Obat Epilepsi Pada Ibu Hamil

Obat epilepsi pada ibu hamil Penyakit epilepsi adalah serangan merupakan penyakit syaraf menahun dan bisa mengakibatkan seseorang yang menderita penyakit epilepsi ini terserang secara mendadak dan ditandai dengan kejang-kejang dua kali atau lebih tanpa ada alasan yang menyertainya. Dalam bahasa Indonesia, penyakit epilepsi disebut juga sebagai penyakit ayan.

Bagi para wanita penderita epilepsia (penyakit ayan) dapat berbahagia juga dalam kehidupan perkawinannya. Wanita penderita epilepsia dapat melalui tahap kehamilan dan melahirkan dengan aman asalkan secara intensif melakukan konsultasi dengan dokter kandungan. Intinya asalkan pengobatannya yang dilakukan dengan obat epilepsi pada ibu hamil diteruskan, dia dapat melanjutkan kehamilan dan hingga melahirkan.

Hal yang juga dibutuhkan oleh wanita penderita penyakit epilepsia adalah kesediaan pendamping atau keluarga dekat di sekitarnya yang siap siaga setiap saat apabila serangan kejang timbul. Biasanya dalam kehamilan muda pada penderita ayan akan lebih sering timbul serangan kejang.

Penyakit epilepsi memiliki arti lain yaitu sebagai adanya kumpulan gejala dan tanda-tanda secara klinis yang muncul yang disebabkan dari adanya gangguan yang terjadi pada fungsi otak secara intermiten. Gangguan otak tersebut terjadi akibat lepas muatan listrik yang abnormal atau berlebihan dari neuron-neuron secara paroksismal dengan berbagai macam etiologi, sedangkan serangan atau bangkitan epilepsi yang dikenal dengan nama epiletic seizure adalah manifestasi klinis yang serupa dan berulang secara paroksismal yang disebabkan oleh hiperaktivitas listrik sekelompok sel saraf di otak yang spontan dan bukan disebabkan oleh suatu penyakit otak akut (unprovoked).

Penyebab Seseorang menderita penyakit Epilepsi

  1. Adanya pergantian zat kimia yang berlangsung didalam otak
  2. Pernah mengalami cedera atau luka dibagian kepala hingga mengakibatkan trauma pada otak anda
  3. Faktor genetika tetapi bukan faktor keturunan
  4. Pada sistem kelahiran, berlangsung luka pada kehamilan yang dialaminya
  5. Pernah mengalami masalah fisik atau mental
  6. Dapat juga dikarenakan faktor lingkungan sekitar anda.

Perlu diketahui bahwa penderita epilepsia tidak boleh menyusui dan memandikan bayinya seorang diri tanpa pengawasan serta bantuan orang lain. Sebab bila penderita epilepsi seorang diri memandikan atau menyusui bayinya akan sangat berbahaya mengingat bayi dapat terjatuh atau tenggelam dalam bak mandi apabila penderita secara tiba-tiba mengalami serangan kejang.

Kebanyakan wanita epilepsi yang tengah hamil berhenti minum obat epilepsi pada ibu hamin karena takut anaknya cacat sewaktu dilahirkan. Justru fatal akibatnya bagi ibu dan janin. Ibu bisa kejang dan terjatuh. Itu alasan psikososial mengapa wanita penderita epilepsi cenderung menutupi bahwa yang menderita epilepsi terhadap suaminya. Jika memang mengonsumsi obat epilepsi pada ibu hamil dari dokter pun, harus minum secara teratur dan tidak boleh berhenti mendadak. Pengehentian minum obat secara mendadak dapat mengakibatkan serangan baru yang dapat memiliki dampak yang serius, seperti serangan epilepsi beruntun.

Frekuensi yang dapat terjadi saat hamil seperti :

  1. jika anda seorang wanita yang sudah menikah dan sedang dalam masa penjajakan untuk hamin maka anda akan sering mengalami serangan penyakit  setiap bulan sebelum masa kehamilan anda berlangsung, frekuensi serangan akan meningkat selama hamil dan anda akan terus membutuhkan obat epilepsi pada ibu hamil.
  2. Ibu yang selama 9 bulan tidak pernah atau hanya sekali mangalami serangan penyakit epilepsi, maka ia tidak akan mengalami peningkatan serangan selama masa kehamilan
  3. Ibu yang 2 tahun bebas serangan, risiko serangan selama hamil menurun atau bahkandapat hilang
  4. Frekuensi serangan meningkat jika mengandung janin laki-laki dan menurun jika janin perempuan karena penderita penyakit epilepsi akan lebih banyak menyerang laki-laki dibandingkan dengan wanita.
  5. Serangan pada ibu hamil akan lebih sering terjadi pada trimester 1

Komplikasi Pada kehamilan

Komplikasi yang mungkin akan muncul ketika seorang ibu hamil mengalami pentakit epilepsi adalah seperti, perdarahan, mual muntah yang berlebihan akibat dosis tinggi obat ayan atau epilepsi pada ibu hamil, risiko herpes maternal 6 kali, pre-eklampsia, persalinan caesar dan kematian ibu saat hamil.

Efek obat epilepsi pada ibu hamil ke janin. 

Efek yang akan timbul ketika wanita yang memiliki penyakit epilepsi yang menjalani masa kehamilan, maka akan mengalami bayi lahir Caesar, bayi yang lahir prematur, berat bayi rendah, kurang oksigen (hipoksia), cacat bawaan, bibir sumbing, kematian janin dalam kandungan ketika atau setelah dilahirkan.

Kehamilan memicu serangan epilepsi

Beberapa hal yang menjadi pemicu terjadinya penyakit epilepsi yang diderita selama masa kehamilan adalah :

  1. Meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesteron di plasma darah
  2. Terjadi perubahan metabolik akibat kenaikan berat badan mengganggu metabolisme obat antiepilepsi sehingga menimbulkan kejang
  3. Kurang tidur akbiat morning sikness, nyeri pada pinggang atau gerakan janin
  4. Mual mutah pada saat masa kehamilan dapat mengganggu penyerap penyerapan obat anti epilepsi
  5. psokologik atau stress serta cemas yang dirasakan ibu pada saat masa kehamilannya.
  6. Ibu hamil yang berhenti mengkonsumsi obat epilepsi pada ibu hamil karena takut efek dari obat yang dapat mempengaruhi janin.

Pengaruh kehamilan terhadap penyakit epilepsi sangat bervariasi. Kira-kira seperempat (1/4) dari kasus frekunsi bangkitan akan meningkat terutama pada trimester terakhir. Seperempatnya lagi menurun dan separuhnya tidak mengalami perubahan selama masa kehamilan pada ibu berlangsung yang ditambah dengan obat epilepsi pada ibu hamil.

Obat Epilepsi Pada Ibu Hamil

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi Pada Ibu Hamil

Obat Epilepsi Tradisional

Obat epilepsi tradisional dengan menggunakan Bengle sebagai bahannya. Pada penyakit epilepsi yang terjadi adanya peningkatan aktivitas dari sebagian otak atau seluruh otak secara tak terkendali. Peningkatan aktivitas yang tak terkendali ini memunculkan berbagai jenis epilepsi.

Epilepsi seringkali merupakan serangan kambuhan tanpa diawali oleh faktor emosi. Serangan kambuhan ini biasanya terjadi secara mendadak. Pada serangan mendadak yang tergolong sangat hebat penderita kehilangan kesadaran setelah mengeluarkan teriakan keras, jatuh ke tanah dan kejang yang terjadi pada otot, biji mata terbelalak diselingi kejang kaki dan tangan, wajah lebam-biru, tidak dapat menahan kencing dan menggigit ujung lidah. Serangan ini berlangsung beberapa menit dan sesudahnya jatuh tertdur sampai pendrita terbangun sendiri tanpa dapat mengingat apa yang baru dialami.

Pada serangan ringan penderita juga kehilangan kesadarannya namun tidak disertai kejang-kejang dan terjadi beberapa saat. Setelah sadar matanya segera berkedip dan seolah memandang sesuatu yang jauh atau merenung, sering apa yang dipegangnya jatuh tanpa diketahuinya.

Penyakit epilepsi dapat disebabkan gangguan atau luka pada otak besar (cerebrum) yang mengakibatkan wajah ataupun alat gerak atas dan bawah terasa kaku, meskipun tidak kehilangan kesadaran. Tindakan darurat perku diambil bila penderita tidak dapat segera dikurangi penyakitnya karena penderita tetap dianggap dalam status epilepticus (masih dalam keadaan terkena ayan).

Gejala dari penyakit epilepsi

  • Tatapan mata yang kosong seperti orang yang sedang melamun.
  • Kejang total yang merupakan penyebab dari kejang tubuh yang paling serius.
  • Mulai timbuk rasa sakit secara tiba-tiba tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata yang disebut dengan aura. Aura adalah peringatan yang terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung.

Penyakit ini secara tradisional dapat disembuhkan dengan resep di bawah ini :

Resep Pertama

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • Bengle (Zingiber Cassumunar, Roxb) = 1 Ons
  • Adas Pulosari ( Foeniculum vulgare, Ait.) = 5 gr
  • Buah pala ( Myristica fragrans, Houtt) = 3 buah
  • Bawang merah ( Allium cepa L) = 5 siung
  • Bawang putih (Allium sativum L) = 3 siung
  • Minyak spertus = secukupnya.

Cara membuat ramuan :

  • Semua bahan kecuali spertus, ditumbuk halus menjadi satu.
  • Setelah itu teteskan spertus secukupnya, dan ditambah 1gelas air, lalu diaduk sampai rata kemudian disaring.
  • Setelah disaring masukkan ke dalam botol dan diembunkan selama satu malam.

Cara menggunakan :

Balurkan air ramuan tersebut ke seluruh badan, kepala, muka, dan kening secara merata. Membaluri tubuh penderita dengan ramuan ini dapat dilakukan pada pagi dan sore hari.

Resep Kedua

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 600 gram lidah buaya.
  • 600 cc air bersih

Cara Membuat ramuan :

Kupas kulit lida buaya dan cuci hingga bersih. Rebus lidah buaya yang sudah bersih dengan air sebanyak 600cc. Biarkan ramuan mendidih dan airnya suruh hingga setengahnya. Diamkan ramuan tersebut agar tidak terlalu panas. Kemudian anda dapat mengkonsumsinya selagi ramuan masih dalam keadaan hangat. Konsumsi ramuan ini dengan teratur sebanyak 2 kali dalam sehari hingga penyakit epilepsi anda membaik.

Resep Ketiga

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 5 gram cabe jawa kering.
  • madu secukupnya.dan
  • air secukupnya

Cara Membuat ramuan :

Tumbuk cabe jawa hingga benar-benar halus. Setelah halus ambil sedikit cabe jawa dan campurkan dengan madu sesuai selera dan ditambah sedikit air agar tidak terlalu lengket. Aduk hingga merata dan minum ramuan tersebut sekaligus. Komsumsi ramuan ini secara rutin dan teratur.

Resep Keempat

Bahan Obat Epilepsi Tradisional :

  • 15 gram jahe,
  • gula merah secukupnya,
  • 30 gram akar daun baru cina, dan
  • air 800 cc.

Cara membuat ramuan :

Cuci hingga bersih jahe dan akar daun cina. Rebus dengan menggunakan air 800 cc. Tambahkan gula merah dan tunggi hingga mendidih. Diamkan ramuan tetap mendidih dan airnya surut hingga setengahnya. Konsumsi air tersebut selagi masih hangat sebanya 2 kali sehari.

Selain dengan obat ayan atau epilepsi tradisional anda juga dapat melakukan penyembuhan dengan diet ketogenik. Diet ketogenik ini digunakan untuk terapi pengibatan penyakit epilepsi. Diet ketogenik adalah salah satu jenis diet dengan kandungan tinggi lemak dan rendah karbohidrat dan protein sehingga dapat memicu keadaan ketosis. Diet ketogenik  ini mengandung 2 hingga 4 gram lemak untuk setiap komsinasi 1 gram kaebohidrat dan protein. Diet ketogenik ini biasanya digunakan sebagai terapi penyakiy epilepsi yang menjadikan lemak sebagai sumber energi dan keton terakumulasi di dalam otak sehingga menjadi tinggi kadar letosisnya.

Keadaan ketosis dalam otak anda dipercaya dapat menghasilkan efek antikonvuldan yang dapat digunakan untuk mengurangi simptom dengan mengurangi frekuensi dan derajat kejang yang terjadi pada penyakit epilepsi.

Obat Epilepsi Tradisional lainnya dengan menggunakan monoterapi sebagai terapi untuk penyakit epillepsi. Terapi penyakit epilepsi yaitu dengan memberikan 1 jenis OEA yang sudah menjadi pilihan yang sesuai dengan jenis bangkitan atau yang sudah sesuai dengan jenis sindrom epilepsi. Obat Epilepsi Tradisional dengan terapi penyakit epilepsi ini di mulai dari dosis yang rendah dan dinaikkan secara bertahap hingga dosis efektif tercapai atau timbul efek samping.

Apabila OAE kedua telah mencapai kadar terapi untuk penyembuhan penyakit epilepsi maka OAE pertama akan diturunkan secara bertahap dan perlahan. Penambahan obat ketiga akan diberikan bila terbukti adanya bangkitan yang tidak dapat diatasi dengan penggunaan dosis maksimal pada kedua OAE pertama tadi.

Obat Epilepsi Tradisional

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi Tradisional

Obat Epilepsi Pada Anak

Obat Epilepsi Pada Anak seperti obat anti-kejang dapat anda berikan pada anak anda yang menderita penyakit epilepsi.Definisi istilah merupakan hal yang penting bila membahas penyakit epilepsi dan penyebab lain kehilangan kesadaran sementara pada anak. Diagnosisi penyakit epilepsi mempunyai implikasi medis dan sosial yang besar. Namun, banyak kasus diagnosisnya salah dan regimen obat yang diberikan tidak sesuai.

Epilepsi secara tidak langsung adalah gangguan otak yang mengahasilkan pelepasan impuls secara paroksismal dan berulang kali menyebabkan epilepsi. Diagnosis epilepsi hanya dapat ditegakkan bila telah terjadi lebih dari satu serangan epilepsi. Seorang anak yang hanya mengalami satu kali kejang tidak dapat dikatakan telah menderita epilepsi karena ia mungkin tidak akan pernah mengalami kejang lagi. Pravalensi epilepsi diantara anak-anak sekolah adalah 8 dari 1000 anak.

Obat anti epilepsi dimakan setiap hari untuk mencegah serangan epilepsi. Karena obat anti epilepsi mungkin perlu dikonsumsi bertahun-tahun, dokter akan mempertimbangkan usia dan gaya hidup anak dalam mengeluarkan resep.

Bagaimana tubuh menyerap dan mengeluarkan obat dalam tubuh berubah seiring usia. Untuk anak berusia di bawah 12 tahun, biasanya dosis obat disesuaikan dengan berat badan, dan meningkat seiring usia. Untuk anak di atas 12 tahun, biasanya dosisnya sama dengan orang dewasa.

Orang yang baru didiagnosa epilepsi disarankan untuk mengkonsumsi 1 macam obat ayan saja (disebut monotherapy). Jika jenis obat harus diubah, transisinya harus dilakukan dengan perlahan-lahan. Jika anak tetap mengalami kejang mencoba obat jenis kedua, dokter mungkin akan melakukan diagnosa ulang sebelum meresepkan obat baru.
Jika satu macam obat tidak dapat mengontrol serangan, dokter mungkin menambahkan obat kedua, sehingga anak mengkonsumsi 2 macam obat setiap hari (disebut polytherapy).

Gejala Klinis dari Penyakit Epilepsi:

  • Gejala kejang yang terjadi secara spesifik, tergantung pada jenis kejang. Jenis kejang yang terjadi pada setiap pasien dapat bervariasi, namun cenderung sama.
  • Kejang kompleks parsial yang dapat terjadi gangguan parsial.
  • Kejang absens yang mempunyai efek yang ringan dengan gangguan dan terjadinya kehilangan kesadaran.
  • Kejang tonik klonik yang pada umumnya mempunyai episode kejang-kejang yang lama dan dapat terjadi kehilangan kesadaran.
  • Somatosenori atau motor fokal yang terjadi pada kejang kompleks parsial.

Obat Epilepsi pada anak.

1. Fenitoin. Fenitoin merupakan obat anti epilepsi pilihan pertama yang digunakan untuk kejang umum, kejang tonik-klonik, dan pencegahan kejang pada pasien penderita penyakit epilepsi terutama kepala / bedah syafar. Obat epilepsi pada anak ini memiliki dosis awal penggunaan fenitoin 5 mg/kg/hari dan untuk dosis pemeliharaan 20 mg/kg/hari.

2. Primidon yang merupakan obat epilepsi pada anak untuk terapi kejang parsial dan kejang tink-klonik.Primidon mempunyai efek terjadinya penurunan pada neuron ekssitatori. Dosis yang digunakan untuk obat ini adalah 100-125 mg yang dikonsumsi 3 kali sehari. Efek samping yang mungkin muncul akibat konsumsi obat ini adalah pusing, mengantuk, kehilangan keseimbangan, perubahan perilaku, kemerahan pada kulit, dan impotensi.

3. Asam valproat. Obat epilepsi pada anak yang satu ini digunakan untuk pilihan pertama saat melakukan terapi kejang parsial, kejang absens, kejang mioklonik, dan kejang tonik-klonik. Obat ini berguna untuk meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi sintesis GABA. Penggunaan dosis dari Obat Epilepsi Pada Anak ini adalah dengan 10-15 mg/kg/hari. Efek samping yang mungkin timbul akibat obat asam valptroat ini adalah gangguan pencernaan, muntah, mual, dan peningkatan berat badan.

4. Lamotrigin, merupakan obat epilepsi pada anak yang termasuk jenis obat generasi baru dengan spektrum luas yang memiliki efekasi pada kejang parsial dan epilepsi umum. Dosis yang digunakan untuk mengkonsumsi Obat Epilepsi Pada Anak ini adala dengan 25-50 mg/hari. Penggunaan obat ini biasanya dapat ditoleransi pada pasien anak-anak, dewasa, dan pasien geriatri. Efek samping yang munkin ditimbulkan oleh penyakit ini adalah sakit kepala, pusing, goyah ( tidak dapat untuk berdiri tega).

Penegakan Diagnosis

Penegakan diagnosis yang mungkin dapat dilakukan untuk pemeriksaan penyakit epilepsi adalah :

1. EEG ( electroencephalogram). Pemeriksaan ini sangat berguna dalam diagnosis berbagai macam jenis epilepsi.

2. EEG mungkin normal pada beberapa pasien yang secara klinis masih terdiagnosis penyakit epilepsi dan membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan dosis obat epilepsi pada anak.

3. MRI (Magnetic resonance imaging), alat ini sangat bermanfaat khususnya dalam menggambarkan lubos temporal, Tetapi Ctscan tidak membantu, kecuali dalam evaluasi awal untuk tumor otak pendarahan serebral.

Untuk menegakkan diagnosis penyakit epilepsi ini dapat menyulitkan, dapat sering terjadi kesalahan dalam diagnosis. Dalam sejumlah kondisi penyakit epilepsi ini mungkin akan menunjukkan ciri-ciri dan gejala yang mirip dengan gejala penyakit epilepsi seperti: sinkop, hiperventikasi, migrain, narkolepsi, serangan panik, dan PNES. Sekitar satu diantara lima orang yang berada di klinik epilepsi adalah PNES dan dari mereka yang mengalami gejala PNES sekitar 10 % juga menderita penyakit epilepsi. Memisahkan kedua penyakit tersebut hanya dengan berdaraskan episode kejang saja tanpa melakukan pemeriksaan lebih jauh pada umumnya sangat sulit untuk dilakukan.

Pencegahan Penyakit Epilepsi

Walaupun banyak kasus yang tidak dapat dicegah, usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi cedera kepala, yaitu dengan penanganan yang baik untuk wilayah sekitar kepala saat melahirkan, dan menekan parasit dari lingkungan seperti misalnya salah satunya adalah cacing pita yang dapat memberikan hasil yang lebih efektif. Langkah yang dilakukan di salah satu wilayah untuk menurunkan tingkat infeksi cacing pita yang telah berhasil menurunkan kasus beru epilepsi sebesar 50%.

Obat Epilepsi Pada Anak

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi Pada Anak

Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Obat epilepsi untuk orang dewasa dapat berupa obat anti konvulsan atau juga dengan obat tradisional. Para dokter telah memperkirakan bahwa gangguan yang terjadi pada susunan saraf pusat atau otak anda merupakan salah satu penyebab penyakit ayan atau epilepsi. Rasa gembira yang berlebihan dan rasa sedih yang mendalam, gangguan sembelit dan minuman yang banyak mengandung alkohol ternyata bisa mempercepat serangan ayan.

Pertolongan Pertama Penyakit Epilepsi

Jika serangan ayan atau gejala penyakit epilepsi datang longgarkanlah pakaian yang melekat di badan penderita terutama pada leher bajunya. hal tersebut berfungsi untuk mempermudah jalan pernafasan penderita penyakit epilepsi. Buka mulut penderita dan masukan sapu tangan atau kain bersih yang digulung dengan kedua belah giginya. Ini bertujuan supaya lidah tidak tergigit.

Jangan memasukkan jari anda karena penderita dapat menggigit jari anda, dan jangan masukkan benda yang keras kedalam mulutnya karena hal tersebut dapat melukai pasien sendiri. Jagalah supaya si penderita untuk tidak melukai dirinya sendiri. Jauhkan benda-benda yang mungkin berbahaya dari tubuh penderita gejala penyakit epilepsi. Beri obat epilepsi untuk orang dewasa untuk membantu menghentikan kejang yang dialami.

Bila serangan gejala epilepsi akan datang biasanya penderita matanya menjadi berkunang kunang, kepala terasa pusing, telinga mendengar suara keras mendengung dengung, Berkeringat berlebihan dan ludah berbusa, urat uratnya kejang, muka pucat akhirnya penderita jatuh pingsan disertai jeritan atau bisa juga tertidur kadang kadang lebih dari seperempat jam.

Obat epilepsi untuk orang dewasa dengan bahan herbal

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Pertama :

Bahan yang diperlukan :
• 1 sendok serbuk daun kaki kuda
• 1/3 (sepertiga) sendok makan madu
• ¾ genggam daun meniran, sedikit madu

Proses pembuatan :

1. Caun kai kuda di keringkan, dan ditumbuk halus dan ambil saja 1 sendok makan yang di seduh dengan air panas ¾ cangkir ditambah madu 1 sendok makan. Di aduk aduk sampai rata

2. Daun meniran di cuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas . di tunggu rebusannya hingga tersisa 2 gelas saja, kemudian di tambahkan madu secukupnya, sesudah dingin kemudian di saring.

3. Jamu tersebut di minum setiap hari , bisa juga untuk pengganti minum teh, Ramuan no 2 atau ramuan meniran di minum 2-3 kali sehari , setiap kali minum ¾ gelas untuk Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa.

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Kedua

Bahan yang diperlukan :

  • 1/3 genggam daun kaki kuda,
  • ¼ genggam daun seruni putih,
  • ¼ daun sembung manis,
  •  1/5 genggam daun poko,
  • dua jari kulit kina,
  • ¼ genggam daun jintan,
  • tiga jari gula enau
  • air sebanyak 5 gelas

Proses Pembuatan :

1. Cuci bersih semua bahan yang sudah disediakan, lalu dipotong-potong kecil-kecil.

2. Masukkan dalam wadah, tambahkan gula dan 5 gelas air. Rebus semua bahan hingga mendidih.

3. Setelah remuan matang, angkat, lalu diamkan sampai dingin. Setelah itu, rebusan tersebut disaring dan langsungh dapat anda konsumsi. Air rebusan dikonsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

Penyambuhan Dengan Bahan Alami Ketiga

Bahan yang diperlukan :

  • daun lidah buaya sebanyak 60 gram
  • air kurang lebih 600 cc.

Proses Pembuatan :

1. daun lidah buaya terlebih dahulu harus dikupas dan dibersihkan dari kulitnya. Lalu lidah buaya tersebut dicuci hingga bersih.

2. Setelah dicuci bersih, direbus lidah buaya dengan menggunakan air sebanyak 600 cc, dan biarkan sampai mendidih.

3. biarkan rabusan tetap mendidih dan airnya surut hingga airnya menjadi setengahnya. air rebusan dikonsumsi dalam keadaan masih hangat. Untuk obat epilepsi untuk orang dewasa ini dapat dikonsumsi sehari dua kali.

Obat epilepsi untuk orang dewasa dengan obat antikonvulsan

  • Fenitoin, obat antikonvulsan yang dapat digunakan untuk mengatasi kejang-kejang eklamptik, namun obat ini diguna dapat menyebabkan penyakit bradikardi dan hipotensi. Dosis pada penggunaan obat ini adalah dosis awal: 10 mg/kgbb. IV per drip dengan kecepatan < 50 mg/min, diikuti dengan dosis rumatan 5 mg/kgbb. 2 jam kemudian
  • Diazepam, obat yang digunakan untuk melindungi kegawatdaruratan yang terjadi pada kejang eklampatik. Dosis pada penggunaan obat adalah Dosis : 5 mg IV.
  • Labetalol, Salah satu jenis obat epilepsi untuk orang dewasa yang dapat diberikan pada penderita yang digunakan sebagai pengobatan alternatif dari hidralazin pada penderita eklampsia. Dosis pada penggunaan obat ini adalah pada dosis awal 20 mg, dosis kedua ditingkatkan hingga 40 mg, dosis berikutnya hingga 80 mg sampai dosis kumulatif maksimal 300 mg.

Meskipun penyebab penyakit epilepsi yang anda derita biasanya tidak diketahui, namun beberapa faktor dapat menjadi penyebab timbulnya kejang pada penderita penyakit epilepsi ini. Faktor yang memicu terjadinya kejang seperti minuman beralkohol, kurang todur, tidak meminum obat sesuai dengan dosis yang sudah dijadwalkan oleh dokter yang merawat anda, obat lain yang mungkin menjadi pengganggu kerja obat penyakit epilepsi yang anda konsumsi.

Anda mungkin dapat menghindari serangan penyakit epilepsi dengan cara menghindari hal-hal yang menjadi pemicu kejang pada penyakit epilepsi. Satu dari setiap dua wanita yang menderita pneyakit epilepsi, kejang cenderung dapat terjadi pada masa menstruasi. Mengubah dosis obat epilepsi untuk orang dewasa atau menambahkan beberapa jenis obat epilepsi tertentu sebelum periode mentruasi mungkin dapat membantu anda untuk menghindari kejang.

Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi Untuk Orang Dewasa

Obat Epilepsi Alami

Obat Epilepsi alami adalah jus anggur, selain memiliki rasa dan warna yang menarik jus anggur juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk penderita penyakit epilepsi. Epilepsi merupakan bangkitan epileptik, yaitu manifestasi gangguan otak dengan berbagai gejala klinis. Epilepsi disebabkan oleh lepasnya neuron-neuron otak secara berlebihan dan berkala tetapi reversibel dengan berbagai etiologi.

Secara klinis epilepsi sulit untuk didefinisikan. Hal ini disebabkan oleh manifestasi klinis yang sangat bervariasi mulai dari kejang umum, kejang fokal, penurunan kesadaran, gangguan tingkah laku, sampai dengan manifestasi klinis yang aneh-aneh dengan latar belakang yang sulit dimengerti. Prinsip yang harus dipegang ialah terjadinya serangan berulang kali dengan pola yang sama, tanpa memperhatikan waktu, tempat dan keadaan.

Penyakit yan tidak identik dengan keterbelakangan mental. Banyak orang ternama yang menderita penyakit epilepsi. Penyakit ini juga bukan penyakit yang disebabkan oleh roh jahat. Masayarakat awam sering salah persepsi tentang penyakit ini, menganggap bahwa epilepsi adalah penyakit kutukan dan menular. Hal tersebut justru membuat para penderita merasa rendah diri dan tidak mau bersosialisasi dengan leingkungan liar. Itu akan menimbulkan efek negatif untuk hidup penderita.

Obat Epilepsi Alami

Obat tradisional untuk penyakit ayan ini adalah bahan-bahan alami yang diambil dari alam dan tidak memiliki efek samping. Berkut beberapa cara pengobahan obat epilepsi alami yang dapat anda terapkan dirumah :

Cara Pertama Obat Epilepsi alami

Ambil daun meniran 3/4 genggam dicuci bersih terus direbus dengan air bersih 3 gelas. Biarkan rebusan tetap mendidih dan tersisa hingga 3/4 nya. Setelah dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah mengkonsumsi ramuan ini sebanyak 3 x sehari secara rutin.

Cara Kedua Obat Epilepsi Alami

Ambil daun pegangan atau kaki kuda yang sudah dikeringkan. Tumbuk daun pegagan sampai halus. Setelah halus, ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih sebanyak 3/4 gelas dan tambahkan madu 1 sendok makan. Diamkan sebentar dan setelah hangat-hangat kuku minumkan pada penderita penyakit epilepsi sebagai pengganti minum teh. Ini dilakukan beberapa hari bilamana si sakit merasa haus.

Cara Ketiga Obat Epilepsi Alami

sediakan daun sambiloto 30 gram, daun sambung nyawa 7 lembar, daun meniran 30 gram, daun jinten 30 gram, gula merah, serta air lebih kurang 600 cc. Cara membuatan ramuan ini yaitu, semua bahan kecuali gula merah, cuci hingga bersih. Kemudian semua bahan-bahan tersebut direbus dengan 600 cc air bersih sampai mendidih. Biarkan hingga airnya surut menjadi setengahnya. Setelah ramuan matang, rebusan tadi disaring dan dapat anda konsumsi sehari dua kali, selagi air rebusan masih hangat.

Penyebab Epilepsi

Penyakit epilepsi Tau yang lebih sering kita kenal dengan penyakit ayan bukanlah jenis penyakit yang dapat menular, karena bukan disebabkan oleh serangan virus atau bakteri. Penyakit epilepsi bisa menyerang siapapun, meski dari riwayat keluarga, tidak pernah satupun mengalami penyakit epilepsi. Ada beberapa sebab khusus terjadinya penyebab epilepsi, antara lain :

1. Karena menderita tumor otak, khususnya pada usia belia (anak – anak).

2.Terjadinya kerusakan otak janin saat di kandungan disebabkan ibu janin mengkonsumsi obat – obatan tertentu atau minum – minuman alkohol, atau mengalami infeksi.

3. Pernah mengalami cidera kepala, hingga menyebabkan gangguan sistem syaraf otak.

4. Kesalahan dalam proses persalinan, sehingga terjadi kelainan pada bayi, menyebabkan bayi kurang mendapatkan oksigen ke otak.

5. Terjadi peradangan otak, stroke dan lain sebagainya.

Serangan Epilepsi

Serangan pada penyakit epilepsi biasanya berupa kejang. Kejang yang dialami dapat dibagi menjadi beberapa jenis kejang yang dapat diringankan dengan Obat Epilepsi Alami. Berikut ini beberapa jenis kejang yang dapat terjadi pada saat penyakit epilepsi menyerang, seperti :

1. Kejang-kejang parsial. Kejang-kejang yang muncul sebagai hasil dari aktifitas otak yang tidak normal pada satu bagian otak tersebut. Kejang-kejang jenis ini terdiri dari dua kategori. Simple partial seizures (kejang-kejang parsial sederhana) yang tidak menghasilkan efek kehilangan kesadaranpada penderita. Kejang-kejang ini mungkin akan mengubah emosi atau berubahnya cara memandang, mencium, merasakan, mengecap, atau mendengar. Kejang-kejang ini bisa juga menghasilkan hentakan bagian tubuh secara tidak sengaja, seperti tangan atau kaki, dan gejala sensorik secara spontan seperti perasaan geli, vertigo dan berkedip terhadap cahaya. Complex partial seizures (kejang-kejang parsial kompleks) yang mampu menghasilkan perubahan kesadaran, itu karena anda kehilangan kewaspadaan selama beberapa waktu.

2. Kejang-kejang general atau kejang yang melibatkan seluruh bagian otak anda. Empat tipe dari kejang-kejang general adalah Absence seizures (juga disebut petit mal), kejang yang memiliki dikarakteristikan oleh gerakan tubuh yang halus dan mencolok, dan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran secara singkat. Myoclonic seizures kejang yang biasanya dapat menyebabkan hentakan atau kedutan secara tiba-tiba pada tangan dan kaki penderita penyakit epilepsi. Atonic seizuresn dikenal dengan drop attack, kejang-kejang yang dapat menyebabkan hilangnya keselarasan dengan otot-otot dan dengan tiba-tiba collapse dan terjatuh. Tonic-clonic seizures (juga disebut grand mal) kejang yang memiliki intensitas yang paling sering terjadi. Memiliki karakteristik dengan hilangnya kesadaran, kaku dan gemetar, dan hilangnya kontrol terhadap kandung kemih atau serasa ingin buang air kecil.

Obat Epilepsi Alami

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi Alami

Obat Epilepsi Herbal

Obat epilepsi Herbal salah satunya dengan menggunakan rebusan lidah buaya. Penyakit Epilepsi adalah sindrom klinis yang ditandai dengan adanya dua atau lebih dari 2 bangkitan. Sebagian besar kangkitan akan timbul tanpa provokasi akibat kelainan abnormal primer di otak dan bukan sekunder oleh penyebab sistemik.

Gejala Epilepsi

Gejala epilepsi yang ditimbulkan biasanya jika akan terjadi serangan adalah pandangan kunang-kunang, indera penciuman menjadi tajam dapat mencium bau yang wangi maupun busuk, jatuh secara tiba-tiba, alat pendengaran pun kurang sempurna Manifestasi klinisnya dapat berupa gangguan kesadaran, perilaku, emosi, fungsi motorik, persepsi, dan sensasi yang dapat terjadi tersendiri ataupun dalam kombinasi.

Sampai saat ini masih belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit epilepsi secara tuntas. Obat epilepsi herbal yang digunakan hanya membantu mengatasi serangan. Kadang jika mengonsumsi obat medis akan memiliki efek samping, namun jika mengonsumsi obat herbal yang berasal dari alam tidak memiliki efek samping.

Banyak bahan makanan alami yang baik untuk mengatasi serangan epilepsi ini :

Resep Obat Epilepsi Herbal Pertama

Bahan-bahan yang diperlukan : ¼ genggam daun seruni putih,  tiga jari gula enau, ¼ daun sembung manis, 1/5 genggam daun poko, ¼ genggam daun jintan, dua jari kulit kina, 1/3 genggam daun kaki kuda, dan air besih sebanyak 5 gelas.

