Obat Penyakit Epilepsi

Obat penyakit epilepsi dapat anda dapatkan melalui cara yang herbal maupun medis. Penyakit epilepsi merupakan salah salah satu jenis penyakit yang dapat terjadi pada siapapun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami penyakit epilepsi ini. Epilepsi bukanlah jenis penyakit yang dapat menular ke orang lain karena penyakit ini hanya merupakan gangguan yang terjadi pada otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman virus dan bakteri.

obat penyakit epilepsi

obat penyakit epilepsi

Setiap jenis penyakit epilepsi (dan memang ada beberapa macam epilepsi dapat dicocokkan dengan grup obat tertentu yang kemungkinan lenih efisien. Jika obat itu tidak bekerja atau menimbulkan efek samping yang mengganggu masih ada obat penyakit epilepsi lain yang dapat dicoba.
Pemberian obat untuk penyakit epilepsi pun tergantung dari apa faktor yang menjadi penyebab ditimbulkannya penyakit epilepsi itu sendiri. Misalnya jika penyebab dari penyakit ini adalah tidak dapat disembuhkan atau dikendalikan secara total maka diperlukan obat anti-kejang untuk mencegah terjadinya kejang lanjutan. Sekitar sepertiga dari penderita yang mengalami kejang kambuhan, sisanya biasanya hanya mengalami 1 kali serangan saja. Obat-obatan biasanya diberikan kepada penderita penyakit epilepsi yang mengalami kejang kambuhan.

Epliptikus merupakan suatu keadaan darurat, karena itu obat anti-kejang diberikan dalam dosisi tinggi secara intravena. Obat anti-kejang sangat efektif untuk digunakan sebagai obat penyakit epilepsi, tetapi juga bisa menimbulkan efek samping. Salah satu diantara sekian banyak efek yang mungkin muncul adalah obat anti-kejang tersebut dapat menimbulkan kantuk, sedangkan penderita penyakit epilepsi pada anak-anak dapat menyebabkan hiperaktivitas. Dilakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk memantau fungsi ginjal, hati dan sel-sel darah.

Kebangkitan epilepsi disebabkan karena terjadi gangguan listrik yang tinggi pada otak. Listrik yang tinggi itu bisa karena disebabkan oleh penyakit yang dari otak, bisa karena penyakit yang diluar otak. Itu semua bisa menyebabkan listrik yang tinggi. Ada cara tradisional yang dapat dilakukan untuk terapi epilepsi. Memencet ibu jari bisa dijadikan sebagai sebuah terapi yang membantu mengatasi dan mengantisipasi terjadinya bangkitan.

Gejala Epilepsi

Setiap penyakit yang kita alami pastilah memiliki beberapa gejala yang akan muncul ketika penyakit tersebut menyerang anda. Terutama pada penyakit epilepsi yang anda alami. Berikut ini beberapa gejala yang mungkin akan timbul dari penyakit epilepsi ini adalah :

1. Tatapan mata yang kosong.

Jika anak anda berhenti beraktivitas atau melakukan apa yang sedang ia lakukan dan menatap dengan tatapan mata yang kosong seperti orang melamun, maka orang tua atau orang dewasa yang saat itu sedang berada disampingnya harus waspada. Gejala seperti ini sering disebut dengan kejang petit mal yang dapat diredakan gejalanya dengan menggunakan obat penyakit epilepsi

2. Aura

Aura dianggap sebagai tanda peringatan. Aura terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung. Sebuah aura dapat menyebabkan anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata, atau mencium bau yang tidak ada sumbernya. Anak juga akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh di suatu tempat di bagian tubuhnya, terutama di perutnya.

3. Kejang total

Kejang grand mal adalah salah satu penyebab yang  mungkin menjadi pemicu adanya kejang total. Kejang ini merupakan salah satu kejang yang paling serius. Kejang total ini akan menyebabkan anak jatuh ke tanah dan juga kehilangan kesadaran. Kejang total biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 5 menit. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tak terkendali. Anak mungkin akan kehilangan kontrol kandung kemihnya, sehingga keluar air seni tanpa disadarinya. Selain itu, air liur mungkin juga akan keluar disertai bola mata anak yang memutar ke belakang. Setelah kejang berakhir, anak akan bingung selama beberapa menit, otot-ototnya menjadi sakit dan akan tertidur untuk waktu yang lama.

Jika salah satu dari keluarga anda mengkonsumsi obat penyakit epilepsi. Efek samping yang mungkin akan muncul seperti menurunnya jumlah sel sarah putih dan sel darah merah, tenang, muncul ruam pada kulit, terjadi pembengkakan pada gusi, atau juga penambahan berat badan.

Berikut adalah beberapa golongan obat anti kejang yang dapat digunakan untuk obat penyakit epilepsi yang anda derita seperti :

Fenitoin, yang dapat digunakan untuk semua jenis bangkitan, kecuali bangkitan lena. Fenitoin merupakan salah satu jenis obat antikonvulsan yang digunakan tanpa efek depresi umum SSP, yang bersifat untuk menghambat penjalaran rangsang dari fokus ke bagian otak.

2. Etosuksimid, merupakan salah satu jenis obat penyakit epilepsi yang mempunyasi efek yang sama dengan trimetadion. Etosuksimid ini diabsorpsi lengkap melalui saluran cerna, distribusi lengkap keseluruh jaringan tubuh dan kadar cairan laquor yang hampir sama dengan kadar plasma. Etosuksimid merupakan obat yang sering digunakan untuk mengobati penyakit epilepsi yang menjadi pilihan untuk bangkitan lena.

3. Trimetadion adalah salah satu jenis obat penyakit epilepsi yang mempunyai efek untuk memperkuat adanya depresi pascatransmisi, sehingga transmisi impuls berurutan dihambat , trimetadion juga dalam sediaan oral mudah diabsorpsi dari saluran cerna dan didistribusikan ke berbagai cairan tubuh.

4. Diazepam, obat anti-kejang yang satu ini selain bermanfaat sebagai obat antikonvulsan, obat ini juga mempunyai efek sebagai obat entiensietas yang merupakan obat pilihan untuk status epileptikus.

Obat Penyakit Epilepsi

Cara Pemesanan Obat Epilepsi
Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Epilepsi / Ayan dan Memperbaiki Sel-Sel Saraf Yang Rusak

Harga Obat Epilepsi

Harga 1 Botol Obat Epilepsi isi 60 Kapsul = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Epilepsi, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

This entry was posted in Obat Epilepsi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *