disaring.
  • Setelah disaring masukkan ke dalam botol dan diembunkan selama satu malam.

Cara menggunakan :

Balurkan air ramuan tersebut ke seluruh badan, kepala, muka, dan kening secara merata. Membaluri tubuh penderita dengan ramuan ini dapat dilakukan pada pagi dan sore hari.

Resep Kedua

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 600 gram lidah buaya.
  • 600 cc air bersih

Cara Membuat ramuan :

Kupas kulit lida buaya dan cuci hingga bersih. Rebus lidah buaya yang sudah bersih dengan air sebanyak 600cc. Biarkan ramuan mendidih dan airnya suruh hingga setengahnya. Diamkan ramuan tersebut agar tidak terlalu panas. Kemudian anda dapat mengkonsumsinya selagi ramuan masih dalam keadaan hangat. Konsumsi ramuan ini dengan teratur sebanyak 2 kali dalam sehari hingga penyakit epilepsi anda membaik.

Resep Ketiga

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 5 gram cabe jawa kering.
  • madu secukupnya.dan
  • air secukupnya

Cara Membuat ramuan :

Tumbuk cabe jawa hingga benar-benar halus. Setelah halus ambil sedikit cabe jawa dan campurkan dengan madu sesuai selera dan ditambah sedikit air agar tidak terlalu lengket. Aduk hingga merata dan minum ramuan tersebut sekaligus. Komsumsi ramuan ini secara rutin dan teratur.

Resep Keempat

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 15 gram jahe,
  • gula merah secukupnya,
  • 30 gram akar daun baru cina, dan
  • air 800 cc.

Cara membuat ramuan :

Cuci hingga bersih jahe dan akar daun cina. Rebus dengan menggunakan air 800 cc. Tambahkan gula merah dan tunggi hingga mendidih. Diamkan ramuan tetap mendidih dan airnya surut hingga setengahnya. Konsumsi air tersebut selagi masih hangat sebanya 2 kali sehari.

Selain dengan obat ayan atau epilepsi tradisional anda juga dapat melakukan penyembuhan dengan diet ketogenik. Diet ketogenik ini digunakan untuk terapi pengibatan penyakit epilepsi. Diet ketogenik adalah salah satu jenis diet dengan kandungan tinggi lemak dan rendah karbohidrat dan protein sehingga dapat memicu keadaan ketosis. Diet ketogenik  ini mengandung 2 hingga 4 gram lemak untuk setiap komsinasi 1 gram kaebohidrat dan protein. Diet ketogenik ini biasanya digunakan sebagai terapi penyakiy epilepsi yang menjadikan lemak sebagai sumber energi dan keton terakumulasi di dalam otak sehingga menjadi tinggi kadar letosisnya.

Keadaan ketosis dalam otak anda dipercaya dapat menghasilkan efek antikonvuldan yang dapat digunakan untuk mengurangi simptom dengan mengurangi frekuensi dan derajat kejang yang terjadi pada penyakit epilepsi.

Obat Epilepsi Tradisional lainnya dengan menggunakan monoterapi sebagai terapi untuk penyakit epillepsi. Terapi penyakit epilepsi yaitu dengan memberikan 1 jenis OEA yang sudah menjadi pilihan yang sesuai dengan jenis bangkitan atau yang sudah sesuai dengan jenis sindrom epilepsi. Obat Epilepsi Tradisional dengan terapi penyakit epilepsi ini di mulai dari dosis yang rendah dan dinaikkan secara bertahap hingga dosis efektif tercapai atau timbul efek samping.

Apabila OAE kedua telah mencapai kadar terapi untuk penyembuhan penyakit epilepsi maka OAE pertama akan diturunkan secara bertahap dan perlahan. Penambahan obat ketiga akan diberikan bila terbukti adanya bangkitan yang tidak dapat diatasi dengan penggunaan dosis maksimal pada kedua OAE pertama tadi.

Obat Epilepsi Tradisional

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Obat Epilepsi Pada Anak

Obat Epilepsi Pada Anak seperti obat anti-kejang dapat anda berikan pada anak anda yang menderita penyakit epilepsi.Definisi istilah merupakan hal yang penting bila membahas penyakit epilepsi dan penyebab lain kehilangan kesadaran sementara pada anak. Diagnosisi penyakit epilepsi mempunyai implikasi medis dan sosial yang besar. Namun, banyak kasus diagnosisnya salah dan regimen obat yang diberikan tidak sesuai.

Epilepsi secara tidak langsung adalah gangguan otak yang mengahasilkan pelepasan impuls secara paroksismal dan berulang kali menyebabkan epilepsi. Diagnosis epilepsi hanya dapat ditegakkan bila telah terjadi lebih dari satu serangan epilepsi. Seorang anak yang hanya mengalami satu kali kejang tidak dapat dikatakan telah menderita epilepsi karena ia mungkin tidak akan pernah mengalami kejang lagi. Pravalensi epilepsi diantara anak-anak sekolah adalah 8 dari 1000 anak.

Obat anti epilepsi dimakan setiap hari untuk mencegah serangan epilepsi. Karena obat anti epilepsi mungkin perlu dikonsumsi bertahun-tahun, dokter akan mempertimbangkan usia dan gaya hidup anak dalam mengeluarkan resep.

Bagaimana tubuh menyerap dan mengeluarkan obat dalam tubuh berubah seiring usia. Untuk anak berusia di bawah 12 tahun, biasanya dosis obat disesuaikan dengan berat badan, dan meningkat seiring usia. Untuk anak di atas 12 tahun, biasanya dosisnya sama dengan orang dewasa.