Cara Pembuatan obat epilepsi dan pemakaian : cuci semua bahan-bahan yang sudah disediakan kecuali gula enau, cuci sampai bersih. Potong-potong semua bahan yang sudah dicuci. Setelah itu, semua bahan tersebut direbus dengan 5 gelas air hingga mendidih dan biarkan airnya menjadi setengahnya. Setelah matang, angkat, lalu diamkan sampai dingin. Setelah itu, rebusan tersebut disaring. Air rebusan dikonsumsi sehari tiga kali, satu kali minum setengah cangkir.

Resep Obat Epilepsi Herbal Kedua

Bahan-bahan yang diperlukan : daun meniran 3/4 genggam, 3 gelas air bersih

Cara pembuatan obat epilepsi dan pemakaian : Ambil daun meniran 3/4 genggam yang sudah anda sediakan, lalu dicuci hingga bersih. Kemudian semua bahan direbus dengan air bersih 3 gelas tunggu sampai mendidih dan biarkan ramuan tersebut tetap mendidih hingga surut menjadi 3/4 nya. Setelah ramuan dingin terus diminum ditambah dengan madu secukupnya. Lakukanlah 3 x sehari secara rutin.

Resep Obat Epilepsi Herbal Ketiga

Bahan-bahan yang diperlukan : daun pegagan 15 lembar, temulawak 5 iris, meniran 7 tanaman kecil, ciplukan 3 tanaman kecil 25 gram dan kumis kucing 30 gram.

Cara pembuatan obat epilepsi dan pemakaian : Cuci semua bahan hingga bersih dan rebus semua bahan dengan menggunakan 5 gelas air. Tunggu hingga mendidih dan diamkan hingga tersisa 2 gelas. Minum ramuan ini sehari 2 kali, sekali minum 2 gelas.

Untuk anda penderita epilepsi yang sedang mengandung atau sedang menyusui, ada baiknya untuk tidak mengkonsumsi ramuan Pegagan ini. Penderita penyakit diabetes dan hyperlipidemia juga perlu waspada ketika hendak menggunakan ramuan obat epilepsi herbal dari pegagan ini karena tanaman pegagan dilaporkan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan lemak darah.

Pada beberapa kasus yang terjadi, penggunaan ramuan dari tanaman Pegagan ini dapat menjadi pemicu timbulnya gejala alergi kulit, termasuk rasa panas seperti terbakar. Perlu anda perhatikan untuk mengkonsumsi ramuan pegagan dalam jangka waktu yang panjang juga dapat menyebabkan infertilitas. Konsumsi ramuan Pegagan baik untuk obat epilepsi herbal maupun obat herbal lainnya juga sebaiknya harus selalu diwaspadai bagi Anda yang sedang menggunakan obat-obatan seperti antiplatelet, termasuk aspirin.

Catatan : Untuk anda yang menderita penyakit epilepsi atau penyakit ayan sebaiknya tidak mengonsumsi : otak, jeroan, lemak dan telur.

  • Kacang-kacangan dan biji-bijian. Kacang-kacangan memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Untuk penderita penyakit epilepsi tidak diizinkan untuk mengkonsumsi kacang-kacangan atau karbohidrat yang terlalu tinggi karena dapat menyebabkan terjadinya kambuhan pada penyakit tersebut.
  • Makanan yang mengandung zat glutamine dan asam amino, seperti pada: kacang-kacangan, biji-bijian, oat, dan gandum. Jika anda mengkonsumsi makanan yang mengandung glutamine ini maka penderita penyakit epilepsi memiliki kemungkinan untuk kambuh dan akan sangat besar dan sangat mungkin terjadi.
  • Hindari makan jeroan serta beberapa makanan berikut, seperti: kuning telur, kaki sapi, lemak udang.

Penyebab Epilepsi

Epilepsi bukan lah penyakit tunggal, melainkan suatu penyakit yang dapat dihasilkan oleh sejumlah gangguan yang berbeda-beda. Penyebab dari penyakit ini dapat diidentifikasikan sebagai masalah :

Penyebab Genetik yang diyakini ikut terlibat dalam sebagian besar kasus baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa jenis penyakit epilepsi disebabkan oleh adanya kerusakan gen tunggal yang sebagian besar gen tersebut adalah akibat dari interaksi dari beberapa gen dan faktor lingkungan.

Penyebab Sekunder dari penyakit epilepsi yang dapat terjadi sebagai akibat dari sejumlah kondisi lain yang meliputi : tumor, stroke, cedera kepala, infeksi sistem saraf pusat terdahulu, abnormalitas genetik, dan sebagai akibat kerusakan otak saat persalinan. Risiko epilepsi setelah mengalami meningitis atau radang selaput otak adalah kurang dari 10%; penyakit tersebut umumnya menyebabkan kejang selama terjadinya infeksi itu sendiri

Penyebab Sindrom yang berasal dari sejumlah sindrom epilepsi yang biasanya dikelompokkan menurut usia pada saat awal mulanya serangan yaitu pada : periode neonatus, kanak-kanak, dewasa, dan serangan tanpa hubungan usia yang erat.

Obat Epilepsi Herbal

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Obat Epilepsi Herbal

Pengobatan Epilepsi

Pengobatan Epilepsi

Pengobatan Epilepsi

Penatalaksanaan pengobatan epilepsi dapat berupa konservatif (obat-obatan) dan terapi operatif. Pemilihan obat untuk penyakit epilepsi ditentukan oleh jenis kejang yang dialami dan juga berdasarkan gangguan penyerta yang ada pada pasien tersebut misalnya retardasi mental atau depresi.

Pengobatan epilepsi juga dapat anda lakukan dengan menggunakan obat antikonvulsan. Obat yang dapat digunakan seperti :

Obat asam valproat, salah satu jenis pengobatan epilepsi dengan antikonvulsan yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangan epilepsi petit mal, tonik-klonik (grand mal), kejang parsial ko0mpleks, epilepsi myoclonic remaja, dan kejang yang berhubungan dengan sindrom lennox-gastaut.

Obat fenobarbital, termasuk antikonvulsan turunan barbiturat yang sangat efektif untuk mengatasi penyakit epilepsi. Pengobatan epilepsi dengan obat ini dapat berfungsi untuk mengontrol dan mengurangi resiko bahaya ketika penderita penyakit epilepsi atau penyakit ayan kehilangan kesadaran. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi kejang pada penderita penyakit epilepsi yang dapat mengakibatkan kematian.

Kedua jenis obat diatas pada umumnya lebih efektif dugunakan untuk epilepsi generalista.

Obat epilepsi lainnya yang dapat digunakan untuk pengobatan epilepsi antara lain :

Fenitoin, salah satu jenis obat untuk penyakit epilepsi yang digunakan untuk mengatasi kejang-kejang eklamptik. Obat fenitoin ini juga diduga dapat menyebabkan penyakit hipotensi. Keuntungan fenitoin adalah dapat dilanjutkan secara oral untuk beberapa hari sampai risiko kejang eklamtik berkurang. Fenitoin juga memiliki kadar terapetik yang mudah diukur dan penggunaannya dalam jangka pendek sampai sejauh ini tidak memberikan efek samping yang buruk pada neonatus.

karbamazapin, pengobatan epilepsi dengan obat ini dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri yang terjadi pada neuralgia trigeminal dengan mengurangi transmisi sinap di dalam nukleus trigeminal. Karbamazepin juga mempunyai efek sedatif, antikolinergik, antidepresan, relaksasi otot, antiaritmia, antidiuretik, dan aksi penghambatan transmisi neuromuskular. Karbamazepin hanya mempunyai efek analgesik ringan.

Etoksuksimid, obat untuk penyakit epilepsi yang digunakan pada terapi kejang absens. Kanal kalsium merupakan salah satu target dari beberapa obat antiepilepsi yang ada. Obat ini digunakan untuk menghambat kanal yang berperan dalam pembentukan ritme sentakan yang diperantarai oleh kanal pada kejang absens, sehingga dengan obat ini mampu digunakan untuk menghambat kanal yang akan mengurangi ritme atau sentakan kejang absens.

Penambahan obat diberikan bila monoterapi gagal untuk mengatasi serangan kejang. Adapun tujuan umum pemberian terapi obat antikonvulsan adalah mengupayakan dosis yang konstan dalam serum darah, dimana hal ini terutama ditentukan oleh waktu paruh obat yang sangat bervariasi antara satu pasien dengan lainnya.

Pada beberapa orang yang menderita penyakit epilepsi atau kejang-kejang ada yang memiliki perilaku kasar. Perilaku kasar adalah setiap perilaku yang menyebabkan orang lain merasa terganggu baik secara fisik maupun mental.

Pengobatan konservatif yang dapat diberikan antara lain dengan menggunakan obat benzodizepam, obat antipsikotik seperti haloperidol, risperidone, dan olanzapine. Pada kasus-kasus dimana pengobatan konservatif tidak terlalu membantu, maka dapat dipertimbangkan dengan tindakan operasi. Tindakan yang mungkin dilakukan adalah anigdalotomi dan hipotalamotomi posteromedial dengan tingkat keberhasilan sekitar 80 %.

Penyebab Serangan Epilepsi

  • Penyakit ayan / epilepsi ini bisa saja disebabkan oleh adanya rasa trauma dikepala seperti pernah mengalami cedera di daerah kepala, tumor otak, infeksi selaput otak, luka akibat kecelakaan, penyakit darah pada otak dan lain sebagainya.
  • Secara umum, penyakit ayan / epilepsi juga dapat disebabkan oleh kerusakan otak pada saat proses kelahiran, penyakit stroke, tumor otak, alkohol, faktor genetika juga kadang mempengaruhi, namun ayan / epilepsi ini bukan merupakan penyakit keturunan.

Pengobatan Epilepsi dengan Obat Tradisional

Selain pengobatan yang dijalani dengan menggunakan obat antikonvulsan, penyakit epilepsi juga dapat menggunakan obat tradisional. Berikut beberapa ramuan yang dapat anda coba antara lain :

  • Ambil beberapa daun pegangan atau kaki kuda yang sudah dikeringkan. Tumbuklah sampai halus, daun pegagan yang dihaluskan tidak perlu terlalu banyak karena penggunaannya seperti teh. Apabila daun pegagan sudah halus ambil 1 sendok makan terus seduh dengan air mendidih 3/4 gelas dan tambahkan dengan madu 1 sendok makan. Setelah hangat-hangat kuku anda dapat mengkonsumsi ramuan ini sebagai pengganti minum teh. Pengobatan Epilepsi ini dapat dilakukan beberapa hari bilamana anda merasa haus.
  • Sediakan jahe dan gula enau masing-masing satu ibu jari, akar baru cina (Artemisia) satu genggam serta air 4 gelas. Cuci hingga bersih akar baru cina dan jahe. Kemudian semua bahan-bahan dicampur menjadi satu, lalu direbus dengan air 4 gelas sampai mendidih. Biarkan rebusan tetap mendidih dan hingga air rebusan tersebut surut menjadi setengahnya. Ramuan ini dapat dikonsumsi dua kali sehari sebanyak satu gelas untuk pengobatan penyakit epilepsi yang anda alami.

Gejala yang mungkin akan muncul saat anda menderita penyakit epilepsi adalah seperti berikut ini :

  • rasa pusing secara tiba-tiba,
  • pandangan berkunang-kunang,
  • Keluar busa dari mulut,
  • alat pendengarannya kurang sempurna,
  • jatuh pingsan diiringi dengan jeritan,
  • keluar keringat berlebihan,
  • semua urat-urat mengejang,
  • tangan menggenggam dengan eratnya,
  • acapkali lidah luka tergigit karena rahang terkatup rapat,
  • lengan dan tungkai menjulur kaku,
  • sulit bernafas dan muka merah atau kebiru-biruan

Selama terserang gejala penyakit ayan, biasanya mata penderita akan tertutup dengan tiba-tiba dan akhirnya tertidur dengan pulas lebih dari 45 menit dan tidak ingat apa yang terjadi setelah ia terbangun

Pengobatan Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Pengobatan Epilepsi

Pemeriksaan Epilepsi

Pemeriksaan epilepsi dapat dilakukan setelah anak anda mengalami kejang-kejang lebih dari 2 kali. Faktor penyebab penyakit epilepsi ini salah satunya adalah faktor genetik. Faktor genetik ini merupakan faktor yang mempunyai peran yang penting teritama pada kasus-kasus epilepsi yang muncul. Penyakit epilepsi atau penyakit ayan pasca trauma cenderung mempunyai riwayat keluarga khususnya seorang ibu yang menderita epilepsi. Faktor genetik juga sangat berperan penting pada anak-anak yang menderita kejang demam.

Pemeriksaan epilepsi yang dilakukan untuk penunjangan  yang dapat antara lain :

– EEG(Electroencephalography), pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur implus di dalam otak. Pemeriksaan EEG cukup membantu dalam melakukan konfirmasi diagnosa epilepsi, namun sebaliknya banyak pula kasus epilepsi yang EEGnya normal. Hal ini disebabkan karena pada pemeriksaan EEG rutin biasanya 20-30 menit saja dan waktu tersebut tidak cukup lama untuk mendeteksi bangkitan episodik serangan kejang.

Pemeriksaan epilepsi lainnya yang dapat dilakukan adalah CT Scan dan MRI, 

Selain itu, kadang-kadang fokus epilepsi berada jauh di dalam otak sehingga tidak terekam pada EEG yang hanya ditempelkan pada kulit kepala. Semua kasus dengan riwayat kejang umumnya memerlukan pemeriksaan CT Scan atau MRI untuk menentukan adanya kelainan struktur otak.

Pemeriksaan punksi lumbal dan nalaisi umumnya tidak perlu dilakukan (sebagai evaluasi awal) pada kasus kejang, kecuali bila ada alasan khusus.

Gejala Awal Penyakit Epilepsi

  1. Kejang umum. Kejang yang melibatkan semua daerah otak. Kejang ini disebut juga dengan kejang grand mal. Penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang ini mungkin akan menanggis atau membuat suara.
  2. Tidak sadar. Tidak sadar atau kejang mel petit yang merupakan kejang yang paling umum dialami pada masa anak-anak. Apabila penderita mengalami kejang ini mungkin ia akan mengalami penurunan kesadaran yang berupa tatapan mata yang kosong, melakukan gerakan berkedip atau gerakan kecil yang berulang, atau dapat juga terjati kejang yang singkat.
  3. Kejang parsial. Kejang ini juga sering disebut dengan kejang lokal yang hanya melibatkan sebagian dari otak, sehingga hanya begian tubuh tertentu yang akan dipengarui oleh otak. Seperti halnya jika otak yang mengendalikan tangan yang terlibat, maka hanya tangal saja yang akan menunjukkan gerakan tersentak.

Dilihat dari gejala yang muncul ada baiknya anak segera dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan epilepsi dan perawatan serta obat penyakit ayan atau epilepsi untuk membantu mengurangi kejang akibat dari penyakit epilepsi yang terjadi.

Pemeriksaan Epilepsi

Pemeriksaan yang dilakukan pada pasien penderita epilepsi yang akan dilakukan adalah :

1. Pemeriksaan epilepsi dengan melihan keadaam umum. Pada pasien yang mengalami penyakit epilepsi ini sewaktu dilakukan pengkajian biasanya akan mengalami kejang dan kesadaran compos mentis.

2. Pemeriksaan antropomeri. Pemeriksaan dengan cara ini ditujukan untuk mengetahui berat badan dan tinggi badan. Karena pada penderita penyakit epilepsi biasanya ada yang mengalami retradari mental sehingga tak jarang tubuh akan mengalami kelainan, kemungkinan kelainan yang terjadi seperti tubuh anak yang menjadi lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak seusianya.

3. Pemeriksaan epilepsi umum. Pada pemeriksaan umum ini bagian tubuh yang biasa akan dilakukan pemeriksaan meliputi :

  • Pemeriksaan kepala dengan melihat ukuran dari kepala pasian, kesimetrisan, distribusi rambut, dan lingkar kepala pasien. Pada pasien penderita penyakit epilepsi biasanya klien mengeluhkan nyeri oleh karena adanya spasme atau penekanan pada tulang tengkorak akibat peningkatan TIK sewaktu kejang
  • Pemeriksaan mata dengan memeriksan ketajaman penglihatan, gerakan ekstra ocular, kesimetrisan, penglihatan warna, warna konjungtiva, warna sclera, pupil, reflek cahaya kornea. Pada penderita epilepsi biasanya akan cenderung seperti melotot bahkan pada sebagian anak lensa mata dapat terbalik sehingga pupil tidak Nampak.
  • Pemeriksaan epilepsi pada hidung seperti fungsi penciuman, kesimetrisan, amati ukuran dan bentuk, kebersihan dan epitaksis. Pada penderita epilepsi jarang di temukan kelainan yang terjadi pada hidung.
  • Pemeriksaan pada mulut meliputi : pemeriksaan bibir terhadap warna, kelembaban, lesi, gusi, lidah dan dalam palatum terhadap kelembaban, pendarahan, jumlah gigi dan tonsil. Pada penderita epilepsi biasanya ditemukan adanya kekakuan pada rahang.
  • Pemeriksaan pada telinga seperti: hygiene, kesimetrisan, ketajaman pendengaran.
  • Pemeriksaan pada leher seperti : pemeriksaan gerakan kepala ROM (Range Of Motion), pembengkakan dan distensi vena. Pada sebagian penderita epilepsi juga ditemukan kaku kuduk pada leher.
  • Pemeriksaan pada dada seperti : dilihat dari kesimetrisan dada, amati jenis pernafasan,   amati kedalaman dan regularitas, bunyi nafas dan bunyi jantung.
  • Pemeriksaan pada abdomen seperti : pemeriksaan yang dilakukan untuk memeriksa warna dan keadaan kulit abdomen, auskultasi bising usus, perkusi secara sistemik pada semua area abdomen, palpasi dari kuardan bawah keatas. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat adanya spasme abdomen.
  • Pemeriksaan Ekstermitas bagian atas seperti : kesimetrisan, antara tangan kanan dan kiri, kaji kekuatan ektermitas atas dengan menyuruh anak meremas jarinya. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat aktivitas kejang pada ekstermitas. Bawah seperti : pengkajianya meliputi kesimetrisan antara kaki kanan dan kiri, kaji kekuatan ektermitas bawah. Pada penderita epilepsi biasanya terdapat aktivitas kejang pada ekstemitas yang dapat diberikan obat ayan atau epilepsi untuk mengurangi kejang.
  • Pemeriksaan epilepsi pada genetalia seperti ; pemeriksaan kulit sekitar daerah anus terhadap kemerahan dan ruam, pemeriksaan anus terhadap tanda-tanda fisura, hemoroid, polip, atresia ani

Pemeriksaan Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , , , , , , | Comments Off on Pemeriksaan Epilepsi

Penyakit Epilepsi

Epilepsi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami kejang berulang. Gejala lainnya dari epilepsi adalah kehilangan kesadaran (pingsan), lidah menjulur, keluar air liur, dan mulut yang mengeluarkan buih atau busa.

Epilepsi sebagian besar terjadi karena faktor keturunan. Anak yang lahir dari keluarga penderita epilepsi cenderung menderita epilepsi juga. selain itu, serangan epilepsi cenderung menderita epilepsi juga. Selain itu, serangan epilepsi juga dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang mengganggu fungsi otak seperti radang otak, tumor otak, dan gangguan metabolisme.

Perbandingan bentuk otak normal dengan otak penderita epilepsi

Penderita Epilepsi

Kejang merupakan manifestasi kardinal epilepsi, meskipun tidak semua pasien kejang menderita epilepsi. Epilepsi adalah kejang yang menyerang seseorang yang tampak sehat atau sebagai suatu eksaserbasi dalam kondisi sakit kronis sebagai akibat oleh disfungsi otak sesaat dimanifestasikan sebagai fenomena motorik, sensorik, otonomik atau psikis yang normal. Epilepsi merupakan akibat dari gangguan otak kronis dengan serangan kejang spontan yang berulang.

Keluarga penderita hendaknya dilatih untuk membantu penderita jika terjadi serangan epilepsi. Langkah yang penting adalah menjaga agar penderita tidak terjatuh, melonggarkan pakaiannya dan memasang bantal di bawah kepala penderita. Jika penderita tidak sadarkan diri, sebaiknya posisinya dimiringkan agar lebih mudah bernapas dan tidak boleh ditinggalkan sendirian sampai benar-benar sadar dan bisa bergerak secara normal.

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Obat Epilepsi | Tagged , , , , | Comments Off on Penyakit Epilepsi