Orang yang baru didiagnosa epilepsi disarankan untuk mengkonsumsi 1 macam obat ayan saja (disebut monotherapy). Jika jenis obat harus diubah, transisinya harus dilakukan dengan perlahan-lahan. Jika anak tetap mengalami kejang mencoba obat jenis kedua, dokter mungkin akan melakukan diagnosa ulang sebelum meresepkan obat baru.
Jika satu macam obat tidak dapat mengontrol serangan, dokter mungkin menambahkan obat kedua, sehingga anak mengkonsumsi 2 macam obat setiap hari (disebut polytherapy).

Gejala Klinis dari Penyakit Epilepsi:

  • Gejala kejang yang terjadi secara spesifik, tergantung pada jenis kejang. Jenis kejang yang terjadi pada setiap pasien dapat bervariasi, namun cenderung sama.
  • Kejang kompleks parsial yang dapat terjadi gangguan parsial.
  • Kejang absens yang mempunyai efek yang ringan dengan gangguan dan terjadinya kehilangan kesadaran.
  • Kejang tonik klonik yang pada umumnya mempunyai episode kejang-kejang yang lama dan dapat terjadi kehilangan kesadaran.
  • Somatosenori atau motor fokal yang terjadi pada kejang kompleks parsial.

Obat Epilepsi pada anak.

1. Fenitoin. Fenitoin merupakan obat anti epilepsi pilihan pertama yang digunakan untuk kejang umum, kejang tonik-klonik, dan pencegahan kejang pada pasien penderita penyakit epilepsi terutama kepala / bedah syafar. Obat epilepsi pada anak ini memiliki dosis awal penggunaan fenitoin 5 mg/kg/hari dan untuk dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari.

2. Primidon yang merupakan obat epilepsi pada anak untuk terapi kejang parsial dan kejang tink-klonik.Primidon mempunyai efek terjadinya penurunan pada neuron ekssitatori. Dosis yang digunakan untuk obat ini adalah 100-125 mg yang dikonsumsi 3 kali sehari. Efek samping yang mungkin muncul akibat konsumsi obat ini adalah pusing, mengantuk, kehilangan keseimbangan, perubahan perilaku, kemerahan pada kulit, dan impotensi.

3. Asam valproat. Obat epilepsi pada anak yang satu ini digunakan untuk pilihan pertama saat melakukan terapi kejang parsial, kejang absens, kejang mioklonik, dan kejang tonik-klonik. Obat ini berguna untuk meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi sintesis GABA. Penggunaan dosis dari Obat Epilepsi Pada Anak ini adalah dengan 10-15 mg/kg/hari. Efek samping yang mungkin timbul akibat obat asam valptroat ini adalah gangguan pencernaan, muntah, mual, dan peningkatan berat badan.

4. Lamotrigin, merupakan obat epilepsi pada anak yang termasuk jenis obat generasi baru dengan spektrum luas yang memiliki efekasi pada kejang parsial dan epilepsi umum. Dosis yang digunakan untuk mengkonsumsi Obat Epilepsi Pada Anak ini adala dengan 25-50 mg/hari. Penggunaan obat ini biasanya dapat ditoleransi pada pasien anak-anak, dewasa, dan pasien geriatri. Efek samping yang munkin ditimbulkan oleh penyakit ini adalah sakit kepala, pusing, goyah ( tidak dapat untuk berdiri tega).

Penegakan Diagnosis

Penegakan diagnosis yang mungkin dapat dilakukan untuk pemeriksaan penyakit epilepsi adalah :

1. EEG ( electroencephalogram). Pemeriksaan ini sangat berguna dalam diagnosis berbagai macam jenis epilepsi.

2. EEG mungkin normal pada beberapa pasien yang secara klinis masih terdiagnosis penyakit epilepsi dan membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan dosis obat epilepsi pada anak.

3. MRI (Magnetic resonance imaging), alat ini sangat bermanfaat khususnya dalam menggambarkan lubos temporal, Tetapi Ctscan tidak membantu, kecuali dalam evaluasi awal untuk tumor otak pendarahan serebral.

Untuk menegakkan diagnosis penyakit epilepsi ini dapat menyulitkan, dapat sering terjadi kesalahan dalam diagnosis. Dalam sejumlah kondisi penyakit epilepsi ini mungkin akan menunjukkan ciri-ciri dan gejala yang mirip dengan gejala penyakit epilepsi seperti: sinkop, hiperventikasi, migrain, narkolepsi, serangan panik, dan PNES. Sekitar satu diantara lima orang yang berada di klinik epilepsi adalah PNES dan dari mereka yang mengalami gejala PNES sekitar 10 % juga menderita penyakit epilepsi. Memisahkan kedua penyakit tersebut hanya dengan berdaraskan episode kejang saja tanpa melakukan pemeriksaan lebih jauh pada umumnya sangat sulit untuk dilakukan.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Walaupun banyak kasus yang tidak dapat dicegah, usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala saat melahirkan, dan menekan parasit dari lingkungan seperti misalnya salah satunya adalah cacing pita yang dapat memberikan hasil yang lebih efektif. Langkah yang dilakukan di salah satu wilayah untuk menurunkan tingkat infeksi cacing pita yang telah berhasil menurunkan kasus beru epilepsi sebesar 50%.

Obat Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap